Contoh Soal Merumuskan Indikator Pembelajaran Brdasarkan Kd Biologi

Eksemplar daftar cek
Penilaian Loncat Jauh Tendensi Menggantung

(Menggunakan Daftar Tanda Cek)

Keunggulan peserta ajar: ________                              Kelas: _____

No. Aspek Yang Dinilai Baik Tidak baik
1 Teknik awalan
2 Teknik tumpuan
3 Sikap/posisi raga momen di udara
4 Teknik mendarat
Biji yang dicapai
Skor maksimum

Keterangan
Baik mendapat skor 1
Bukan baik mendapat nilai 0

  • Nisbah Penilaian
    (Rating Scale)

Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala penilaian memungkinkan penilai memberi nilai tengah terhadap penguasaan kompetensi tertentu, karena kasih nilai secara kontinum di mana pilihan kategori nilai kian berpangkal dua. Skala penilaian terentang dari tidak sempurna sampai suntuk sempurna. Misalnya: 1 = tidak kompeten,  2 = cukup kompeten, 3 = kompeten dan 4 = sangat kompeten. Bagi memperkecil faktor subjektivitas, perlu dilakukan penilaian oleh lebih dari suatu manusia, hendaknya hasil penilaian lebih akurat.

Contoh
rating scales

Penilaian Loncat Jauh Tren Menggantung

(Menggunakan Proporsi Penilaian)

Cap Siswa: ________                                              Kelas: _____

No. Aspek Yang Dinilai Nilai
1 2 3 4
1. Teknik awalan
2. Teknik tumpuan
3. Sikap/posisi awak saat di udara
4. Teknik mendarat
Total
Skor Maksimum 14

Keterangan penilaian:

1 = tak kompeten
2 = patut kompeten
3 = kompeten
4 = sangat kompeten
Kriteria penilaian dapat dilakukan andai berikut
1).  Jikalau seorang peserta memperoleh skor 26-28 bisa ditetapkan sangat kompeten
2).  Jika seorang pelajar memperoleh skor 21-25 dapat ditetapkan kompeten
3).  Takdirnya seorang murid memperoleh skor 16-20 dapat ditetapkan cukup kompeten
4).  Jika seorang siswa memperoleh kredit  0-15 dapat ditetapkan bukan kompeten

  1. Hipotetis organ beserta kolom penilaian

Pada bagian ini disajikan 3 contoh rencana penilaian pembenaran praktik, projek, dan portofolio untuk mata pelajaran IPA dan Prakarya.Dengan melihat hipotetis-contoh ini diharapkan guru berlimpah memformulasikan sendiri instrumen penilaian yang sesuai dengan indeks berusul tiap-tiap KD mata latihan yang mereka kembangkan.

  1. Ilmu Pemberitahuan Alam
  • Abstrak Tes Praktik
Tes Praktik 1: Digunakan untuk membiji keterampilan pesuluh didik dalam hal: 1) Menyervis hasil pengamatan; 2) Memprediksi keadaan yang akan terjadi pada garis tersebut; dan 3) Mengomunikasikan hasil pengamatan secara tertulis dan oral.

Lembar Kerja 1

  1. Runjam plano isap atau jeluang tisu dengan ukuran4 x12 cm!
  2. Gambarkan alias beri garis dengan spidol (atau pen)hitam 2 cm dari ujung kertas saring tersebut!
  3. Ambil
    beaker glass
    atau gelas bekas air mineral, isidengan air separas 1 cm!
Deskripsikan hasil pengamatanmu!
Buatlah perkiraan: Apa nan akan terjadi pada garishitam tersebut, selepas plano tisu dicelupkanbeberapa detik ke intern air?
  1. Celupkan kertas tisu di air, dengan posisi garis berlambak minus di atas permukaanair!

Presentasikan hasil pengamatanmu!

InstrumenTes Praktik 1

No. Indikator Hasil Penilaian
3
(baik)
2 (cukup) 1
(adv minim)
1 Menyiagakan peranti dan bahan
2 Deskripsi pengamatan
3 Menafsirkan peristiwa nan akan terjadi
4 Mengamalkan praktik
5 Mempresentasikan hasil praktik
Kuantitas Ponten yang Diperoleh

Ruangan Penilaian

No Indeks Rubrik
1 Menyiapkan peranti dan sasaran
  1. Menyiapakan
    seluruh
    alat dan bahan yang diperlukan.
  2. Menyiapakan
    sebagian
    alat dan mangsa yang diperlukan.
  3. Tak menyiapakan
    seluruh
    alat dan objek nan diperlukan.
Deskripsi pengamatan
  1. Memperoleh deskripsi hasil pengamatan
    secara lengkap
    sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
  2. Memperoleh deskripsi hasil pengamatan
    rendah ideal
    sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
  3. Enggak memperoleh deskripsi hasil pengamatan
    tekor lengkap
    sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Mengingkari situasi yang akan terjadi
  1. Mampu memberikan penafsiran
    benar
    secara substantif.
  2. Berkecukupan menyerahkan penafsiran
    kurang benar
    secara substantif.
  3. Tidak produktif menerimakan penafsiran
    benar
    secara substantif.
Berbuat praktik
  1. Mampu melakukan praktik dengan menggunakan
    seluruh
    prosedur nan ada.
  2. Mampu melakukan praktik dengan menggunakan
    sebagian
    prosedur nan terserah.
  3. Enggak mampu melakukan praktik dengan menggunakan prosedur nan ada.
Mempresentasikan hasil praktik
  1. Mampu mempresentasikan hasil praktik dengan benar secara nomina, bahasa mudah dimengerti, dan disampaikan secara percaya diri.
  2. Mampu mempresentasikan hasil praktik dengan sopan secara substantif, bahasa mudah dimengerti, dan disampaikan sedikit percaya diri.
  3. Mampu mempresentasikan hasil praktik dengan bermoral secara substantif, bahasa rumpil dimengerti, dan disampaikan tidak percaya diri.

Tolok Penilaian:

Nilai = Jumlah Skor yang Diperoleh X 100
Skor Maksimum
  • Hipotetis Projek
Tugas Projek: Digunakan untuk membiji kesigapan peserta didik n domestik hal: kemampuan menguasai tugas projek separasi problem secara berkawanan dan menerapkan pengamatan (termasuk pengukuran), mengatasi kelainan yang relevan dalam kehidupan sehari-musim.

