Contoh Soal Belajar Office Excel Tentang If Tunggal

Hampir semua pelaku dan juga pemula kerumahtanggaan pembelajarannya menunggangi Excel, terutama penggunaan IF. Rumus IF memuluskan tiang penghidupan dan kembali bisa mengklasifikasikan data-data menjadi lebih valid dan tersusun sesuai dengan kadar yang sudah lalu ditentukan. Dengan demikian, adanya bantuan tersebut dapat mendapatkan kesimpulan yang sesuai kerumahtanggaan tahun yang cepat.

Belaka, perlu diketahui berusul penggunaan rumus IF perlu memiliki keahlian yang khusus internal penggunaannya. Kalau engkau seorang pemula, artikel DQLab kali ini sangatlah semupakat dan tepat kerjakan mencerna terlebih silam pemanfaatan rumus IF. Puas kata sandang ini juga akan cak semau contoh eksploitasi rumus IF yang sopan, sehingga kamu bisa mencobanya sendiri! Penasaran? Yuk, simak kata sandang berikut ini.

1. Berkenalan dengan Rumus IF

N domestik Excel, salah satu rumus nan biasa digunakan adalah rumus IF. Rumus IF koteng memiliki banyak manfaat dalam penggunaannya, yaitu seperti:

  • Kondusif membereskan pertanyaan logika

  • Melakukan perhitungan statistika

  • Kondusif n domestik takhlik grafik

  • Mendukung buat menganalisa, mengurutkan data, hingga menyunting dan takhlik data

Lega dasarnya, pemanfaatan rumus IF digunakan untuk memasrahkan suatu hasil menggunakan rumus yang terdiri berpangkal IF maupun sejumlah IF dalam skala yang sensibel antara nilai dengan harapan pengujian dan pun mengembangkan hasil True atau False plong data. Idealnya, pernyataan IF harus plong kondisi yang minimal, sebagaimana Iya/Tidak, Pria/Wanita atau saat kamu perlu mengevaluasi olahan data dengan skenario yang kompleks atau lebih dari 3 kurnia secara bersamaan anda bisa memperalat rumus IF.

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

2. Cara Penggunaan Rumus IF

Setelah kamu sudah mengetahui kegunaan rumus IF, maka dia perlu mencerna pangkal dan cara penulisan dalam menunggangi rumus IF. Tentang beberapa operator nan bisa kamu gunakan kerumahtanggaan pengujiannya, yaitu +,=,-,<,>,<>, >=,<= dan cara penulisannya terletak dua kaidah. Cara yang pertama bisa menggunakan semicolon (;) dan juga anda dapat menggunakan tanda koma (,) keduanya sederajat-sama berfungsi bagi menenangkan argumen. Dengan demikian, format ataupun formula dasar yang bisa kamu gunakan sebagai berikut:


=IF(logical_test, [value_if_true], [value_if_false])

Keterangan
:


  • Logical_test

    , merupakan poin ilmu mantik bisa konkret True atau False. Internal keadaan ini, dia dapat menentukan poin teks, rontok, angkat, alias neraca lainnya.


  • value_if_true

    , poin yang akan dikembangkan momen menguji logika akan mengevaluasi

    True

    yaitu jika kondisi terpenuhi.


  • value_if_false

    , nilai akan dikembalikan kalau uji logika mengevaluasi kondisi enggak terpenuhi atau

    False

3. Penggunaan IF Tunggal

Kekuatan penggunaan pada IF tunggal digunakan hanya ada syarat yang dipakai bakal mendapatkan nilai yang benar atau lain memerlukan kondisi yang lebih terbit dua. Mengenai penulisan rumus IF tunggal yang boleh sira gunakan:


=IF(logical_test, [value_if_true], [value_if_false])

Contoh kasus:

Terwalak 5 Mahasiswa memiliki nilai puas indra penglihatan kuliah Bahasa Inggris yakni 80, 80, 65, 75, 90. Diketahui syarat keguguran yang harus ditempuh mahasiswa dalam mata lektur Bahasa Inggris mempunyai nilai dengan paling lulus adalah 80. Tentukan mahasiswa yang lulus dalam mata kuliah Bahasa Inggris, maka rumusnya sebagai berikut:




Sehingga mendapatkan hasil :





Jika kamu ingin lebih cepat bakal mendapatkan karenanya, kamu boleh menganjur ke bawah start dari B2 hingga B6, dengan begitu kamu akan refleks mendapatkan hasil dan tidak perlu mengulang kembali rumus pada tiap nama. Maka akan seperti mana ini:






4. Eksploitasi IF Bertingkat

Rumus IF bertingkat merupakan rumus nan digunakan bikin melihat atau menampilkan biji rancangan

True

atau

False

di Microsoft Excel. Ketentuan plong True atau False sendiri sudah ditentukan, jika mendapatkan hasil True maka telah sesuai dengan ketentuan begitupun sebaliknya seandainya hasil nan didapatkan adalah False maka tidak menepati takdir yang sudah lalu ditentukan. Lazimnya rumus ini digunakan bisa bertingkat 3, bertingkat 4, hingga dapat tingkatan nan bertambah. Adapun penulisannya bikin rumus IF bertingkat, yaitu:


=IF(logical_test1, [value_if_true], logical_test2, [value2_if_true])

Contoh kasus pada 2 kondisi:

Beralaskan contoh kasus pada poin ketiga, maka tentukan meruap dan tidak lulusnya sreg kelima mahasiswa tersebut dengan ketentuan syarat lulus mata orasi Bahasa Inggris poin >=80 dan jika nilai mahasiswa mendapatkan kredit <80 maka tidak lulus ain syarah Bahasa Inggris. Adapun kriteria penilaiannya yaitu

  • Nilai >=90 mendapatkan A

  • Nilai 80-89 mendapatkan B

  • Ponten 60-79 mendapatkan C

  • Nilai 50-59 mendapatkan D

  • Nilai 0-39 mendapatkan E

Maka rumusnya:




Dengan menarik ke bawah atau mendrag puas kolom C2 hingga C6 maka sira akan langsung mendapatkan hasil kodrati tanpa mengisi formulanya pula, sehingga akan mempermudah dan mempersingkat periode kerumahtanggaan pengerjaannya seperti gambar berikut:




Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel

5. Yuk, Tiba Membiasakan Microsoft Excel dan Data Science bersama

DQLab
!

Bagaimana, mudah bukan pembelajarannya? Yuk, mulai belajar dan tentunya mantra Data Science lainnya. Jika beliau madya berburu medan pembelajaran yang seru dengan module bersifat implikatif, maka

DQLab

solusinya! Dengan mengikuti pengajian pengkajian Data Science kamu akan mendapatkan module lainnya sesuai dengan kebutuhanmu dan tentunya setelah radu mengerjakan module beliau akan mendapatkan sertifikat umpama bukti portofolio. Kaprikornus tunggu terlebih? Daftarkan diri kamu sekarang dan dapatkan belajar module Percuma œIntroduction to Data Science with R maupun œIntroduction to Data Science with R. Selangkah lebih maju dan berkembang guna memajukan industri di era digital dengan menerapkan ilmu Data Science.

Selamat mencoba Sahabat Data DQLab!

Penulis: Agnes Nurlisa

Source: https://www.dqlab.id/rumus-if-di-microsoft-excel-yuk-intip-cara-penggunaannya-lengkap-dengan-contoh