Cara Membuat Arca Tanah Liat


Sekapur sirih


Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa , yang sudah lalu menumpahi rahmatNya sehingga kami dapat menyeselesaikan laporan yang berjudul


Laporan Prakarya Lahan Liat

ini
dengan baik. Dalam laporan ini kami menyedang memaparkan hasil nan kami buat dan prinsip pembuatannya. Demikian kata pengantar berusul kami. Apabila ada kesalahan kami mohon maaf. Dan semoga apa yang kami sampaikan di dalam laporan ini dapat bermanfaat bagi setiap pembacanya.  Terima hadiah.


Jakarta, 18 Agustus 2022


Juru tulis


Kelompok 4





Ki 1


PENDAHULUAN


A. Latar Pantat


Kami membuat laporan ini karena tugas dari guru. Dan kami ingin membuat sesuatu yang bermanfaat, baik bakal kami saban  dan bagi orang bukan.


B. Rumusan Masalah


Rumusan masalah yang akan dibahas dalam laporan ini merupakan :


1. Apa itu tanah liat?


2. Apa manfaat persil liat?


3. Segala apa semata-mata yang dapat dihasilkan semenjak tanah liat?


4. Bagaimana mandu membuat bilang karya dari tanah liat?


C. Pamrih


Tujuan kami membuat blog ini nan terutama ialah bakal mendapat kredit bagus, serta dapat menambah kenyataan bagi pembaca tentang tanah liat.


BAB 2


PEMBAHASAN


A. Tentang Lahan Liat


Tanah liat/ Tanah pekat merupakan incaran dasar pembuat tegel. Petak liat dihasilkan oleh alam nan berpangkal dari pelapukan kerak marcapada. Kerak bumi terdiri berpokok unsur sebagai halnya silikon, oksigen, dan aluminium. Aktivitas semok mayapada membentuk pelapukan batuan silika oleh asam karbonat yang dulu akan takhlik tanah pekat.


Keefektifan berpokok tanah liat adalah untuk membuat gangguan bata, dagangan-barang seni dan kerajinan, alias peranti-perabot rumah tangga. Tanah liat kembali dapat dimanfaatkan salah satunya sebagai bahan baku genteng. Petak liat juga bermakna dalam hal kesehatan bani adam. Beberapa manfaat terbit belet bagi kesehatan adalah kerjakan jejas luar, colitis, diare, hemoroid, luka pada kandungan, masalah pada perut, jerawat, gondong,lapuk tulang, anemia, kecantikan, membersihkan organ dalam, anti parasit, membersihkan venom, dan inkompatibel radiasi. Dalam peristiwa kecantikan, lempung boleh digunakan dengan memakainya sebagai kedok diwajah atau lulur ditubuh. Sedangkan kapling liat sebagi kerajinan tangan contoh-contohnya yaitu misal berikut :







1. Asbak


2. Ubin


3. Cangkir


4. Vas bunga


5. Pot


6. Patung


7. Bata merah, genteng


8. Teko


9. Celengan


10. Guci


11. Dll.


Dalam blog ini, kami akan membahas lebih rinci mengenai beberapa karya dari tanah liat berikut objek dan cara pembuatannya.


1. Asbak Labi-labi Ninja(Yosua S.B)


Sasaran :


– Tanah liat


– Pelumas (minyak goreng atau air)


– Pisau


– Cat gawang


– Papan dok


– Amplas


Langkah membuat :


1. Siapkan korban dan alat yang diperlukan.


2. Ambil tanah liat sekepalan tangan.


3. Pukul-pukul tanah liat ke papan kalangan supaya mudah dibentuk.


4. Lumuri dengan pelumas kendati bukan lengket.


5. Untuk lingkaran untuk episode luarnya. Jangan sebatas bengkok.


6. Dengan pisau untuk korok di tengah-paruh dengan hati-lever.


7. Bentuklah kaki labi-labi sebanyak 4 biji kemaluan.


8. Tempelkan kaki kura-kura yang mutakadim dibuat ke sepasang sebelah yang inkompatibel pada asbak.


9. Tinggal buatlah kepala dan ekor lelabi dan tempelkan bos lega sebelah depan dan ekor plong sisi belakang.


10. Buatlah setengah bola kosong(kerjakan cangkang, penutup asbak). Silam ukir bagian luarnya sehingga berbentuk sama dengan paket.


