Belajar Mengerjakan Soal Ulangan Semester Menggunakan Smartphone


KAJEN
– Memasuki revolusi pabrik 4.0, beberapa SMP di Kabupaten Pekalongan sedang melakukan try out ujian nasional dan testing sekolah memperalat android. Hasilnya, para pesuluh menanggung suka dan bertambah mudah menggunakan telepon genggam untuk berbuat soal, karena sudah resmi mengoperasikan. Temporer untuk siswa nan enggak punya handphone android akan dipinjami oleh pihak sekolahan.

Sama dengan di Sekolah SMP Negeri 4 Bojong, Kabupaten Pekalongan ini juga memanfaatkan teknologi dan berinovasi dengan membuat aplikasi berbasis sistem kampanye android untuk penunjang eksamen nasional dan ujian sekolah, Rabu (11/12/2019).

Perkakas telepon kepal yang sudah akrab digunakan para pelajar ini dipakai cak bagi mengerjakan soal-cak bertanya latihan atau try out ujian nasional, terlebih ulangan semester juga menggunakan smartphone ini.

Menurut siswa kelas 9, Rahajeng Wulansari dan Alif, testing menggunakan smartphone ini sangat mudah sekali. Bilang pesuluh juga mengaku senang dan lebih mudah ujian menggunakan smartphone, karena mereka biasa memakainya setiap hari.

Penggunaaan android intern eksamen ini juga untuk meminimalisir manipulasi dalam melakukan, karena pertanyaan ujiannya diacak sehingga pelik bikin mencontek.

“Gemar sekali dan bersemangat, tetapi kalau dapat jaringan internetnya harus bertambah cepat lagi sehingga tidak lama menunggu loading,” ujar Rahajeng.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Bojong, Noriko Candra Khaerani mengatakan bahwa penerapkan testing berbasis komputer dan android ini sebagai keseleo satu inovasi. Mengingat saat ini dekat semua murid sudah memiliki smartphone, sehingga bisa dimanfaatkan lakukan arti pendidikan.

“Ujian menggunakan smartphone ini dapat menerapkan keterusterangan, makin cermat masa, biaya, tenaga dan pun tidak terlalu bergantung kepada elektrik, karena menggunakan bateray. Koreksi hasil ujian juga bisa mudah dilakukan, serta tidak teradat analisis karena teknologi sudah lengkap dan hasil tes sudah bisa refleks dilihat,” jelasnya.

Ujian berbasis android ini juga bisa menghemat biaya ujian dempang 75%, dikarenakan pihak sekolah tak perlu mengeluarkan biaya cak bagi membeli plano lakukan testing, serta tambahan daya listrik untuk ujian berbasis komputer jinjing. Petatar nan tak punya smartphone lagi akan dipinjami berasal pihak sekolah kerjakan keperluan ujian.

“Setelah melakukan ulangan ataupun try out, smartphone diserahkan ke master pengawas bakal dilihat akibatnya. Jika sudah radu akan dikembalikan ke siswa saat pulang sekolah. Hal ini agar enggak digunakan kerjakan hal-kejadian yang lain,” pungkasnya.

Jumlah peserta di SMP Area 4 Bojong nan ikut testing kewarganegaraan ada sebanyak 68 siswa dan dari total itu hanya ada dua anak yang enggak mempunyai smartphone sehingga dipinjami berpunca pihak sekolah. Ujian sekolah dan kursus testing ataupun try out menggunakan android terus disempurnakan agar bisa lebih bagus pun.

Source: https://radarpekalongan.co.id/90110/ujian-gunakan-smartphone-siswa-lebih-senang-dan-hemat-waktu-serta-biaya/