Tajali:

  1. Bentuklah kerumunan, dengan anggota antara 3 – 5 anak.
  2. Pilihlah pelecok satu tugas projek yang disediakan bakal setiap kerubungan.
  3. Buat tugas projek tersebut kerumahtanggaan waktu rendah lebih 100 menit, membentangi penuntasan tugas dan penyampaian.
  4. Tugas projek yang dapat dipilih disediakan adalah Tugas Projek 1, Tugas Projek 2, dan Tugas Projek 3, berikut.
Tugas Deskripsi Tugas
Projek 1 Berpikir Peka
Mandu Termurah Membeli MinumanMisalnya, kalian akan membeli minuman bugar untuk ancang berpelesir. Di sebuah toko, kalian menemukan dua pendirian yang barangkali bikin membeli minuman segar, yaitu satu botol ki akbar berisi 2 L (2000 mL) dengan harga Rp10.000,00 ataupun 6 belek berisi 250 mL, dengan harga Rp 2.000,00 tiap kalengnya. Bagaimana kalian mengakhirkan membeli minuman botol maupun minuman tin semoga ekonomis? Jika diasumsikan biaya pengemasan adalah sama.

  1. Berapa mililiter minuman yang diperoleh dari satu jambang dan berapa mililiter yang diperoleh bermula 6 perunggu? Nyatakan setiap jawabanmu dalam liter!
  2. Berapakah harga minuman tersebut sendirisendiri liternya sekiranya membeli dalam botol?
  3. Hitung sekali lagi harga per liternya takdirnya membeli dalam kaleng! Manakah yang bertambah murah?
Projek 2 Pemisahan Kebobrokan
Menentukan Konsentrasi EnceranSeorang petatar mencairkan 20 gram sukrosa ke intern 2 liter air. Berapakah konsentrasi larutan sukrosa yang terjaga internal runcitruncit g/L?
Projek 3 Ketangkasan Proses
PengukuranPilihlah suatu benda misal objek pengamatan. Kemudian, amati benda tersebutdengan indramu. Lakukan pengukuran sebanyak-banyaknya terhadap benda tersebut agar boleh kalian deskripsikan secara rinci. Buat permakluman tertulis adapun deskripsiobjek itu. Lakukan analisis, adakah jumlah pada benda itu nan belum dapat diamatiatau diukur. Kemukakan idemu, bagaimana prinsip mencela ataupun mengukurnya.

Perangkat Tugas Projek 1

No Tahapan Kredit 1 – 3
1 Persiapan
Mengidentifikasi apa yang diketetahui

  1. 1 botol besar berisi 2 L (2000 mL) dengan harga Rp. 10.000,00
  2. 6 kaleng berisi 250 mL, dengan harga Rp. 2.000,00 tiap kalengnya

Menentukan masalah

Menentukan harga minuman setiap liternya

2 Pelaksanaan
Bagaimana strateginya?Untuk rasio kedua harga setiap liter minuman tersebutBagaimana penerapannya?

Harga setiap liternya = Harga minuman
Tagihan minuman (L)
3 Hasil
HasilMinuman dengan harga relatif lebih murah
  • Contoh Portofolio
Portofolio 1: Digunakan untuk menilai kelincahan petatar didik intern hal menyajikan hasil pengukuran: 1) panjang; 2) massa; dan 3) selang waktu situasi tertentu kerumahtanggaan rancangan laporan tertulis.

Petunjuk Kerja 1

  1. Periksa sekali lagi data-data hasil pengukuran: panjang, massa, dan selang waktu yang pergaulan kalian kerjakan beberapa waktu sebelumnya.
  2. Nyatakan hasil-hasil pengukuran tersebut internal lembaga diagram yang mudah dipahami dan memuat satuan yang relevan.
  3. Bikin rekaan nilai biasanya terhadap data total tangga, komposit, dan selang waktu tersebut.
  4. Buatlah penali terhadap hasil pengukuran yang sudah diperoleh tersebut.
  5. Buatlah makrifat hasil pengukuran tersebut n domestik tulang beragangan laporan tertera (ditulis tangan/diketik dengan rapi) dengan memuat: (1) Judul Pengumuman, (2) Tabel Data Pengukuran, (3) Antisipasi Data, (4) Penali, dan (5) Daftar bacaan.

InstrumenPortofolio 1

No. Indikator Hasil Penilaian
3
(baik)
2 (cukup) 1
(abnormal)
1 Melengkapi komponen siaran: Judul, Grafik data, Rekaan Data, Kesimpulan, dan Daftar Wacana
2 Penyajian Data Pengukuran hierarki, massa, dan selang tahun dalam bentuk tabel yang relevan.
3 Menentukan rata-rata data pengukuran: panjang, agregat, dan selang perian.
4 Menyimpulkan data hasil pengukuran yang telah dilakukan.
5 Menerimakan makrifat hasil pengukuran sesuai dengan masa yang telah ditentukan.
Jumlah Nilai nan Diperoleh

Ruangan Penilaian

No Indikator Rubrik
1 Melengkapi komponen laporan: Judul, Tabel Data, Perhitungan Data, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka
  1. Onderdil laporan mengandung 5 onderdil.
  2. Komponen laporan mengandung 3 suku cadang.
  3. Komponen makrifat mengandung 1 onderdil.
Pengutaraan Data Pengukuran panjang, massa, dan selang waktu n domestik bentuk tabel yang relevan.
  1. Memuat tabel dan eceran nan relevan.
  2. Memuat salah satu dari tabel atau runcitruncit nan relevan.
  3. Tidak memuat diagram dan runcitruncit nan relevan.
Menentukan biasanya data pengukuran: tingkatan, massa, dan selang waktu.
  1. Bernas menentukan kebanyakan seluruh data pengukuran: panjang, konglomerasi, dan selang waktu dengan bermoral.
  2. Mampu menentukan rata-rata sebagian data pengukuran: pangkat, massa, dan wejangan musim dengan benar.
  3. Bukan mampu menentukan rata-rata sebagian data pengukuran: tinggi, konglomerat, dan selang waktu dengan benar.
Menyimpulkan data hasil pengukuran nan telah dilakukan.
  1. Gemuk mengijmalkan seluruh kuantitas hasil pengukuran dengan benar.
  2. Mampu menyimpulkan sebagian jumlah hasil pengukuran dengan benar.
  3. Enggak mampu menyimpulkan seluruh kuantitas hasil pengukuran dengan sopan.
Menyerahkan amanat hasil pengukuran sesuai dengan waktu nan mutakadim ditentukan.
  1. Mampu memberikan warta hasil pengukuran tepat waktu.
  2. Berpunya menyerahkan amanat hasil pengukuran terlambat satu jam.
  3. Mampu menyerahkan laporan hasil pengukuran primitif dua jam.

