Fungsi Musik Pada Masa Yunani Kuno Adalah

Ilustrasi Ciri musik puas zaman Yunani Historis, Romawi, Pertengahan, Renaisans, Romantik, Klasik, dan Modern. Foto : Pixabay.com


Perkembangan


sejarah


mewujudkan ciri nada pada zaman Yunani Kuno, Romawi, Medio, Renaisans, Romantik, Klasik, dan Modern beragam.


Mengutip jurnal


Angka Estetis Musik intern Rentang Sejarah Nada Barat


yang ditulis maka itu Supriyadi,


musik


barat privat sejarahnya memiliki sistem yang solo. Istilah barat mengacu pada suatu kewedanan di benua Eropa dan Amerika.


Tradisi Gereja Katolik


Roma


di Italia menjadi bibit buwit irama barat. Pecah sana, tradisi nada barat berkembang ke Jerman, Prancis, Austria, Inggris, Rusia, Polandia, Belanda, dan Swedia.


Sejak zaman dahulu, musik barat telah menjadi bagian dari budaya manusia. Oleh karena itu, musik sreg setiap zaman memiliki ciri unik.


Berikut ciri nada pada zaman


Yunani


Bersejarah, Romawi, Pertengahan, Renaisans, Romantik, Klasik, dan Berbudaya:


Zaman Yunani Kuno

Ilustrasi Ciri nada pada zaman Yunani Bersejarah, Romawi, Pertengahan, Renaisans, Romantik, Klasik, dan Modern. Foto : Pixabay.com


Pada zaman Yunani Historis, batara-dewi seperti Apollo, Orpheus, dan Amphion dianggap menciptakan musik. Irama atau suara yang tersusun itu dianggap memiliki kemampuan untuk menyempurnakan tubuh dan jiwa anak adam. Akibatnya, irama menjadi suatu hal nan lain boleh dipisahkan dari


upacara keagamaan

.


Musik di zaman ini berkarisma secara langsung dalam bidang pendidikan. Sebab, ketika itu fokus


pendidikan


Yunani adalah musik dan gimnastik. Sebagai penunjang peran fundamental dari musik, banyak yang berusaha untuk menciptakan menjadikan organ, rumus melodi dan ritme musik.


Zaman Romawi


Setelah Yunani Bersejarah, perkembangan sejarah nada barat muncul di


Romawi


Kuno (Roma Kuno). Namun, implementasinya berubah karena disesuaikan dengan selera dan tradisi tempatan nan berkembang pada zaman Romawi.


Menurut catatan sejarah musik barat, instrumen-instrumen musik di era ini disebut makin banyak dan bervariasi. Perangkat musik tersebut, antara tak beberapa jenis nada tiup mulai sejak logam, sama dengan trompet dan


hom

.


Zaman Pertengahan


Pada zaman pertengahan, kekuasaan Basilika Katolik lalu berwibawa ke apa bidang nyawa manusia. Salah satunya musik. Oleh karena itu, buram musik pada zaman pertengahan punya ciri yang religi.


Bentuk musik vokal sangat berkembang di dalam biara dengan tendensi monofoni, sementara itu nada di luar gereja cuma sedikit. Supaya begitu, unjuk sisi positif yang menjadi patok dalam perkembangan musikologi dunia. Salah satunya terciptanya musik Gregorian makanya Paus Gregorius Agung (590-604 CE).


Zaman Renaisans


Komposer di era Renaisans melebarkan nada abad pertengahan dengan membudayakan kian banyak harmoni dan polifoni.


Secara umum, musik enggak banyak mendapat pengaruh berusul peradaban besar ini. Sebab, eksistensi nada berada intern konteks gereja, yaitu sebagai manfaat ibadah. Fokusnya masih pada irama religi, tetapi bilang komposer sekali lagi mengadopsi bentuk sekuler, seperti mana


balada


dan


madrigal

.


Zaman Romantik


Perbedaan musik zaman romantik dengan zaman lainnya ialah tidak sedikit tulang beragangan tata letak yang berifat miniatur, singkat, dan singkat. Harmoninya juga lebih variatif dan melodinya bersifat liris serta mempunyai atak dominan.


Musik zaman romantik juga memiliki ritme yang kian berbagai dan kompleks. Selain itu, warna suara dalam musik ini lebih ekspresif dengan tempo yang kian luas dibandingkan zaman sebelumnya.


Zaman Klasik


Musik sreg zaman klasik lebih menekankan pada orisinalitas dan natur melodi nan ekspresif. Musik jenis ini sering dipakai sebagai sarana menyampaikan pikiran. Potensi sentimental dari melodi mengalami penajaman luas dan pengorganisasian materi melodi menuju linier.


Nada pada hari klasik makin cenderung memberi kesan adanya proporsi, yakni dengan adanya frasa-frasa bak kreator melodi. Harmoninya lebih berkembang dengan pemanfaatan modulasi kerjakan menghindari aturan monoton.


Zaman Modern


Sehabis melewati periode yang panjang, ki kenangan musik barat pun sampai di masa modern. Ciri utamanya adalah sikap emansipatif, merupakan sikap ingin membebaskan diri dari apa belenggu yang mengekang kebebasan berekspresi.


Periode 1900-an dan 2000-an telah menjadi saksi munculnya genre yang beraneka rupa. Lahirnya jenis nada begitu juga pop,


rock and roll

, metal,


jazz

, dan lainnya berbimbing dengan sejarah nada barat.

Source: https://kumparan.com/kabar-harian/ciri-musik-pada-zaman-yunani-kuno-romawi-pertengahan-renaisans-dan-romantik-1wkZK3pStTU