すみません。ちょっとようじがあります。

Sumimasen. Chotto youji ga arimasu.

Kalimat di atas artinya yakni “Magfirah. (Saya) ada sedikit urusan. Pengenalan
sumimasen
umumnya memang diartikan “amnesti”. Namun,
sumimasen
berarti bertambah luas berpunca tetapi “maaf” saja.

Menerobos artikel ini, akan diperkenalkan makna yang terkandung dari pembukaan
sumimasen
dan pada saat sebaiknya
sumimasen
ini digunakan. Serentak sekadar simak penjelasannya di bawah ini ya! Jangan lupa tonton lagi video penjelasannya ya!

  1. Penjelasan “Sumimasen”
    1. Memohon Maaf
    2. Meminta Tolong atau Memohon Bantuan
    3. Kata majemuk Terima Kasih
  2. Perbedaan “Sumimasen” dan “Gomennasai“
    1. Sumimasen
    2. Gomennasai
  3. Contoh Kalimat
  4. Penali


Penjelasan
Sumimasen

Seperti yang sudah lalu disebutkan di atas,
sumimasen
bisa diartikan ke internal sejumlah ungkapan. Tentang bilang makna yang terkandung kerumahtanggaan kata
sumimasen
selain adalah umpama berikut.

Memohon Ampunan

Kata
sumimasen
yaitu kata yang paling umum digunakan untuk mengungkapkan kata “pembebasan”. Introduksi
sumimasen
mengandung nuansa yang penuh kesopanan dan rasa hormat, makanya karena itu, privat bahasa Indonesia bisa diterjemahkan menjadi “mohon lepas”. Di dalamnya juga mengandung permohonan maaf karena telah merepotkan ataupun menyusahkan pihak jodoh.
Sumimasen
sebagai kata “pemaafan” juga galibnya lebih banyak digunakan ibu bapak dibandingkan anak muda.

Okurete sumimasen

(Maaf aku primitif)

Sebagai tambahan, cucu adam Jepang berulangulang menyingkat
sumimasen
menjadi
suimasen, tetapi pemendekan salat ini tidak menghilangkan nuansa kesopanan, bintang sartan kalian bisa menggunakannya baik dalam situasi nan lumrah atau non-formal. Mengenai singkatan
sumimasen
yang berkesan kasual dan non-lazim merupakan
sumanai
atau
suman
nan lazimnya digunakan maka dari itu laki-laki.

Meminta Tolong atau Memohon Bantuan

Secara lurus boleh diartikan “permisi”. Kebanyakan digunakan ketika kalian cak hendak menunangi bantuan atau
pertolongan, memohon sesuatu atau menanyakan sesuatu kepada orang tidak. Baik bani adam yang sudah kalian kenal maupun insan asing. Umum juga digunakan momen kalian bermaksud menamai seseorang, khususnya yang belum kalian kenal.

Sumimasen, eki wa doko desuka?
(Permisi, stasiun di mana ya?)

Ibarat model, ketika kalian ingin lamar perkembangan kepada orang tak dikenal kalian bisa mengungkapkan
sumimasen
terlebih dahulu sebelum mengungkapkan keadaan yang ingin kalian tanyakan atau ungkapkan.

Ungkapan Syukur

Sumimasen
juga mengandung makna “terima kasih“. Maksud dari “terima belas kasih” dengan memperalat alas kata
sumimasen
ialah “memohon izin karena sudah merepotkan dan terima kasih atas keadaan yang sudah dilakukan pihak lawan untuk kita”. Ini melibatkan rasa permintaan magfirah (atau perasaan bersalah) dan rasa syukur pada saat nan bersamaan.

Douzo
(Mari)” “Doumo, sumimasen
(Sambut rahmat banyak)”

Perbedaan “Sumimasen” dan
“Gomennasai

Bahasa Jepang terkenal dengan keberagaman ungkapannya. Keseleo satunya adalah ungkapan untuk menyatakan permohonan maaf. Selain
sumimasen, kalian sekali lagi boleh menggunakan

gomennasai

atau
gomen
lakukan membeberkan kata “maaf”. Lalu apakah perbedaan kedua kata ini?

Sumimasen

Yang menyingkirkan
sumimasen
dengan
gomennasai
ialah nuansa rasa puja dan sopan yang terkandung di dalamnya. Ketika kita kepingin menyabdakan “maaf” kepada bani adam nan lebih tua, senior, alias pun guru,
sumimasen
lah introduksi nan minimal tepat bikin digunakan.

Seperti yang telah disebutkan di atas,
sumimasen
juga digunakan lakukan permohonan maaf ringan seperti “minta diri”, alias detik menghentikan seseorang di perkembangan cak bagi menanyakan arah, saat mencoba melewati seseorang di perkembangan sempit, dan bisa juga digunakan untuk mengungkapkan syukur.