Kriteria Penilaian:

Biji = Besaran Nilai yang Diperoleh X 100
Skor Maksimum
  1. Prakarya
  • Contoh Tes Praktik

Satuan Pendidikan      : SMP …
Alat penglihatan Tutorial            : Prakarya (Teknologi Pengolahan)
Papan bawah/ Semester           : VII / Satu
Materi Sentral  : Pengolahan Minuman Cegak
Kompetensi Dasar dan Indikator

No Kompetensi Radiks Parameter Pencapaian Kompetensi
4
  1. 1. Mencoba membuat olahan pangan biji kemaluan dan sayuran menjadi minuman segar sesuai rancangan dan sasaran yang ada di wilayah setempat
4.1.1. Merancang pengolahan minuman segak  punch (jus aneka biji kemaluan)4.1.2. Menciptakan menjadikan minuman sehat punch (jus aneka buah)4.1.3. Menyuguhkan dan mengemas  minuman segar punch (jus aneka biji zakar)
  1. Teknik Penilaian : Tes Kinerja

b.Bagan Instrumen    : Rayon Penilaian

No Aspek Indikator Deskriptor
A Proses
  1. Ide gagasan
 Ide gagasan rang tertulis
  1. Kreativitas
Mencari solusi ketika  menemui rintangan
  1. Kesesuaian materi,

teknik dan prosedur

Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
B Produk
  1. Uji karya/rasa
Rasa produk
  1. Kemasan/penyampaian
Rencana bungkusan
  1. Daya kreasi lembaga

manifesto

Kreatifitas penyusunan pengetahuan
  1. Pengajuan/penampil an
Penampilan produk
C Sikap
  1. Mandiri
Mandiri
  1. Disiplin
Loyalitas
  1. Barang bawaan jawab
Pikulan jawab

Contoh Peranti Tes Performa:


  1. Soal:
  2. Buatlah rancangan pembuatan minuman segar punch (jus aneka buah) berasal buah yang terdapat di seputar wadah dulu engkau.
  3. Siapkanlah keperluan bulan-bulanan dan alat.
  4. Lakukan proses pengolahan minuman segar punch (jus aneka buah) dengan pertimbangan inovasi bahan, rasa dan warna.
  5. Sajikanlah minuman segak punch secara menyedot.
  6. Buatlah keterangan setelah praktik perebusan minuman fit punch (jus aneka buah).

B . Ketentuan Praktik:

  1. Bahan:
  2. Bahan berwujud biji kemaluan (minimal 3 tipe buah) yang berasal bersumber lingkungan daerah tempat dahulu
  3. Semua peralatan disiapkan secara konseptual
  4. Perian pengerjaan : 80 menit
  5. Aspek nan dinilai :
    1. Uji karya/ rasa
    2. Kemasan/ penyajian
    3. Kreatifitas bentuk laporan
    4. Presentasi/ performa
    5. Kemandirian
    6. Disiplin
    7. Barang bawaan jawab
  6. Mengaibkan keselamatan kerja selama praktik.

Siaran:         Standar penilaian:

  1. Pedoman pensekoran:

Biji serentang antara 1-4
Poin 1 , kategori Sedikit
Skor 2, kategori Pas
Skor 3, kategori Baik
Ponten 4, Kategori Adv amat baik

  1. Pedoman penilaian:

Nilai Intiha 1 (NA 1) : Besaran skor proses x 50%

Poin Akhir 2 (NA 2)  : Jumlah skor produk x 35%

Nilai Akhir 3 (NA 3) : Total nilai sikap x 15%

Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3

Metamorfosis poin:

Ponten 0   –  1, fonem D
Angka 1,1 – 2, leter C
Nilai 2,1 – 3, huruf B
Biji 3,1  – 4, huruf A
Rubrik Penilaian

No Indikator Rubrik
         PROSES
1. Ide gagasan
  1. Ide didasarkan permasalahan potensi pangan lokal dan kebutuhan awam.
  2. Ide didasari pada potensi pangan lokal, kebutuhan mahajana serta hasil-hasil penelitian.
2. Kreativitas
  1. Bukan bervokus pada proses berpikir sehingga memunculkan ide-ide unik dan rani
  2. Tekor bervokus pada proses nanang sehingga memunculkan ide-ide unik dan subur
  3. Cukup bervokus pada proses berpikir sehingga mencadangkan ide-ide tunggal dan kreatif
  4. Bervokus lega proses berpikir sehingga memunculkan ide-ide khas dan kreatif
3. Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
  1. Bukan memperoleh kesesuaian antara materi, teknik dan prosedur.
  2. Memperoleh
    kesesuaian kurang
    antara antara materi, teknik dan prosedur.
  3. Memperoleh
    kesesuaian sepan tinggiantara materi, teknik dan prosedur.
  4. Memperoleh
    kesesuaian tinggi
    antara materi, teknik dan prosedur.
PRODUK
Uji karya
  1. Tidak memperoleh kesesuaian antara prediksi dengan produk nan dihasilkan.
  2. Memperoleh
    kesesuaian rendah
    antara prediksi dengan produk yang dihasilkan.
  3. Memperoleh
    kesesuaian cukup tangga
    antara kalkulasi dengan dagangan yang dihasilkan.
  4. Memperoleh
    kesesuaian tinggi
    antara prediksi dengan barang yang dihasilkan.
Kemasan
  1. Berwawasan lingkungan, mengarah pasar
  2. Kebaruan, berwawasan mileu, berorientasi pasar
  3. Unik, kebaruan, berwawasan lingkungan, memusat pasar
  4. Keaslian ide, spesial, kebaruan, berwawasan lingkungan, berorientasi pasar
Kreativitas tulang beragangan laporan
  1. Jika komponen laporan: Tajuk, dan Daftar Pustaka
  2. Jika komponen pesiaran: Judul, Inferensi, dan Daftar Teks
  3. Kalau onderdil laporan: Judul, Perhitungan Data, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka
  4. Melengkapi komponen laporan: Titel, Tabel data, Perhitungan Data, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka
Presentasi
  1. Tidak mampu mempresentasikan hasil pengukuran dengan benar secara substantif, bahasa sulit dimengerti, dan disampaikan lain percaya diri.
  2. Mampu mempresentasikan hasil praktek disampaikan kurang beriman diri.
  3. Mampu mempresentasikan hasil praktek dengan etis secara substantif, dan disampaikan secara beriktikad diri.
  4. Mewah mempresentasikan hasil praktek dengan bermoral secara nomina, bahasa mudah dimengerti, dan disampaikan secara berkepastian diri.
SIKAP
Mandiri
  1. Sangat tergantung bani adam lain dalam menguasai tugas
  2. Sedikit tersangkut orang lain dalam membereskan tugas
  3. Sepan tergantung hamba allah lain dalam tanggulang tugas
  4. Bukan tergantung orang enggak kerumahtanggaan memintasi tugas
Kesetiaan
  1. Tugas tidak diselesaikan sesuai hari yang ditentukan
  2. Mengendalikan tugas adv minim sesuai hari yang ditentukan
  3. Membereskan tugas cukup sesuai musim yang ditentukan
  4. Menyelesaikan tugas sesuai musim yang ditentukan
Tanggungjawab
  1. Tidak bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas.
  2. Sedikit bertanggungjawab internal melaksanakan tugas.
  3. Bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas.
  4. Tinggal bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas.
  • Cermin Projek

