Alat Dan Bahan Tanaman Hidroponik

JAKARTA,KOMPAS.com  – Memuati waktu luang dengan menyelamatkan pokok kayu merupakan hal yang sangat berharga.

Hasil panenmu boleh kamu santap dan boleh memangkas biaya pengeluaran belanja sayur.

Metode hidroponik dikembangkan bakal awam di perkotaan yang memiliki kapling sempit.

Baca juga: Tumbuhan yang Mudah Tumbuh dengan Metode Hidroponik, Cocok Buat Pemula

Kamu yang ingin berdapat tanam dengan metode hidroponik cukup mengumpulkan gelas plastik bekas, botol plastik alumnus, kain flanel dan air untuk alat angkut tanam.

Kamu juga boleh membeli paket tanam hidroponik yang banyak dijual di pasaran.

“Peranti ini sudah majuh dijual di online shop, itu mutakadim arketipe sama dimamomya, pengumpul tumbuhannya tinggal juga ada tabung airnya, ini lebih simpel,” kata Dounder Kertabumi Recycling Center, Ikbal Alexander kepada
Kompas.com, Rabu (1/6/2020).

Kisaran harga cangkang organ hidroponik tersebut disebutkan Ikbal berangkat Rp 100.000 sampai Rp 200.000. Harga tergantung dengan luas ki alat tanam.

Baca juga: Uang sogok Tanam Sayuran dengan Metode Hidroponik di Kolom Terlayang, Sekata bikin Anak Kos

Alat hidroponik memerlukan sumur listrik. Kurnia setrum untuk memompa air moga ikut ke semua ke terowongan-gaung pipa tanam.

Namun ada pula mandu manual bagi yang ingin berkebun hidroponik. Ikbal menyarankan untuk menggunakan vas wadah.

Caranya siapkan satu botol plastik eks contoh dengan tutupnya, maupun gelas plastik gelanggang air mineral yang diberi perca flannel dengan ketebalan yang pas di bagian dasar botol.

Ilustrasi menanam dengan metode hidroponik.
SHUTTERSTOCK/DANIELSIKODOX
Ilustrasi menanam dengan metode hidroponik.

Cemping flanel bermakna untuk membuat akar tunggang menjadi tegak. Beliau bisa mengganti flanel dengan bujukan krikil, sumbu, alias sponge untuk menjaga kelengasan di akar.

Kemudain siapkancutter
atau gunting, kain flannel, alat cak bagi mengebor sebagai halnya solder atau paku yang dipanaskan, dan air vitamin atau pupuknya.

Carilah ajang tersisa sama dengan ember atau botol plastik 1,5 liter cak bagi menampung air.

Baca pula: Mau Berhuma di Rumah? Siapkan 6 Keadaan Utama Ini di Awal

Masukkan wadah tumbuhan sedalam 1 cm ke wadah penghimpun air sampai mengebankan akar tanama.

Selain itu dia memerlukan ajang yang terpapar dengan angin seperti jendela atau balkon karena angin akan membawa oksigen yang diperlukan oleh pokok kayu.

Kemudian siapkan pupuk cair boleh kimia atau alami. Pupuk cair alami boleh didapat berpunca air medan rendaman beras dan air bekas rendaman daun pisang yang sudah terjamah.

Selanjutnya, berikan ira pada tanaman moga bisa menerima sinar matahari.

Baca juga: Kaidah Tanam Halia di Pot, Abis Panen Langsung Bikin Jamu

Pasalnya sinar matahari kembali menjadi sumber energi untuk tanaman, karena merupakan kebutuhan pokok untuk melakukan fotosintesis.

Tumbuhan nan berkat sinar matahari akan makin kekar, lebih besar, dan tahan lama.

Jika rubrik tidak memiliki sudut yang terpapar kilap matahari, bisa gunakan lampu
grow light
atau bohlam cahaya syamsu.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari berpokok Kompas.com. Yuk berintegrasi di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://tepi langit.berpenyakitan/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih lalu di ponsel.

Source: https://www.kompas.com/food/read/2020/07/03/091300275/alat-alat-yang-perlu-disiapkan-untuk-berkebun-metode-hidroponik?page=all