Puisi Akan halnya Menghadapi Kala nanti

Berikut adaah sajak tentang menghadapi masa depan, seharusnya dapat menjadi inspirasi untuk Sira semua. Masa depan memang bukan buat ditakutkan, walau memang masa depan kadang bukan sesuai harapan. Kadang kita comar mengukur kekhawatiran waktu depan, sementara itu kita belumlah melakukan sesuatupun bakal mengedit hari ini. Sikap nyata harus terus dibangun untuk melatih hati kita gar makmur menghadapi barang apa sekadar. Sedih yaitu biasa di dalam dunia ini, kita harus berusaha kuta menghadapinya. Yakinlah dan percaya bahwa semua terjadi untuk kebaikan kita. Mudah-mudahan Tuhan sering memberi kekuatan bagi kita.

Janganlah cepat menyerah intern mengahadapi keadaan nan kali tidak sesuai dengan kehausan kita. Tak selamanya kita mendapatkan kejayaan. Dunia modern menyebabkan khalayak sulit melihat kebutuhan orang lain dan lebih mementingkan kebutuhan diri sendiri. Ritme hidup semakin cepat menyebabkan hamba allah tidak dapat mengenali sesamanya seolah semua hanya media bakal capai tujuan semata. Masa depan seseungguhnya tidak akan hilang kerjakan mereka yang terus berusaha dan bekerja hari ini. Kekuatan akan diberikan pada merek yang terus andal dan berusaha serta berjuang dengan sekuat tenaga. Jangan sia siakan semua kesempatan yang erjadi bikin kita. Masa depan memang lain kerjakan ditakutkan, walau memang tahun depan kadang tidak sesuai harapan. Kadang kita majuh mengukur kekhawatiran masa depan, padahal kita belumlah melakukan sesuatupun bakal memperbaiki hari ini. Kemenangan dan kekalahan adalah dua hal yang biasa terjadi dalam hidup kita. Teruslah bertamadun dan kejar impian kita. Yakinlah kita pasti akan berhasil di suatu periode kelak. Marilah kita terus kutat kerjakan selalu menjalankan sikap positif setiap periode agar tetap menjalani periode dengan penuh keimanan. Simak terus detiklife.com bagi bineka macam. kata sandang menjujut lainnya. Baiklah, berikut ialah puisi tentang menghadapi futur, selamat membaca.

Puisi Tentang Menghadapi Masa Depan

mereka cari yang tak terjadi

hari ini maaf tanpa keefektifan

berlomb-tanding amankan diri

sahaja untuk kehilangannya belakang hari

jika lihat ku mereka gamang

katanya tanpa anju

namun bukan ku tak siap bergulat

matahari pula belum tergenang

takdirnya kita luang

kapan pastinya hari memangkal

pastilah kita setengah hening

perjuangkan apa yang dicari

nan diiingini

karena kuatir saja

tak boleh tambah sejam nyawa kita

lebih baik tajamkan indra

dan latih raga

agar siap hadapi bahaya

memang ki dukun

namunt lain kuat jika petir menyambar

sebab tidak beritahu kita

kapan engkau menggemuruh

mutakadim waktunya

memangkal bicara

dan lanjutkan kerja

saat semua sibuk dengan dalil-dalilnya

sementara lain urus mereka

memiliki ladang luas menghampar

dan beribu-ribu hektar

belaka jadi ramal sia sia

demikian adanya umat orang

tak semua mau berkarya

hanya luang enak nya saja

habis serahkan urusannya

pada segala apa abdinya

hingga akhirnya mengabu segala

barulah dia menangis tersedu

kenapa tidak sejak suntuk

anda belajar dan bekerja

demikian setiap uap air jatuh dan  daun gugur

semua terjadi karena pamrih dan tujuan luhur

jangan hilang maksud

jika esok saja belum terkembang

siagalah selalu wahai teman

harapan tak kan kemana

Demikian
Puisi Tentang Menghadapi Masa Depan
sebaiknya dapat menjadi inspirasi Ia kerumahtanggaan melalui tahun-hari Ia. Silahkan kunjungi syair saya sebelumnya  adalah
Puisi Cinta Mengenai Awan kelabu Nan Mendalam
koleksi puisi saya yang lain, saya kumpulkan dalam kategori
kumpulan tembang.
Ikuti terus
detiklife.com.

Terima kasih.