3 2 Putaran Berapa Derajat

Ilustrasi Matra Sudut. Foto: Pixabay.com


Dalam


ilmu hitung


format sudut terbagi menjadi dua, yaitu ukuran sudut derajat dan radian. Sesuatu yang bisa diukur memiliki satuan ukuran untuk mengukurnya. Sedemikian itu kembali dengan sudut.


Menurut buku


Matematika Umum


yang ditulis Entis Sutisna, ketengan kacamata nan sering ditemui dan digunakan adalah derajat yang dilambangkan dengan “ozon”.


Saja, terserah asongan lain yang dapat digunakan bikin menakar ketengan tesmak, adalah satuan radian atau dilambangkan dengan “rad”.


Momen sekolah, ia diajarkan bahwa besar sudut internal satu putaran munjung yaitu 360 derajat. Sedangkan 1 derajat didefinisikan sebagai besar kacamata nan dibentuk oleh 1 per 360 putaran penuh.


Satuan derajat tersebut mulai sejak dari peradaban turunan nan mengaitkannya dengan periode. Keadaan tersebut dipengaruhi makanya perputaran dunia terhadap surya. Dalam satu kali rotasi,


Bumi


menyelesaikannya dalam 360 waktu.


Selain matra derajat, terdapat juga ukuran radian. Satu radian atau 1 rad adalah besar tesmak nan dibentuk oleh dua buah kisi dok berjari-jemari r dan membentuk busur sepanjang r pula.


Pengertian lainnya yaitu, besar sudut pusat dari suatu lingkaran yang panjang busar di pangkuan sudut tersebut adalah seperti mana ruji-ruji galengan.


Hierarki ibu panah satu halangan dapat dihitung langsung dengan mengalikan besarnya ki perspektif dengan ruji-ruji


galengan

. Itu berlaku apabila besarnya sudut privat satuan radian. Hubungan runcitruncit derajat dengan satuan radian yaitu bahwa satu putaran munjung seimbang dengan 2π radian.


Dimensi Sudut Radian


Satu radian diartikan sebagai ukuran sudut sentral α yang panjang busurnya begitu juga jari-jari.

Ilustrasi Ukuran Sudut. Foto: Buku


Matematika Umum


oleh Entis Sutisna


Berpunca tulang beragangan di atas, besar sudut POQ = Tahapan ibu panah PQ / r


Jika panjang ibu panah lain sama dengan r, cara menentukan lautan sudut tersebut dalam rincih radian diselesaikan menunggangi rumus perbandingan.


Format Ki perspektif Derajat


Merujuk sreg buku


Matematika


oleh Kementerian


Pendidikan


dan Kebudayaan, matra ki perspektif derajat adaalah umpama berikut:

Ilustrasi Ukuran Ki perspektif. Foto: Buku Matematika oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Semenjak gambar tersebut didapat besar tesmak berikut ini:


1/360 putaran = 1/360 . 360 derajat= 1 derajat


1/4 fragmen = 1/4 . 360 derajat = 90 derajat


1/2 putaran = 1/2 . 360 derajat = 180 derajat


1/12 putaran = 1/12 . 360 derajat = 30 derajat


1/8 fragmen = 1/8 . 360 derajat = 45 derajat


Contoh Pertanyaan Ukuran Kacamata Derajat dan Radian


Berikut ini adalah pergaulan secara aljabar antara derajat dengan radian:


  • 1/4 babak = 1/4 x 360 derajat = 90 derajat; jika menjadi radian 90 derajat = 90 x π/180 rad = 1/2 π rad


  • 1/3 putaran = 1/3 x 360 derajat = 120 derajat; takdirnya menjadi radian 120 derajat = 120 x π/180 rad = 2/3 π rad


  • 1/2 putaran = ½ x 360 derajat = 180 derajat; jika menjadi radian 180 derajat = 180 x π /180 rad = π rad


Diketahui 1/5 π rad. Berapa putaran dan derajatnya?


1 putaran = 360 derajat = 2 π rad


Oleh karena itu, 1/5 π rad = 1/5 x 1/2 putaran = 1/10 adegan = 1/10 x 360 derajat = 36 derajat

Source: https://kumparan.com/kabar-harian/kenali-ukuran-sudut-derajat-dan-radian-dalam-matematika-1wnnnXyPszF