Ain Pelajaran : Kelincahan Pengolahan
Etiket Projek    : Membuat Keterangan Menangani Keburukan Pemanfaatan
bahan hutan  (Ubi kayu)  nan meluap. (Survey danBrowsing)
Alokasi Musim : …………………………..
Tera Murid    : ______________________                          Papan bawah : …/…

No Aspek * Biji (1 – 4)
1. Perencanaan:

  1. Anju
  2. Rumusan Kop
2. Pelaksanaan

  1. Sistematika Kegiatan
  2. Keakuratan Informasi
  3. Besaran Mata air Data
  4. Analisis Data
  5. Penarikan Kesimpulan
3. Amanat Proyek

  1. Performans
  2. Pendudukan
Total Angka

Penilaian

Angka = Jumlah Skor nan Diperoleh X 100
Ponten Maksimum

Ruangan penilaian projek (Keterampilan)
Rubrik Penilaian  Hasil  Akhir Kemampuan Melaporkan Hasil Survey dan browsing

No Aspek yang diamati Deskriptor Ya Tidak
1. Perencanaan
  1. Ancang
Apakah Kegiatan sudah direncanakan secara matang?
  1. Rumusan Judul
Apakah judul sudah memunculkan ciri distingtif dari sesuatu yang hendak diinformasikan?
2. Pelaksanaan
  1. Sistematika Kegiatan
Apakah kegiatan mutakadim direncanakan secara runtut?
  1. Keakuratan Informasi
Apakah mutakadim ada sasaran sumber informasi, perangkat mencari data
  1. Kualitas Perigi Data
Kecukupan dan kedalaman data
  1. Analisis Data
Penyajian dan intrerpretasi data
  1. Penarikan kesimpulan
Kesimpulan berdasarkan perolehan data
3. Laporan Proyek
  1. Performans
Kelengkapan laporan dan prestasi
  1. Pemilikan
Penguasaan kegiatan
  • Contoh Portofolio

Teknik penilaian portofolio di privat kelas memerlukan awalan-persiapan bagaikan berikut:

  1. Jelaskan kepada peserta pelihara bahwa pemakaian portofolio, tidak hanya merupakan kumpulan hasil kerja pelajar didik yang digunakan oleh guru cak bagi penilaian, tetapi digunakan juga oleh peserta asuh sendiri. Dengan melihat portofolionya peserta didik dapat mengetahui kemampuan, keterampilan, dan minatnya. Proses ini tidak akan terjadi secara berbarengan, doang membutuhkan waktu bikin peserta didik untuk belajar meyakini hasil penilaian mereka sendiri.
  2. Tentukan bersama peserta didik sampel-percontoh portofolio barang apa sekadar yang akan dibuat. Portofolio antara peserta bimbing yang satu dan yang lain bisa sama bisa farik.
  3. Kumpulkan dan simpanlah karya-karya tiap pesuluh didik intern suatu map atau folder di rumah masing atau loker masing-masing di sekolah.
  4. Berilah sungkap pembuatan sreg setiap bahan maklumat jalan peserta didik sehingga dapat terbantah perbedaan kualitas semenjak perian ke waktu.
  5. Tentukan kriteria penilaian spesimen portofolio dan bobotnya dengan para peserta didik. Diskusikan cara penilaian kualitas karya para pesuluh didik, sehingga disepakati estándar yang ditentkan. Dengan demikian, peserta pelihara mengetahui harapan (tolok) master dan berusaha sampai ke standar tersebut.
  6. Siswa jaga diminta menilai karyanya secara berkesinambungan. Hawa dapat membimbing siswa ajar, bagaimana cara membiji dengan menjatah keterangan akan halnya kelebihan dan kesuntukan karya tersebut, serta bagaimana cara memperbaikinya. Peristiwa ini dapat dilakukan pada saat ceratai portofolio.
  7. Pasca- suatu karya dinilai dan nilainya belum memuaskan, maka siswa didik diberi kesempatan buat memperbaiki. Namun, antara peserta jaga dan guru perlu dibuat “carter” seperti perjanjian mengenai jangka waktu penyelesaian.
  8. Bila teradat, jadwalkan perjumpaan untuk ceratai portofolio. Seandainya perlu, undang basyar gaek pesuluh didik dan diberi penjelasan mengenai maksud serta maksud portofolio, sehingga orangtua dapat membantu dan memotivasi anaknya.

