1 4 1 1 3


Unduh PDF


Unduh PDF

Pecahan campuran ialah kadar buntak yang berdampingan dengan pecahan, misalnya 5 ½, dan bisa sulit dijumlahkan.

  1. 1

    Jumlahkan bilangan melingkar langsung.
    Bilangan bulatnya ialah 1 dan 2, jadi 1 + 2 =3.

  2. 2

    Carilah ketentuan penyebut terkecil (BPT) dari kedua kedua pecahan tersebut.
    BPT ialah kodrat terkecil yang boleh habis dibagi oleh kedua bilangan itu. Karena penyebut dari belahan tersebut yakni 2 dan 4, maka BPT-nya adalah 4, karena 4 adalah bilangan terkecil yang bisa habis dibagi oleh 2 dan 4.

  3. 3

    Ubahlah pecahan tersebut agar dapat memiliki BPT sebagai penyebutnya.
    Sebelum Anda bisa menjumlahkan bongkahan itu, belahan tersebut harus menjadikan 4 ibarat penyebutnya, makara Anda harus membuat pecahan tersebut tetap memiliki nilai yang sama biarpun memiliki basis yang baru. Begini cara melakukannya:

    • Karena penyebut dari pecahan 1/2 harus dikalikan dengan 2 untuk mendapatkan 4 sebagai basis baru, Anda pula harus mengalikan pembilang 1 dengan 2. 1 * 2 = 2, jadi belahan barunya adalah 2/4. Pecahan 2/4 = 1/2, saja telah diwujudkan intern neraca yang lebih raksasa untuk mendapatkan basis yang makin lautan. Ini berharga bahwa nilai-angka tersebut adalah rekahan yang nilainya proporsional. Keduanya memiliki basis yang berbeda, sekadar nilainya teguh sama.
    • Karena pecahan 3/4 sudah memiliki basis 4, Dia tidak perlu mengubahnya.
  4. 4

    Jumlahkan pecahannya.
    Setelah Engkau punya sebuah penyebut, pecahan tersebut bisa dijumlahkan dengan menjumlahkan kredit pembilangnya.

    • 2/4 + 3/4 = 5/4
  5. 5

    Ubahlah pecahan lain wajar menjadi pecahan campuran.
    Pecahan bukan wajar merupakan pecahan yang pembilangnya sama atau lebih segara dari penyebutnya. Anda harus memungkiri pecahan tidak wajar menjadi pecahan campuran sebelum Anda bisa menjumlahkannya dengan hasil penjumlahan terbit bilangan bulat. Karena pertanyaan aslinya memperalat pecahan campuran, jawaban Engkau harus substansial bongkahan sintesis kembali. Inilah cara melakukannya:

    • Mula-mula, bagilah pembilang dengan penyebut. Lakukan pembagian yang tangga untuk membagi 5 dengan 4. Kadar 4 harus dikalikan 1 barangkali agar mendekati angka 5. Ini berfaedah bahwa hasil baginya yakni 1. Sisanya, atau bilangan yang tersisa, adalah 1.
    • Jadikan hasil lakukan tersebut menjadi bilangan bulat bau kencur. Ambillah bilangan yang terlambat itu dan letakkan di atas penyebut yang asli bagi mengendalikan konversi pecahan tidak wajar menjadi sebuah retakan senyawa. Hasil baginya ialah 1, bilangan sisanya adalah 1, dan penyebutnya yang asli adalah 4, jadi jawaban balasannya adalah 1 1/4.
  6. 6

    Jumlahkan hasil penjumlahan suratan bulat dengan hasil penjumlahan pecahan.
    Bakal mendapatkan jawaban penghabisan Anda, Anda harus menjumlahkan dua hasil penjumlahan yang Anda temukan. 1 + 2 = 3 dan 1/2 + 3/4 = 1 1/4, jadi 3 + 1 1/4 = 4 1/4.

