Bandara Di Bangka Dan Belitung

Resmikan Setopan Yunior Bandara Depati Amir Dasar Pinang, Presiden Harap Kapasitas Terminal Ditingkatkan Pula

Resmikan Terminal Baru Bandara Depati Amir Pangkal Pinang, Presiden Minta Kapasitas Terminal Ditingkatkan Lagi

Pangkal Jambe – Terminal Baru Bandara Depati Amir di Bawah Pinang, Negeri Bangka Belitung (Babel) diresmikan oleh Presiden Joko Widodo waktu ini, Kamis (14/3). Dengan pertumbuhan total penumpang yang terus meningkat, Kepala negara meminta peluasan terminal penumpang bandara ini taajul dilakukan.

Keadaan ini dikatakan Presiden RI usai meresmikan Terminal Penumpang Bandara Depati Amir Asal Pinang, Kamis (14/3).

“Bandara Depati Amir sudah sangat representatif. Kapasitasnya (sekarang) 1,5 miliun tapi penumpangnya sudah lalu lebih dari 2 juta (penumpang per tahun) sehingga ini haru dibangun pula di sayap episode kanan sana, dibangun bikin kapasitas 3 juta (penumpang per tahun). Kita harapkan Inshaa Allah tubin di 2022 selesai,” jelas Presiden.

“Tapi saya tadi sudah perintahkan kembali bakal bangun yang sayap kiri dengan daya produksi hingga 5 juta penumpang. Karena kita harus memimpin pertumbuhan penumpang nan tumbuh adv amat baik di Babel ini,” tambahnya.

Pembangunan terminal baru Bandara Depati Amir ini telah radu pada Januari 2022 lalu dan telah dilakukan soft launching. Setahun setelah beroperasi, menurut data pecah Angkasa Rajut II selaku operator bandara, total penumpang mutakadim mengalami over capacity sehingga teristiadat dikembangkan kembali. Tercatat, penumpang di tahun 2022 sebanyak 2 juta lebih penumpang, sementara kapasitas terminal hanya 1,5 miliun penupang pertahunnya.

Presiden berharap peluasan bandara ini nantinya akan menggenjot investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang di Bangka Belitung.

“Tadi kelongsong Gubernur Bangka Belitung sampaikan pasca- suka-suka Tanjung Kelayang, PAD panjat 300%, ini dampak berpangkal pariwisata itu tertentang sekali,” ujarnya.

Tentatif itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan sesuai instruksi Presiden, kapasitas Bandara Depati Amir tentunya akan kembali ditingkatkan.

“Bandara untuk 1,5 juta penumpang (kini), akan dibangun menjadi (berkapasitas) 3 juta penumpang lega 2022. Instruksi Presiden dalam 5 tahun kedepan, sudah ada suatu kapasitas ultimate yang bagus, (daya produksi 5 juta penumpang),” ucapnya.

Lega kesempatan yang setimbang, Direktur Utama PT Angkasa Jaring-jaring II (Persero) Muhammad Awaluddin menyebut momen ini pihaknya sedang membangun pondasi tercalit gambar peluasan perhentian Bandara Depati Amir.

“Sekiranya lihat sisi selatan sekali lagi tanam pilling (pondasi) itu ekspansi selanjutnya kaprikornus 3 juta, presiden juga sudah perintahkan sedarun kembangkan sisi utara, jadi ultimate (setopan penumpang) tengah sayap kiri dan kanan menjadi 5 juta produktivitas,” jelas Awal.

Bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 1,2 hektar bertenaga penumpang 1,5 miliun per tahun. Puas sebelah udara bandara ini memiliki tingkatan landas pacu (runway) 2.250 x 45 meter, dan apron seluas 51.660 meter persegi dengan kapasitas 9 wilayah parkir lakukan pesawat sejenis Boeing 737 maupun Airbus A320.

Pada 2022, jumlah penumpang pesawat melewati bandara itu menyentuh 2,98 miliun orang per tahun.

Selain Menhub Budi ikut mendampingi Presiden RI beberapa Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Atasan staf kepresidenan Moeldoko, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Nayaka Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Gugusan pulau Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dan sejumlah pejabat terkait.
(GD/RDL/CA/HA)

Source: http://dephub.go.id/post/read/resmikan-terminal-baru-bandara-depati-amir-pangkal-pinang,-presiden-minta-kapasitas-terminal-ditingkatkan-lagi?language=id