Contoh  Penilaian Portofolio

Kompetensi Dasar:    Membuat olahan pangan dari bahan ikan dan daging kudrati ataupun ahmar menjadi kas dapur siap saji.
Alokasi Waktu        :  …………………………..
Segel Siswa            : _________________                        Kelas : …..

No Karya siswa didik Skor Penampakan Ket.
(1 – 4) T BT
1. Komoditas dan siasat Membuat olahan hutan berusul bahan ikan
2. Barang dan ki akal Membuat olahan jenggala dari korban daging asli atau merah
3. Produk dan daya rahim siap hidangan.
4. Dst
Besaran Skor

Ufuk = tuntas
BT = Belum tuntas

  1. PPKN

1).

Sempurna Tes Praktik

Rangka praktik dalam penerimaan PPKn antara lain simulasi, perbuatan, sosiodrama.

Contoh Lawe Pengamatan Bermain Peran

Inferior                     : ……………………….
Kegiatan                : Bermain peran
Tema                     : Sidang BPUPKI merumusan dasar negara Indonesia

Nama Aspek Penilaian Rata-Rata Nilai
Kolaborasi Penghayatan Peran Kerjasama

Pedoman Penskoran :

Aspek Penilaian Deskripsi Biji
Kooperasi
  • Keterlibatan dalam bertindak peran
  • Peran dari motor yang diperankan
60 – 100
Penghayatan Peran
  • Penjiwaan terhadap tokoh
  • Kesesuaian kostum pelopor
  • Atma bermain peran
60 – 100
Kerjasama
  • Mendukung p versus
  • Tenggang rasa dengan padanan
60– 100

2).  Contoh
Projek

Penugasan projek adalah satu teknik  penilaian nan menuntut murid asuh mengamalkan kegiatan tertentu diluar kegiatan pembelajaran di kelas. Penugasan bisa diberikan dalam rencana partikular atau kerubungan. Projek adalah suatu tugas yang melibatkan kegiatan perencangan, pelaksanaan, dan pelaporan secara termaktub ataupun lisan dalam waktu tertentu umumnya menggunakan data.. Penilaian projek mencengam penilaian proses dan hasil berlatih.

Penugasan projek privat PPKn antara tidak melalui projek membiasakan kewarganegaraan. Penilaian projek berlatih kewarganegaraan dilaksanakan pada setiap persiapan kegiatan mulai pecah identifikasi masalah sampai dengan penyajian. Penilaian menghampari penilaian proses dan hasil dari kegiatan ini. Penilaian proses antara lain mencengam persiapan, kolaborasi, partisipasi, koordinasi, aktifitas, dan nan enggak dalam penyusunan atau kerumahtanggaan penyajian hasil kerja. Sedangkan penilaian hasil mencakup surat laporan dan penyajian laporan.

Sempurna format penilaian proyek berlatih kewarganegaraan ibarat berikut :
Lembar Pengamatan Perilaku Pesuluh Didik

(Penilaian Tersendiri Peserta Bimbing)

Visiun :
Lempengan ini diisi oleh  guru alias n antipoda selama proses penyusunan laporan oleh kelompok. Lembaran ini mengingat-ingat perilaku peserta ajar secara perorangan . Tulislah angka-nilai nan tepat di ruangan sesuai peserta didik, dengan kriteria seumpama berikut :

  • 5 = sangat baik
  • 4 = baik
  • 3 = cukup
  • 2 = kurang

Kelas               : ……………………….
Kelompok       : ……………………….
Topik              : ……………………….

No Merek Peserta Pelihara Aspek Penilaian Total Nilai
Kolaborasi Sikap Kerjasama

Keterangan :

Aspek Penilaian Indeks
Kooperasi
  • Keaktifan kerja
  • Pikulan jawab melaksanakan tugas
Sikap
  • Menghargai pendapat
  • Toleransi
  • Siap mengamini perintah
Kerjasama
  • Demen menolong
  • Bekerja sebagai tim

Nilai Akhir : ( Besaran Nilai : 15 )  x  100  = NA
Utas Penilaian Salinan Laporan

Proyek Belajar Kewarganegaraan

Petunjuk :
Paisan ini diisi oleh  master untuk menilai dokumen embaran hasil praktik belajar nasional. Tulislah angka-angka nan tepat di ruangan sesuai peserta asuh, dengan kriteria ibarat berikut :

  • 5 = sangat baik
  • 4 = baik
  • 3 = memadai
  • 2 = kurang

Inferior                     : ……………………….
Kerubungan             : ……………………….
Topik                    : ……………………….

No Aspek Penilaian Biji Karangan
A. Menjelaskan Problem
1 Kepadaan
2 Kejelasan
3 Publikasi
4 Partisan
5 Ilustratif/Ilustrasi/Tabel
6 Dokumentasi
B. Strategi Alternatif
1 Kepadaan
2 Kejelasan
3 Informasi
4 Pendukung
5 Grafis/Ilustrasi/Tabel
6 Pengarsipan
C. Tawaran Kebijakan Alternatif
1 Kelengkapan
2 Kejelasan
3 Informasi
4 Pendukung
5 Grafis/Ilustrasi/Tabel
6 Dokumentasi
D. Rencana Kerja
1 Kelengkapan
2 Kejelasan
3 Informasi
4 Suporter
5 Grafis/Ilustrasi/Grafik
6 Dokumentasi
E. Bersistem
1 Baerkaitan satau dengan lain
2 Meninggalkan pengulangan maklumat
F. Refleksi
1 Pengalaman belajar
2 Proses belajar
Jumlah Nilai

Kredit Penghabisan :

Lembar Pengamatan

Presentasi Hasil

Projek Membiasakan Kebangsaan

Wahyu :

Kepingan ini diisi oleh  guru buat menilai perilaku petatar asuh dalam presentasi laporan projek belajar nasional. Tulislah nilai-angka nan tepat di kolom sesuai murid ajar, dengan kriteria sebagai berikut :

  • 5 = lewat baik
  • 4 = baik
  • 3 = pas
  • 2 = adv minim

Inferior                     : ……………………….
Kelompok             : ……………………….
Topik                     : ……………………….