Gomennasai

Gomennasai
dapat digunakan saat menunangi maaf kepada seseorang yang memiliki afiliasi erat dengan kalian sama dengan keluarga, teman dekat, jodoh sekolah atau yang sudah rapat persaudaraan dengan kalian. Selain itu, perbedaan terbesar antara
sumimasen
dengan
gomennasai
adalah,
gomennasai
murni digunakan lakukan membuka permohonan maaf nan lebih bersifat pribadi dan membeberkan penyesalan kalian karena mengamalkan sesuatu yang tidak pantas.

Kamil Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat yang menunggangi kata
sumimasen.

Okurete


sumimasen
.

遅れてすみません。
おくれて すみません。

→ Maaf ya aku cak bertengger terlambat.


Gomeiwaku wo kakete hontou ni sumimasen.

ご迷惑をかけて本当にすみません。
ごめいわくを かけて ほんとうに すみません。

→ Saya sangat menyesal telah merepotkan Anda.


Sumimasen, chotto tooshite kudasai.

すみません、ちょっと通して下さい。
すみません、ちょっと とおして ください。

→ Permisi, bolehkah saya lewat?


Sumimasen,
eki wa doko desuka.

すみません、駅はどこですか。
すみません、えきは どこ ですか。

→ Permisi, stasiun ada di sebelah mana ya?


A :
Douzo, atatakai uchi ni meshi agate kudasai.

B :
Doumo, sumimasen.

A : どうぞ、温かいうちに召し上がってください。(どうぞ、あたたかい うちに めし あがて ください。)

→ Silakan dimakan selagi masih pesam.

B : どうも、すみません。

→ Terima kasih banyak.


A :
Sumimasen, kamera no uriba wa nangai desuka?

B :
Kamera no uriba wa san-gai desu.

A : すみません、カメラの売り場は何階ですか。(すみません、かめらの うりばは なんがい ですか。)

→ Permisi, toko kodak ada di lantai berapa?

B : カメラの売り場は3がいです。(かめらの うりばは さんがい です。)

→ Toko kamera ada di lantai 3.


Nagaku omataseshite sumimasen deshita.

長くお待たせしてすみませんでした。
ながく おまたせして すみません でした。

→ Saya mohon maaf sudah lalu membuat Anda menunggu sejenis itu lama.


Sumimasen ga, mado wo akete kuremasenka?

すみませんが、窓を開けてくれませんか?
すみませんが、まどを あけて くれませんか?

→ Maaf, bisa tolong bukakan jendelanya?


A :
Kondo no do-youbi, anata no ie ni asobi ni itte mo ii desuka?

B :
Sumimasen. Chotto youji ga arimasu.

A : 今度の土曜日、あなたの家に遊びに行ってもいいですか。(こんどの どようび、あなたの いえに あそびに いっても いい ですか。)

→ Bolehkah saya main ke apartemen kamu sabtu ini?

B : すみません。ちょっと用事があります。(すみません。ちょっと ようじが あります。)

→ Maaf. Saya cak semau sedikit urusan.


Sumimasen ga,eki made iku michi wo oshiete kuremasenka?

すみませんが、駅まで行く道を教えてくれませんか。
すみませんが、えきまで いく みちを おしえて くれませんか。

→ Permisi, bisakah Ia menunjukkan jalan ke stasiun?


Kesimpulan

Jadi sekarang kalian udah sempat kan sekiranya “sumimasen” lain hanya digunakan momen kalian bertujuan menelanjangi permohonan “izin” namun, tapi bisa juga dipakai privat peristiwa lainnya seperti “permisi” maupun “syukur”. Selain itu, dalam nuansa makin kasual dan dempang kalian boleh mengganti
sumimasen
dengan
gomennasai.

Hendaknya penjelasan di atas bisa dengan mudah kalian pahami dan memahami. Jangan lupa kerjakan mengaji artikel-artikel lainnya dan simak terus informasi-embaran terbaru seputar bahasa Jepang dan jejepangan lainnya di Kepo Jepang.

Sebelum mempelajari bahasa Jepang lainnya, yuk kita perhatikan sejumlah hal di bawah ini!

  • Q) Apa artinya “sumimasen”?

    A) “Sumimasen” dalam bahasa Indonesia bisa diartikan “maaf”. Tetapi, selain “maaf”, “sumimasen” lagi mengandung makna “mohon diri” dan “syukur”

  • Q) Apa perbedaan “sumimasen” dan “gomennasai”?

    A) Maaf dengan “sumimasen” mengandung nuansa yang lebih sopan dan formal. Sementara itu lepas dengan “gomennasai” lebih mengandung keakraban dan kedekatan, sehingga bertambah banyak digunakan kepada individu-orang terdekat.

  • Q) Bisakah menggunakan “sumimasen” kepada atasan?

    A) “Sumimasen” merupakan ungkapan yang sopan dan formal, bintang sartan kalian bisa menggunakannya kepada siapapun tercatat superior kalian.

Jika kalian masih penasaran dengan pertanyaan seputar Jepang dan bahasa Jepang lainnya, jangan lupa cek
halaman ini
ya!