Cerita Sekolah Minggu Tentang Ketaatan



March 14, 2010

Ayub 1:1-5

1:1. Ada koteng laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

1:2 Ia berkat sapta anak pria dan tiga momongan amoi.

1:3 Ia mempunyai tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor onta, panca ratus pasang lembu, lima ratus himar betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat ki akbar, sehingga individu itu merupakan yang terkaya berusul semua orang di sisi timur.

1:4. Anak asuh-anaknya yang lelaki baku mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang cak bagi bersantap dan minum serta merta mereka.

1:5 Setiap kali, apabila hari-musim pesta sudah berlalu, Ayub menamai mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lampau mempersembahkan target bakaran sebanyak besaran mereka sederum, sebab pikirnya: “Mungkin anak asuh-anakku telah berbuat dosa dan sudah lalu mengutuki Halikuljabbar di relung hati.” Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.

Kisahan:

Mbe-mbe…itu suara fauna segala apa yah??iya kambing kambing kibas..mooo..kalo itu kritik apa??
iya lembu.

Ambillah terserah koteng buya namanya Ayub adik-adik..dia n kepunyaan embek biri-biri..bukan cuman 1 loh..tetapi terserah 7000 kambing domba..banyak sekali ya adik-adik..Ayub juga punya 1000 lembu, 3000 onta, 500 keledai, dan banyak sekali pesuruhnya..wah bayangin ya adik-adik untuk menempatkan ribuan binatang, bermanfaat kan tempatnya harus luaaasss sekali. Penting Ayub kapan itu anak adam nan paling kecil congah adik-adik.

Lamun Ayub yakni basyar berlambak adik-adik, dia baik, enggak sombong, cak acap berdoa, jujur, taat sekali kepada Tuhan.

Ayub juga mempunyai momongan, tau ada berapa anaknya?? iya 10 anaknya.. 7 anak asuh adam dan 3 anak asuh perawan.

Ayub suntuk gemar sekali adik-adik.

Sreg suatu saat pesuruhnya lari-lari cak bertengger ke Ayub, pak Ayub, beberapa binatang yang ada di kandang hilang dan sebagian mati terbakar buntelan, jadi sekarang binatangnya sudah tidak ada lagi, wah Ayub tersentak, sementara itu beliau memiliki beribu-ribu hewan dan tahu-tahu bisa hilang dan mati. Ayub bingung dan sedih ya adik-adik

Bukan lama kemudian, pesuruh yang bukan nomplok, Pak Ayub-pak Ayub, rumah anak asuh pak Ayub roboh, makara semua momongan kiai meninggal.

Wah adik-adik, Ayub semakin kaget dan sedihh sekali..karena anak-anaknya semuanya mutakadim meninggal.

Ayub terharu..duduk menangis..sira bilang, “Tuhan, sungguhpun aku sedih kehabisan anak dan peliharaan, aku tetap sayang kepada Almalik”

Kemudian, adik-adik..ternyata Ayub mengalami kesusahan lagi, Ayub punya kelainan kulit tokek..bintang sartan semua badannya penuh dengan kudis di kepala…Ayub sangat kesakitan.

Istri Ayub dan teman-teman Ayub sejumlah kalo Yang mahakuasa tidak cinta lagi selaras Ayub.

Walaupun Ayub walaupun kesakitan, Ayub tau kalo Tuhan tetap sayang kepada Ayub, ia bilang ke istri dan pasangan-temannya kalo Halikuljabbar tetap sayang kepada Ayub. Ayub tunak memuji Halikuljabbar. Ayub tahu kalo Halikuljabbar tidak akan meninggalkan dia.

Tuhan mendengar itu dahulu gembira, karena Ayub itu tegar kepada Allah, walaupun Ayub tidak n kepunyaan anak, ternak dan mengalami remai, Ayub kukuh setia dan selalu kepada Tuhan.

Tuhan terlampau memberi kembali semua nan telah hilang. Tuhan memberi kembali 10 anak, beribu-ribu peliharaan.

Adik-adik, melalui cerita Ayub, walaupun Ayub harus kehilangan momongan, ternak, dan mengalami sakit, Ayub tetap setia dan sayang kepada Tuhan. Adik-adik pula disini, Halikuljabbar juga sudah gelojoh sama adik-adik, buktinya adik-adik dikasih mama papa yang baik, adik-adik boleh bersekolah, mempunyai pakaian, sudahlah Tuhan mau meski adik-adik mempunyai sikap yang baik begitu juga Ayub, baik, konsisten dan valid.

Source: https://sundayschool-putribaruara.blogspot.com/2010/03/ayub-yang-taat-ayub-11-5.html