No Aspek Penilaian Nilai Coretan
1. Denotasi (kebermaknaan informasi)
2. Pemahaman terhadap materi
3. Argumentasi (alasan proposal, mempertahankan pendapat)
4. Perseptif (kesesuaian jawaban dan soal)
5. Kerjasama Kerubungan (kolaborasi, tanggung jawab bersama)
Jumlah Nilai

Biji Akhir :
3). Contoh

Portofolio

Penilaian portofolio ialah penilaian yang dilakukan dengan prinsip  menilai kumpulan  seluruh  karya  peserta  didik  dalam bidang tertentu   yang   bersifat   reflektif-integratif   untuk mengetahui      minat,    urut-urutan,    prestasi,    dan/atau kreativitas pesertadidik kerumahtanggaan kurunwaktu tertentu. Karya tersebut boleh berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian pesuluh didik terhadap lingkungannya. Penilaian portofolio dapat dilakukan saat menerapkan teladan pengajian pengkajian pengabdian awam, kooperasi kebangsaan, mengajukan usul/permohonan, partisipasi n domestik asosiasi, membangun korespondensi, mengelola konflik, berlatih empati dan keluasan pikiran, kunjungan lapangan dan sempurna pengajian pengkajian yang tidak.

Penilaian portofolio boleh dilakukan bikin menilai kompetensi dasar tentang berinteraksi dengan n antipoda dan menyaji gambar partisipasi kewarganegaraan. Kedua kompetensi dasar ini merupakan praktik kebangsaan yang dapat dilaksanakan pada setiap materi pokok.

  • Lawatan Alun-alun

Murid bimbing ditugaskan untuk melakukan kunjungan kepada riuk satu lembaga negara di tingkat kunci alias wilayah, seperti DPR, Biro Bupati, Kantor Kelurahan, RT/RW, panti asuhan, dinas puak strategi, dan sebagainya. Penilaian penugasan ini mencakup penilaian proses dan hasil berupa laporan kegiatan. Penugasan penyusunan informasi dapat bersifat perseorangan atau keramaian

Benang Penilaian Laporan Lawatan Lembaga Negara

Ajaran :

Lembaran ini diisi makanya  hawa bikin menilai laporan murid didik privat kunjungan lembaga negara. Tulislah angka-angka yang tepat di rubrik sesuai peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut :

  • 5 = baik sekali
  • 4 = baik
  • 3 = cukup
  • 2 = kurang

Kelas                  : ……………………….
Kelompok          : ……………………….
Topik                  : ……………………….

No Aspek Penilaian Ponten Garitan
1 Sistematika Penulisan
2 Kebermaknaan informasi
3 Kesadaran pengetahuan rancangan negara
4 Bahasa dan Penulisan
Jumlah Ponten

Nilai Penutup :

  • Pengabdian Awam

Lawai Penilaian Pengabdian Masyarakat

Petunjuk :

Lembaran ini diisi maka dari itu  guru bagi menilai kegiatan pelajar  didik dalam pengabdian masyarakat. Tulislah nilai-angka yang tepat di kolom sesuai peserta didik, dengan kriteria bagaikan berikut :

  • 5 = baik sekali
  • 4 = baik
  • 3 = pas
  • 2 = kurang

Kelas bawah               : ……………………….
Kelompok       : ……………………….
Topik               : ……………………….

No Aspek Penilaian Nilai Catatan
1 Perencanaan kegiatan
2 Kerjasama dengan kelompok
3 Kerja sama dalam kegiatan
4 Bentuk kegiatan
Total Biji

Biji Akhir :

  1. Pengolahan penilaian kompetensi ketrampilan

Proses pengolahan penilaian kompetensi ketrampilan secara umum sama dengan penggodokan penilaian kompetensi kabar. Contoh penggodokan nilai :

  • Kredit

Koteng peserta bimbing kelas VII memperoleh biji nilai dalam suatu semester andai berikut :

KD Biji Skor Pengunci
Tes Praktik Projek Portofolio Rasio 1 – 100 Nisbah 1 – 4
4.1 84 90 87 3.48
4.2 76 84 80 3.20
4.3 70 70 2.80
4.4 84 87 86 3.44
4.5 72 72 2.88
4.6 83 76 80 3.20
4.7 86 86 3.44
4.8 85 85 3.40
Rata-Rata Skor Akhir 80.75 3.23

Apabila kriteri bobot penilaian adalah ekuivalen untuk semua teknik penilaian maka biji  akhir  bakal KD 4.1 merupakan :
Alterasi biji 86 ke dalam rentangan 1 – 4 memperalat rumus :

Maka nilai akhir ialah :
Apabila cara nan sekufu dilakukan cak bagi pengolahan kredit KD berikutnya maka diperoleh poin akhir kompetensi ketrampilan adalah 3,23. Nilai akhir peserta didik sesuai dengan kriteria penilaian Laporan Hasil Belajar (rapor) memperoleh nilai 3,33 atau B + .

  • Deskripsi Pencapaian Kompetensi Ketrampilan

Deskripsi ini memuat uraian kemampuan nan terdepan dimiliki peserta ajar dan kemampuan yang perlu ditingkatkan dalam ketrampilan sesuai kompetensi dasar semester berkepentingan. Deskrepsi nilai ketrampilam mengilustrasikan pencapaian kompetensi sesuai dengan kompetensi pangkal dalam Portal-3

Contoh deskripsi berdasarkan masukan skor grafik di atas antara tidak :

“N kepunyaan kemampuan yang sangat baik intern melayani tulisan sejarah perumusan dan penetapan Pancasila, dan teristiadat ditingkatkan dalam menyervis isi Pembukaan UUD 1945 dan karakteristik daerah tempat lampau dalam lembaga NKRI”

  1. Pelaksanaan penilaian kompetensi keterampilan

Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan makanya pendidik dengan tehnik penilaian praktik, penilaian projek, dan penilaian portofolio.  Padahal pelaksanaan penilaian keterampilan dapat dilakukan pada ujiansekolah. Penilaian kompetensi  keterampilandilakukan oleh pendidik secara berkesinambungan.

  1. Penilaia
    n P
    raktik

Dilakukan oleh pendidik, Intensitas pelaksanakan ditentukkan makanya pendidik berdasar permintaan KD.Berikut ini ialah beberapa langkah yang harus dilakukan dalam melaksanakan tes praktik.

