Mazmur 23 Ayat 1 6

Ayat bacaan:
Mazmur 23:1
===================
“Almalik adalah gembalaku, takkan kesuntukan aku.”

Tuhan adalah gembalaku, Mazmur 23
“The Lord is my Sheperd, I shall not lack.”
Ayat ini sudah tak asing lagi karena merupakan ayat yang banyak dikutip dalam berbagai kesempatan. Mazmur 23 ini bakal saya pribadi merupakan bagian dari Alkitab yang lalu istimewa dan indah karena gemuk
menggambarkan kerinduan hati Halikuljabbar untuk menuangkan kasihNya kepada hamba allah
secara ringkas tapi jelas. Mazmur 23 hanya terdiri atas 6 ayat, sangat sumir, sekadar isinya lengkap menunjukkan sosok Sang pencipta sebagai Gembala yang luar resmi lakukan kita umatNya, bagaimana Engkau memelopori dan membimbing kita dalam melalui petualangan semangat. Cak semau banyak janjiNya di kerumahtanggaan pasal ini yang akan tinggal memerdukan kita apabila kita renungkan dan simak baik-baik. Tahun ini saya ingin mengajak p versus-teman cak bagi titik api kepada suatu demi satu ayat yang ditulis maka dari itu Daud kerumahtanggaan pasal 23 ini.

1. Basyar Tuhan sebagai Gembala

Pertama, berpangkal ayat satu kita melihat sebuah pembuka yang adalah kunci berfaedah dari ayat-ayat yang menyusul setelahnya. Sang pencipta adalah gembalaku.
The Lord is my shepherd. Gembala adalah orang yang bertanggungjawab atas hayat dan keselamatan ternaknya. Dalam Yohanes 10:1-21 kita dapat melihat rincian lebih jauh mengenai pribadi Gembala nan baik melampaui Yesus.
“Akulah gembala yang baik. Gembala nan baik memberikan nyawanya kerjakan kambing arab-dombanya.”

(ay 11).
“Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-kambing arab-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku sebabat seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.”
(ay 14-15). Yesus sudah membuktikan sendiri akan hal itu, dan kita bisa tahu tentu bahwa bersama Sang Gembala sebagai halnya Yesus kita tidak akan perlu khawatir dalam menjalani hidup kita. Juga kepada Mazmur 23, Kata sheperd privat versi Bahasa Inggris dijelaskan bertambah jauh dengan
“to feed, guide and shield me”.
Keselamatan domba-domba itu terdapat di tangan gembalanya, dan Tuhan siap menuntun, menjaga dan melindungi kita sebagaimana gembala yang baik.

2. Almalik menyenggangkan kebutuhan fisik kita

Ayat selanjutnya berkata
“Sira membaringkan aku di padang yang berumput baru, Ia membimbing aku ke air yang hening.”
(ay 2). Kerinduan Tuhan ialah meletakkan kita di padang rumput baru, di air yang tenang, bukan di gurun kering maupun padang belantara. Tuhan siap menyediakan semua kebutuhan tubuh kita sehingga kita tidak berkekurangan bahkan berkelimpahan. Tutuplah mata anda dan coba bayangkan diri anda berbaring di sebuah padang rumput hijau dengan arus air yang tenang. Bukankah itu terasa suntuk nyaman? Begitu juga itulah nan Sira sediakan bagi kita.

3. Sang pencipta menyediakan kebutuhan rohani kita

Ayat 3 berkata
“Ia menyegarkan jiwaku. Beliau menuntun aku di jalan yang etis oleh karena nama-Nya.”
Disini Tuhan menyatakan secara sinkron bahwa Kamu tidak akan membiarkan jiwa kita kersang dan kering. Ada

“Air Spirit”

yang siap Dia alirkan bagi kita, seperti yang dikatakan Yesus kepada seorang wanita Samaria di sumur.
“Jikalau kamu sempat tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminang kepada-Nya dan Ia telah menyerahkan kepadamu air sukma..barangsiapa menenggak air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk sejauh-lamanya. Sebaliknya air nan akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.
(Yohanes 4:11,14).

4. Pelibatan privat masa-perian sukar

Makin lanjut privat ayat berikutnya kita bisa menemukan sebuah janji yang tidak kalah pentingnya, yaitu pengikutan Tuhan dalam masa-masa sukar.
“Sekalipun aku bepergian dalam lembah kekelaman, aku tidak tegak bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.”
(ay 4). Lihatlah bahwa Tuhan mengatakan:

Tidak akan afiliasi meninggalkan
kita sorangan di luar sana,
out there in the wilderness, even in the deep, sunless valley of the shadow of death.



Menuntun
kita kembali momen kita memerlukan koreksi arah dengan “gada dan tongkatNya”

Menyisihkan penghiburan, dengan terus berteman dengan kita di musim-masa sukar yang tergelap sekalipun.

5. Memberi kesentosaan meluap

Ayat berikutnya mengatakan
“Beliau menyisihkan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan petro; pialaku munjung melimpah.”
(ay 5). Tak hanya sekedar menyediakan sedikit, tetapi memberikannya n domestik kemewahan,
until our cup runs over. God is the greatest Giver, Ia tinggal dermawan dan siap menyediakan barang apa sesuatunya sebatas berkelimpahan.

6. Membagi apa sesuatu yang baik kerjakan kala nanti kita

“Amal dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan tutup mulut kerumahtanggaan flat TUHAN sepanjang masa.”
(ay 6). Disini kita boleh melihat sebuah masa depan nan indah disediakan buat kita. Berlimpah internal rumah Tuhan akan menjamin semua kebutuhan kita tercukupi. Ada penungguan dan hari depan yang tentu ketika kita ada di internal Dia, dan Dia tinggal di n domestik kita.

Mazmur 23 memuat kunci-kunci penting akan kebaikan Tuhan yang siap Kamu limpahkan kepada kita. Mengetahui bahwa Tuhan meluangkan kebutuhan-kebutuhan kita dan akan rajin lampir kita merupakan sebuah penghiburan dan faedah nan asing biasa. Tidakkah kita membutuhkan itu semua kerumahtanggaan menjalani kehidupan di wajah bumi ini yang sulit, terkadang tambahan pula dapat lebih sulit dari perkiraan maupun kemampuan kita. Maka janji-janji Tuhan ini akan lewat menguatkan kita dalam menjalaninya.
Knowing that God never ignores us, He cares, and He loves us. Isn’kaki langit it wonderful?
Mari kita renungkan dalam-dalam Mazmur 23 tahun ini, dan lepaskanlah kepanikan berpunca diri anda,

because The Lord is our shepard, we shall not lack.

Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Source: http://www.renunganharianonline.com/2011/02/mazmur-23.html