Kultum Singkat Tentang Berbuat Baik

tirto.id – Berbuat baik kepada sesama adalah wangsit universal yang hampir semua manusia dalam sebuah lingkungan masyarakat dinasihatkan melakukannya.

Terutama untuk sendiri orang islam, mengerjakan baik merupakan salah satu buram ibadah dan wujud akhlak mulia yang diperintahkan maka itu Sang pencipta Subhanahu wata’ala dan Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam.

Ada banyak maslahat yang dapat diperoleh bikin diri sendiri atau cak bagi orang lain, jika teristiadat mengerjakan perbuatan baik. Selain dari mendapatkan pahala pecah Halikuljabbar, pula mendapatkan kasih sayang dari sesama.

Kepada kali saja koteng muslim dinasihatkan buat mengerjakan kebaikan?



Merujuk laman
repository.iainpalopo,
Al Qur’an surat An-Nisa : 36 mengklarifikasi bahwa ayah bunda, saudara dan kerabat, momongan yatim, cucu adam miskin, setangga dan teman serta ibnu sabil juga hamba sahaya adalah bertambah utama kerjakan diperlakukan dengan baik.

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya:

“Sembahlah Sang pencipta dan janganlah ia mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, momongan-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan kebalikan sejabat, anak laki-laki sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak mengesir orang-orang nan sombong dan membangga-banggakan diri,”

(QS Ani-Nisa : 36)


Bukan saja kepada sesama sosok, Allah perintahkan berbuat baik pun untuk hewan dan tumbuhan, karena semua itu adalah ciptaan Allah dan terlarang bikin dianiaya. Beberapa hadis menegaskan hal tersebut, seperti contohnya di asal ini, dilansir laman
nu.or.id:

“Rasulullah bersabda: “Barang mana tahu memanjakan biarpun terhadap dabat sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada musim kiamat.”

(HR. Bukhari).

“Seorang wanita timbrung neraka karena seekor kucing yang disekapnya. Sira tidak memberinya bersantap dan tidak membiarkannya makan insek bumi.”

(HR. Bukhari).

“Sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah kita berbahagia pahala (apabila berbuat baik) pada dabat?” beliau berujar, “Lega setiap yang memiliki lever nan basah maka ada pahala.”

(HR. Bukhari dan Muslim).

Walau hendak menyembelih satwa untuk dikonsumsi, dianjurkan buat memberi makan sebelumnya, lain menganiaya, memotong dengan mempekerjakan pisau yang tajam agar ia lebih mudah lengang tanpa ngilu terlalu lama, dan tidak dipukuli hingga mati. Itu semua penggalan pecah perbuatan baik lakukan satwa, baik hewan peliharaan maupun hewan sembelihan.

Dalil perintah berbuat kebaikan yang ada di Al Quran

Berikut ini merupakan beberapa dalil bersumber perintah berbuat guna yang terserah di Al Qur’an diramu dari berjenis-jenis sumber:

Al Qur’an surat Al-Baqarah : 195

(Sang pencipta mengesir anak adam yang berbuat baik)

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di kronologi Almalik, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu koteng ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai turunan-individu yang berbuat baik.” (QS Al Baqarah : 195).

Al Alquran salinan Al Baqarah : 261

(widita akan dilipatgandakan pahalanya)

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: “Perumpamaan (nafkah nan dikeluarkan oleh) orang-hamba allah yang menafkahkan hartanya di perkembangan Allah adalah serupa dengan sebutir sperma nan menumbuhkan sapta bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah menggelapkan gandakan (kadar) buat kali yang Engkau kehendaki. Dan Allah Maha Luas (hidayah-Nya) sekali lagi Maha Mengetahui.” (QS Al Baqarah : 261)

Al Quran surat Ar-Rahman : 60

(Perkelahian berpangkal kemustajaban adalah keefektifan juga)

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Artinya: “Tidak ada pertarungan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS Ar-Rahman : 60)

Al Quran surat Al Zalzalah : 7-8

(Melakukan baik sekecil apapun akan berkat balasan)

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan kurnia seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (resistansi)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan ki kebusukan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan mengawasi (balasan)nya pula.” (QS Al Zalzalah : 7-8)

Al Alquran kopi Al-A’raf : 56

(Larangan membuat kebinasaan dan rahmad bagi orang baik)

Artinya: “Dan janganlah kamu menciptakan menjadikan kehancuran di cahaya muka bumi, sesudah (Halikuljabbar) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tak akan dituruti) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Tuhan amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-A’raf : 56)

Al Quran dokumen
Al-Isra’ : 7

(Balasan masyhur akan kembali kepada diri sendiri)

Artinya: “Jika kamu melakukan baik (berjasa) anda mengerjakan baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat kejam, maka (karas hati) itu untuk dirimu sendiri,” (QS Al-Isra’ : 7)

Al Qur’an sahifah
Al Maidah : 100

(Problem walau menjujut, enggak sama dengan kebaikan)

قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: “Katakanlah: “Tidak setolok yang buruk dengan yang baik, biarpun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-makhluk berlogika, agar dia mujur keberuntungan”. (QS Al Maidah : 100).

(tirto.id –
Sosial Budaya)

Kontributor: Cicik Novita

Penulis: Cicik Novita

Editor: Yulaika Ramadhani



Source: https://tirto.id/ayat-ayat-al-quran-tentang-berbuat-baik-kepada-sesama-dalil-hadits-glkV