  • Menyampaikan rubrik sebelum pelaksanaan penilaian kepada peserta didik.
  • Memberikan kesadaran yang sama kepada peserta didik tentang barometer penilaian.
  • Menyorongkan tugas kepada peserta didik.
  • Menyelidiki kesediaan radas dan bahan yang digunakan cak bagi tes praktik.
  • Melaksanakan penilaian selama juluran waktu yang direncanakan.
  • Membandingkan kinerja peserta didik dengan rubrik penilaian.
  • Berbuat penilaian dilakukan secara tersendiri.
  • Menyadari hasil penilaian.
  • Mendokumentasikan hasil penilaian.
  1. Penilaian projek

Penilaian projek dilakukanoleh pendidikuntuktiapakhirbabatau tema les. Intensitas pelaksanaannya didasarkan sreg petisi KD.Berikut ini ialah beberapa langkah yang harus dilakukan dalam melaksanakan penilaian proyek.

  • Menyampaikan rubrik penilaian sebelum pelaksanaan penilaian kepada peserta ajar.
  • Memberikan pemahaman kepada pesuluh didik tentang standar penilaian.
  • Menyampaikan tugas disampaikan kepada pelajar ajar.
  • Memberikan pemahaman yang sama kepada murid didik tentang tugas nan harus dikerjakan.
  • Melakukan penilaian selama perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan proyek.
  • Memonitor pengerjaan proyek pelajar asuh dan mengasihkan umpan balik sreg setiap strata pengerjaan proyek.
  • Membandingkan kinerja peserta didik dengan rubrik penilaian.
  • Memetakan kemampuan peserta didik terhadap pencapaian kompetensi minimal.
  • Mencatat hasil penilaian.
  • Memberikan umpan miring terhadap laporan yang disusun pelajar didik.
  1. Penilaian portofolio

Penilaian portofolio dilakukan paling kecil setiap akhir semester.Kebulatan hati pelaksanaan penilaian didasarkan pada aplikasi KD.Pelaksanaan penilaian portofolio, harus memenuhi beberapa standar berikut.

  • Melaksanakan proses pembelajaran terkait tugas portofolio dan menilainya pada saatkegiatan tatap muka, tugas terkonsolidasi atau tugas mandiri tidak terstruktur, disesuaikandengan karakteristik alat penglihatan pelajaran dan tujuan kegiatan pembelajaran.
  • Melakukan penilaian portofolio berdasarkan standar penilaian yang telah ditetapkan atau disepakati bersama dengan murid pelihara. Penilaian portofolio oleh murid didikbersifat sebagai evaluasi diri.
  • Peserta didik mencatat hasil penilaian portofolionya kerjakan bahan refleksi dirinya.
  • Mendokumentasikan hasil penilaian portofolio sesuai format yang sudah lalu ditentukan
  • Memberi umpan putar terhadap karya murid jaga secara berkelanjutan dengan pendirian memberi butir-butir kelebihan dan kekurangan karya tersebut, caramemperbaikinya dan diinformasikan kepada petatar didik.
  • Memberi identitas (nama dan hari penyelesaian tugas), mengumpulkan danmenyimpan portofolio masing-masing dalam satu map ataupun folder di flat masing masing maupun di loker sekolah.
  • Setelah satu karya dinilai dan nilainya belum memuaskan, peserta ajar diberikesempatan untuk memperbaikinya.
  • Membuat “carter” maupun perjanjian mengenai jangka waktu perombakan dan penyerahankarya hasil perbaikan kepada guru
  • Memamerkan dokumentasi kinerja dan atau hasil karya terbaik portofolio dengan caramenempel di papan bawah
  • Mendokumentasikan dan menyimpan semua portofolio ke dalam map yang telahdiberi identitas masing-masing murid didik lakukan target publikasi kepada sekolah danorang tua peserta didik
  • Mencantumkan terlepas pembuatan pada setiap bahan informasi perkembangan pesertadidik sehingga dapat kelihatan perbedaan kualitas berpangkal waktu ke perian bikin bahanlaporan kepada sekolah dan alias orang tua petatar pelihara .
  • Memberikan nilai akhir portofolio per peserta pelihara disertai umpan miring
  1. Pengolahan/Amatan Skor

    1. Catatan buletin kecekatan siswa

Alamat dasar nan seharusnya dimiliki maka dari itu setiap suhu untuk membuat penilaian kompetensi keterampilan (Capuk-4) di sosi rapor adalah gubahan jurnal keterampilan sendirisendiri peserta didik cak bagi setiap indikator kompetensi dasar (KD) keterampilan.Catatan ini dituangkan dalam format daftar cek atau skala penilaian.Format ini dapat dirancang bagi diisi oleh 3 pihak, adalah: praktisi kegesitan (diri peserta didik itu sendiri), pengamat (n partner sepekerjaan), dan guru. Dimensi ini harus dilengkapi dengan rubrik penilaian, nan menjadi teladan kerja tester.Dengan tersedianya rubrik penilaian, memungkinkan peserta didik berada mengisi ukuran sehingga menutup keterbatasan waktu hawa mengobservasi saban siswa. Master dapat memanfaatkan coretan murid sebagai mangsa penilaian pasca- melihat keabsahan data pendukung alias melakukan konfirmasi keterampilan.

Dalam silabus tiap mata pelajaran yang sudah disusun oleh pemerintah, sreg setiap KD sudah lalu dituliskan bentuk penilaiannya. Tentunya untuk kompetensi keterampilan akan mendekati ke satu dari tiga teknik penilaian (testimoni praktik, projek, atau portofolio).Intern hal pilihan teknik penilaian untuk tiap-tiap KD, wajib dijamin adanya data/ ponten penilaian untuk ketercapaian tiap-tiap KD, sedangkan teknik yang dipergunakan dapat dipertukarkan.

  1. Rekap skor per KD kelincahan

Nilai capaian kompetensi keterampilan nan diperoleh semenjak setiap indikator perlu direkap menjadi kredit kompetensi keterampilan petatar didiktiap-tiap KD.Nilai ini perlu diupayakan internal neraca 1-4 dan dapat dibandingkan dengan ponten KKM untuk saban KD.Apabila peserta didik tidak mendapatkan nilai sempurna pada KD, harus dilengkapi dengan deskripsi bagain mana nan belum sempurna.Sehingga privat rekap skor/ poin per siswa saban KD keterampilan berilmu angka dengan skala 1-4 dan deskripsi kompetensi yang mencerminkan dari poin tiap-tiap peserta asuh.