11. Rapikan dengan tangan dan oleskan kembali pelumas plong seluruh penggalan supaya tidak tandus.


12. Jemur di kancah teduh dahulu selama 1-2 hari. Setelah agak kering, jemur di asal sinar surya bersama-sama selama 2-6 hari atau bisa sekali lagi dibakar.


13. Pasca- benar-benar kering amplas permukaan asbak agar menjadi halus.


14. Cat sesuai selera dan biarkan asbak hingga kersang.


15. Asbak kura-kura siap digunakan/dijual.




Perkiraan biaya : – Persil liat = Rp. 7.000,-(1/2 kg).


                            – Cat = Rp. 3.000,-(1/4 kaleng kecil).


*kemungkinan harga berbeda di setiap daerah/tempat.


 2. Beling Anti Jomblo(Abiyyu Ghaly)


Bahan :


 – Tanah Liat


Alat :


– Beberapa alat lancip nan membantu mebentuk detail


 Persiapan menciptakan menjadikan :


1.   Cari atau cabut tanah liat nan masih lunak ataupun basah
2.  Sediakan bidang datar putar (seandainya ada)
3.  Letakan kapling liat diatas meja
4.  Sediakan lembaga untuk menciptaan
5.  Bersihkan Tanah liat dari kotoran sehabis lugu dari sempuras
6.  Pijat-pijat petak liat tersebut sampai membuat kotak
7.  Bentuk tanah liat tersebut hingga membentuk kaca dan jangan lupa lubangi putaran paruh kapling liat
8.  Setelah terpelajar haluskan karya dengan tangan basah sehingga halus dan nantinya dapat dipelitur
9.  Keringkan hasil karya tersebut dibawah panas sinar matahari sampai cengkar sangkil-taksir 10-20 menit
10. Jikalau bahannya kurang bisa di tambah dengan persil liat yang baru


11. kalau kepingin hasil lebih sempurna silahkan pelitur karya Kamu cat sesuai perasaan Beliau


12. karya sudah berbentuk dan siap untuk dipakai.


 Perkiraan biaya : – Kapling liat = Rp. 7.000,-(1/2 kg).








3.
Donat
Mei-mei(Ameilya S)


Bahan :


– Tanah liat


– Konsep


– Pewarna


Langkah membentuk :


1. Letakkan lempung diatas alas, kemudian ratakan dengan alat penyudip ataupun boleh juga dengan menunggangi tangan langsung.


2. Setelah berbentuk kotak, gambar rangka boneka/khalayak yang sebelumnya telah direncakan dengan menunggangi penyudip.


3. Sekiranya sudah radu angkat anak-anakan seperti mengeluarkan dari gemblengan.


4. Lever-hati puas waktu mengangkatnya, jangan grusa-grusu karena tanah liat masih basah sehingga mudah busuk.


5. Sesudah selesai, jemur persil liat sebatas betul-betul sangar.


6. Lalu warnai boneka sesuai selera. Setelah radu, jemur pun boneka sampai pencelup nya mengering.


7. Boneka telah siap.




Perkiraan biaya : – Lahan liat = Rp 7.000,-(1/2 kg).


                            – Pewarna = Rp. 3.000,-(1/4 kaleng kecil).


*kemungkinan harga berbeda di setiap distrik/gelanggang.





4. Cangkir(M. Alfi)


Mangsa :


– Lempung


– Air


Langkah mewujudkan :


1. Siapkan tanah liat.


2. Olah kapling liat tersebut hingga bersih bermula kotoran yang suka-suka.


3. Setelah bersih dari kotoran, ambillah belet dan mulai membentuk alasnya dengan menekannya pada bidang datar(beri sedikit air semoga mudah dibentuk).


4. Setelah terbentuk bagian alasnya, mulailah menciptakan menjadikan bagian samping dengan menambahkan tanah liat sedikit demi cacat dan start membentuknya.


5. Selepas bentuknya telah mirip cangkir, mulailah membentuk putaran pegangan cangkir dan memasangnya.


6. Sehabis sudah jadi haluskan dengan tangan nan dibasahi air.


7. Karya pun mutakadim terbuat.




Prediksi biaya : – Petak liat = Rp. 7.000,-(1/2 kg).


*kemungkinan harga farik di setiap daerah/gelanggang.


5. Asbak(Andi N)


Bahan :


– Tanah liat.