    Iklan

  1. 1

    Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan tak wajar.
    Anda boleh melakukannya dengan mengalikan penyebut dengan bilangan bulat dari sebuah pecahan campuran, lalu menjumlahkannya dengan pembilang semenjak rekahan nan cak semau di pecahan fusi. Jawaban Anda akan menjadi pembilang mentah sedangkan penyebutnya taat seimbang.

    • Buat menidakkan 1 1/2 menjadi pecahan campuran, kalikan suratan buntak 1 dengan penyebut 2, lewat jumlahkan dengan pembilang. Letakkan jawaban baru Ia di atas basis aslinya.
      • 1 * 2 = 2, dan 2 + 1 = 3. Letakkan 3 di atas penyebut aslinya dan Anda mendapatkan 3/2.
    • Untuk mengubah 2 3/4 menjadi retakan fusi, kalikan bilangan buntak 2 dengan dengan penyebut 4. 2 * 4 = 8.
      • Selanjutnya, jumlahkan angka ini dengan pembilang murni dan letakkan di atas penyebut aslinya. 8 + 3 = 11. Letakkan 11 di atas 4 untuk mendapatkan 11/4.
  2. 2

    Carilah kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari kedua bilangan pembagi tersebut.
    KPK yakni bilangan terkecil yang bisa habis dibagi makanya kedua bilangan tersebut. Jika penyebutnya sudah seimbang, lewati awalan ini.

    • Kalau salah suatu dari penyebut bisa lalu dibagi maka dari itu penyebut yang lain, kadar pembagi yang lebih besar adalah KPK-nya. KPK semenjak 2 dan 4 adalah 4 karena 4 dapat dibagi oleh 2.
  3. 3

    Buatlah penyebutnya sama.
    Anda bisa melakukannya dengan mencari retakan nan sama. Kalikan penyebut dengan skor nan akan menghasilkan KPK. Kalikan pembilang dengan biji yang sama. Lakukan ini pada kedua pecahan itu.

    • Karena penyebut berpokok 3/2 harus dikalikan dengan 2 cak bagi mendapatkan penyebut baru yakni 4, Anda harus mengalikan pembilang dengan 2 untuk menemukan bongkahan nan begitu juga 3/2. 3 * 2 = 6, jadi rekahan barunya adalah 6/4.
    • Karena 11/4 sudah n kepunyaan penyebut 4, Anda beruntung. Anda tidak perlu mengubahnya.
  4. 4

    Jumlahkan kedua pecahan tersebut.
    Sekarang penyebutnya sudah sama, jumlahkan doang pembilangnya bikin mendapatkan jawaban Anda dengan tunak mempertahankan basis yang sama.

    • 6/4 + 11/4 = 17/4.
  5. 5

    Ubahlah kembali pecahan tidak wajar itu menjadi belahan campuran.
    Karena soal aslinya internal gambar rekahan campuran, Anda dapat mengubahnya kembali menjadi pecahan campuran. Sejenis ini cara melakukannya:

    • Pertama, bagilah pembilang dengan penyebut. Bagilah 17 dengan 4. Semoga 4 dapat menjadi 17 harus dikalikan empat barangkali, sehingga hasil baginya adalah 4. Sisanya, atau suratan nan tersisa, adalah 1.
    • Jadikan hasil baginya menjadi kadar melingkar nan mentah. Ambil kodrat yang tersisa dan letakkan di atas penyebut yang asli untuk membereskan konversi pecahan tidak wajar menjadi bongkahan campuran. Hasil baginya merupakan 4, garis hidup yang sederhana merupakan 1, dan penyebut nan tahir adalah 4, jadi jawaban karenanya ialah 4 1/4.

    Iklan

Akan halnya wikiHow ini

Halaman ini sudah diakses sebanyak 425.947 kali.

Apakah artikel ini mendukung Anda?

Source: https://id.wikihow.com/Menjumlahkan-Pecahan-Campuran