Media Tanam Hidroponik Botol Bekas

Daur ulang botol plastik sebagai media tanam
Botol plastik perumpamaan media tanam hidroponik (Perigi: Pinterest.com)

Dari sekian banyaknya limbah yang dihasilkan manusia sampah anorganik merupakan limbah yang dahulu berbahaya bagi mileu  dan  kesehatan  manusia khususnya  sampah  plastik,  nan keberadaannya  kadang  dianggap  kecil dan bukan sesuatu yang harus di khawatirkan. Sebagaimana kita yang sempat bahwa plastik merupakan salah  satu  ‘padanan’  terbesar  lingkungan  yang berdampak buruk karena  sifat  plastik  nan  memang  susah  diuraikan  oleh  persil  meskipun  sudah  tertimbun  bertahun- tahun.

Pemanfaatan juga  sampah  anorganik  merupakan salah  satu cara yang minimal tepat dilakukan bakal tetap menjaga kelanggengan lingkungan, salah satunya pemanfaat pot plastik seumpama media bercocok tanam. Metode ini diambil karena prosesnya nan praktis dan tentunya dulu ramah lingkungan.


Baca Lainnya : Tanami : Durian, Budidaya sang Bau Saja Lezat

Di era masa ini, masalah terbesar yang membuat mahajana culas atau tidak ingin bertemu dengan tanam adalah dikarenakan tidak adanya lahan yang memadai dan biasanya
mindset
 umum menganggap bahwa berjumpa dengan tanam itu suatu peristiwa yang merepotkan. “mending beli aja”.

Disini metode hidroponik hadir misal solusi bersua dengan tanam yang praktis serta efisien untuk masyarakat yang sepanjang ini kewalahan mengenai petak dan segala apa kerepotannya. Keterbatasan tanah di perkotaan sekarang bukanlah rintangan kerjakan bertemu dengan tanam. Dengan sistem tanam hidroponik kendala petak dapat diatasi dengan hasil yang tidak kalah bagusnya dengan sistem tanam konvensional.

Ads

Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Prinsip Mudah Bercocok Tanam Hidroponik

Salah satu keunggulan metode hidroponik ialah kepraktisan dalam bertemu dengan tanam di kapling yang sempit. Pemeliharaan dan gempuran berpangkal hama penyakit sekali lagi nisbi kecil tetapi dengan mutu hasil pohon yang berkualitas serta tahan lama.

Metode berdapat tanam hidroponik telah banyak dikembangkan di Indonesia. Metode penanaman ini silam bagus cak bagi menarung seruan ketahanan pangan justru bagi masyarakat nan tidak memiliki tanah yang luas.

Intern proses pembuatan hidroponik ini, kita menggunakan sistem Wick (Wick System).
Wick System
yakni sistem hidroponik paling tersisa. Pada prinsipnya,
Wick System
(sistem sumbu) ini saja membutuhkan sumbu yang dapat menghubungkan antara cairan zat makanan pada bak penampung dengan sarana tanam. Sistem ini adalah sistem nan pasif nan berarti tidak ada bagian yang bergerak. Sistem ini sangat cocok bakal dibuat detik pertama kali belajar hidroponik.

Sudah menginjak tertarik mencoba kreasi daur ulang botol plastik jadi media tanam hidroponik? Yuk simak apa saja yang diperlukan dan dibutuhkan untuk mulai bercocok tanam metode hidroponik ini.

  1. Siapin Perabot dan Bahan yuk
Cara mudah membuat Tanaman hidroponik
Alat dan bahan tanam hidroponik (Sumber: dekoruma.com)

Disini organ dan mangsa yang dibutuhkan adv amat tertinggal dan mudah di bisa:

  • Botol eks minuman ukuran 1500ml
  • Gunting, pisau atau
    Cutter
  • Sumbu, kain medan, maupun perca flanel sebagai pengalir nutrisi (Wick System)
  • Plastik hitam arena lakukan menyelimuti fragmen bawah, sebaiknya sorot matahari tidak masuk kedalam botol yanng menimbulkan lumut.
  • Bibit tanaman yang sudah dikembangkan di kendaraan
    rockwool
  • Zat makanan serat A&B (berbentuk cair alias bubuk). Dapat ditemukan di toko khusus tumbuhan atau perkebunan. Sesuaikan macam gizi dengan tanaman yang dipilih (sayur ataupun buah)
  • Air
  1. Mari mulai membentuk
Langkah-langkah menanam hidroponik
Awalan-awalan takhlik Wick System Hydroponic (Mata air: dekoruma.com)

Tanaman hidroponik dengan menggunakan sistem wick pada botol bekas
Pohon hidroponik secara teknik wick menggunakan botol bekas (Sendang: Portaljember)

  • Potong bagian atas jambang taksir-duga 10cm dari ujung botol (jika dirasa terlalu tahapan, boleh dipotong lagi 10cm penggalan tengahnya).
  • Buatlah lubang di kanan dan kidal pada ujung botol menggunakan
    cutter
    atau gunting kira-kira sepanjang 2cm untuk menjaringkan reja flanel.
  • Masukkan kain flanel melampaui lubang dari kidal ke kanan atau sebaliknya, lalu secara tertunggang masukkan potongan tutup botol nan sudah di berikan tiras flanel  ke pot putaran bawah.
  • Tuangkan air zat makanan hidroponik ke botol penggalan bawah kira-terka 2/3 bermula panjang botol.
  • Letakkan pohon yang sudah dikembangkan di media
    rockwool
    dan mutakadim siap pindah tanam hingga menyentuh kain flanel.
  • Tutup penggalan pangkal pot menggunakan plastik hitam seharusnya tidak tembus sinar matahari.
  • Biarkan tanaman bertunas dan tidak lupa untuk sekali-kali menyelidiki.

Untuk perawatannya hanya perlu menginvestigasi kurang lebih 3 hari sekali lakukan air nutrisinya. Takdirnya sudah habis, bisa ditambahkan lagi atau airnya kotor dapat diganti dengan air nutrisi yang baru. Lampau mudah bukan membuat kreasi daur ulang botol plastik ini?

LindungiHutan yakni Mimbar Crowdfunding Penggalangan Dana Online lakukan Konservasi Hutan dan Lingkungan. Dalam rangka mendukung kegiatan penghijauan teman-musuh di Indonesia, yuk bopong Propaganda Tunggul daerahmu dengan menyekar pada situs berikuthttps://lindungihutan.com/kampanyealam.

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!

Source: https://wanaswara.com/daur-ulang-botol-plastik-jadi-media-tanam-hidroponik/