Ketuntasan Belajar keterampilan,

ditentukan dengan patokan minimial sebagai berikut:


Seorang petatar didik dinyatakan belum tuntas membiasakan bakal mengatasi kompetensi dasar yang dipelajarinya apabila menunjukkan penanda biji < 75 berasal hasil tes formatif; dan dinyatakan sudah tuntas belajar untuk menguasai kompetensi bawah yang dipelajarinya apabila menunjukkan indeks nilai = alias > 75 bermula hasil tes formatif.

Implikasi semenjak tolok ketuntasan sparing kesigapan tersebut ialah sebagai berikut:

Jika jumlah pesuluh didik yang mengimak remedial maksimal 20%, maka tindakan yang dilakukan yaitu pemberian didikan secara individual, misalnya bimbingan perorangan oleh master dan tutor seangkatan;

Kalau jumlah peserta didik nan mengikuti remedial bertambah mulai sejak 20% saja kurang dari 50%, maka tindakan yang dilakukan adalah rahmat tugas terstruktur baik secara kelompok dan tugas mandiri. Tugas yang diberikan berbasis puas berbagai kesulitan berlatih yang dialami peserta jaga dan meningkatkan kemampuan pelajar didik sampai ke kompetensi pangkal tertentu;

Takdirnya jumlah petatar asuh nan mengikuti remedial bertambah dari 50%, maka tindakan yang dilakukan adalah hadiah pembelajaran ulang secara klasikal dengan model dan politik penataran yang lebih inovatif berbasis pada berbagai kesulitan belajar yang dialami peserta ajar yang berdampak lega peningkatan kemampuan lakukan mencecah kompetensi pangkal tertentu;

Bagi siswa didik yang memperoleh nilai 75 atau lebih dari 75 diberikan materi pengayaan.

  1. Bahan Biji Rapor

Untuk merekap nilai KD menjadi poin rapor, setiap angka KD dapat dibobot dengan lamanya masa yang diperlukan kerjakan mengendalikan 1 KD tersebut.Jadi KD yang memerlukan waktu pencapaian lebih lama diberi bobot lebih besar.Seterusnya nilai tersebut dapat dirata-rata dengan memerinci bobot menjadi nilai lazimnya KD bakal 1 semester.Sedangkan nilai tersebut perlu dilengkapi dengan deskripsi nan menggambarkan kompetensi yang dicapai oleh peserta didik tersebut.Kaprikornus nilai kompetensi kesigapan per semester per siswa meliputi angka dengan nisbah 1-4 dan deskripsi kompetensi nan telah dicapainya.

Walaupun penilaian sendirisendiri KD sudah diperoleh dengan 3 teknik (validasi praktik, projek, dan portofolio) dan sudah mencerminkan pemcapaian semua KD dalam 1 semester, peluang mengamalkan testing tengah semester (UTS) dan ujian penghabisan semester (UAS) dimungkinkan untuk mata cak bimbingan yang punya karakteristik KD yang integratif dan komplementer. Dengan demikian nilai intiha semester untuk kompetensi kecekatan diperoleh mulai sejak Rata-rata poin KD yang sudah lalu dibobot (Nilai Harian), UTS, dan UAS.Tentusaja biji akhir tetap disandingkan dengan deskripsi kompetensi yang mencerminkan nilai tersebut.

  1. Manajemen Poin Keterampilan

    1. Pelaporan

Laporan nilai ketangkasan nan dibuat maka itu pendidik dapat berupa paisan, pusat, dan buku yang disertai lempengan.Proklamasi kerumahtanggaan lembaga lembaran mudahmudahan memuat seluruh informasi adapun keberuntungan peserta didik secara menyatu.Kenyataan konkret buku mendeskripsikan seluruh kompetensi untuk disampaikan kepada orang lanjut usia peserta didik secara ajek.Laporan substansial siasat dan lembaran memuat seluruh kompetensi secara terpisah.Buku laporan berisi informasi kompetensi inti 3 dan 4 (Bopeng-3 dan Capuk-4), sedangkan kepingan secara terpisah mendeskripsikan kompetensi inti 1 dan 2 (KI-1 dan Portal-2).

  1. Pendokumentasian
  • Tes Praktik

Pelaporan  tes praktik dibuat secara termaktub oleh pendidik dalam bentuk angka dan atau kategori kemampuan dengan dilengkapi oleh deskripsi yang bermakna yang hasilya disampaikan kepada peserta didik dan orangtua peserta tuntun kerap kali dilakukan penilaian.

  • Pengecekan Projek

Pelaporan  pemeriksaan ulang projek dibuat secara tertulis maupun lisan oleh pendidik intern bentuk biji dan atau kategori kemampuan dengan dilengkapi oleh deskripsi yang bermanfaat yang hasilya disampaikan kepada murid didik dan orangtua peserta asuh sekejap-sekejap dilakukan penilaian.

  • Portofolio

Pendidik  mendokumentasikan dan menyimpan semua portofolio ke dalam map yang mutakadim diberi identitas per siswa asuh, menilai bersama pesuluh bimbing sebagai target laporan kepada  ibu bapak dan sekolah  pada setiap akhir semester.

  1. Tindak lanjut

Hasil penilaian kesigapan makanya pendidik dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui kejayaan dan kesulitan belajar, dikembalikan kepada peserta didik disertai balikan (feedback) berupa komentar yang godok (penguatan) yang dilaporkan kepada pihak terkait dan dimanfaatkan untuk pembaruan penelaahan.

Kabar hasil penilaian keterampilan oleh pendidik berbentuk ponten dan/atau deskripsi pencapaian kompetensi keterampilan dan oleh pendidik disampaikan kepada penasihat sekolah/madrasah dan pihak lain yang terkait (seumpama: wali kelas, guru Bimbingan dan Konseling, dan orang tua lontok/penanggung jawab) pada masa nan ditentukan dan dilaporkan kepada ayah bunda/wali peserta didik dalam rangka pokok rapor.

Source: http://20301633.siap-sekolah.com/2014/12/15/contoh-instrumen-penilaian-keterampilan/