Langkah membuat :

1. Lakukan Adukan

Dengan bulan-bulanan baku yang sudah lalu didapatkan, waktu ini waktunya untuk membuat lepa. Anda boleh memulai dengan mencampur bahan belet dengan air seadanya.Ingat, jangan terlalu encer ya.

2. Gambar Sesuai Kedahagaan

Beliau dapat berimajinasi, seperti mana segala asbak nan akan anda buat. Dia dapat membuat asbak nan bentuknya lain ketimbang asbak nan biasanya. Bentuknya suka-suka engkau! Kalau mutakadim terbentuk, pastikan permukaannya lembut agar nyaman saat dipegang saat sudah kaprikornus.

3. Diamkan

Sesaat setelah terasuh, kamu dapat mendiamkan karya lahan liat anda selama dua periode. Diamkan pada tempat yang aman sambil diangin-anginkan. Jika ada perlambang keretakan saat didiamkan maka itu berfaedah kurang baik saat pengerjaannya.

4. Bakar

Karya anda masih belum bintang sartan, setelah didiamkan anda harus membakar karya kapling liat anda dengan api dari gawang, batubara ataupun selama 14 jam, pastikan karya beliau gersang dan matang.

5. Berikan Warna

Karya dari petak liat sira mutakadim sanding jadi. Anda tinggal memberikan corak plong karya anda. Beri corak dengan pencelup sesuai kedahagaan dia.


Runding biaya : -Persil liat = Rp. 7.000,- (1/2 kg).


*kebolehjadian harga berbeda di setiap daerah/tempat.


6. Kursi mempelai gantung semenjak belet(Ezra R)


Bahan :


– Kapling Liat


– Pelumas (air)


Alat :


– Mangkok


– Motif kulur


– Tali dan gantungan


– Benda tajam untuk mengukir


Langkah membuat :


1. Langkah pertama adalah menyiapkan adukan bersumber kapling liat.


2. Selanjutnya gepengkan petak liat sampai berbentuk buntak gepeng. Usahakan agar ketebalan petak merata.


3.  Buat takhlik ukiran atau gambar di atas bancuhan persil, kalian dapat menggunakan reja dengan tekstur timbul, sehingga akan menyingkir kancah seperti paradigma.


4. Selepas itu, buatlah terowongan pada bagian pinggir. Gaung ini bisa digunakan kerjakan gantungan.


5. Lalu gunakan mangkok mungil. Masukkan plester ke kerumahtanggaan mangkok dahulu lapisi seluruh permukaan dalam mangkok dengan kapling liat. Kelurkan petak liat secara perlahan bersumber internal mangkok setelah layak mengkristal.


6. Bikin hasil intiha bisa menambahkan pewarna sepatutnya makin menarik.


7. Pajangan gantung terbit tanah liat sudah siap.


Perkiraan biaya : -Belet = Rp. 7.000,- (1/2 kg).


                            – Tali dan sampiran = Rp. 2.500,-


*kemungkinan harga berbeda di setiap daerah/tempat.

cat petro

pisau dan sepit

air

cat air

pelumas/patra


                                                                          tanah liat


Gerbang 3


Penghabisan


A. Kesimpulan


Dari uraian di atas dapat kami simpulkan bahwa :


1. Karya kerajinan tangan berbahan dasar tanah liat lewat mudah dibuat, asalkan terserah kemauan dan mempunyai nilai seni untuk sang produsen kerajinan tersebut.


2. Hasil pengerjaan karya dalam kerajinan tanah liat sangat mudah ditemukan karna merupakan barang-komoditas nan sering kita jumpai/gunakan dalam nasib sehari-periode.


 B. Saran


Adapun saran nan ingin kami ungkapkan kerjakan pembaca :


1. Tetap melestarikan karya seni kerajinan tangan berpangkal bahan tanah liat.


2. Bagi terus berusaha lebih kreatif dan inovatif dalam membuat kerajinan berbahan dasar lempung.


Demikan kenyataan nan kami buat. Mohon maaf bila ada kesalahan kata maupun penjelasan yang abnormal dipahami. Songsong belas kasih dan semoga bermanfaat cak bagi kita semua.

PROFIL PENULIS


Kerumunan 4


X IPS 1






Yosua Septian B






Ameilya Susanti





Abiyyu Ghaly





Muhamad Alfi





Ezralia Rosa















































Andi Natanael






Kunjungi link n partner-teman kami :

Source: https://prakarya4xips1sman33.blogspot.com/2015/08/laporan-prakarya-tanah-liat.html