Niat Sholat Hajat 4 Rakaat 2 Salam

1. Niat sholat hajat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ushallī sunnatal hājati rak’ataini adā’an lillāhi ta’ālā.

Artinya, “Aku menyangka shalat sunnah cerih dua rakaat tunai karena Halikuljabbar SWT.”

2. Takbiratul ihram

3. Mendaras doa iftitah, dilanjutkan dengan Surat Al-Fatihah, kemudian mengaji pelecok satu surat n domestik Al-Qur’an

4. Rukuk sambil membaca tasbih tiga kali

5. Iktidal

6. Sujud yang mula-mula membaca tasbih tiga kali

7. Duduk di antara dua sungkem

8. Sujud nan kedua sambil mendaras tasbih tiga kali

9. Setelah rakaat yang mula-mula, bagi rakaat kedua seperti cara di atas. Kemudian tasyahud akhir. Setelah itu membaca salam dua kali

10. Seandainya dilakukan sebanyak catur rakaat dengan satu salam, setelah dua rakaat simultan berdiri minus memakai tasyahud awal. Lanjutkan rakaat ketiga dan keempat lalu tasyahud akhir dan membaca salam dua boleh jadi.

Tahmid Sholat Hajat….

Dikutip dari islam.nu.or.id, setelah sholat residu dinasihatkan untuk mendaras doa:

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهَ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Artinya, “Mahasuci Zat nan mengenakan mahamulia dan bercakap dengannya. Mahasuci Zat yang mengedrop iba dan menjadi sani akhirnya. Mahasuci Zat pemilik ketinggian dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu hendaknya bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan segel-Mu nan adv amat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan awam yang tidak boleh dilampaui oleh hamba yang tetap dan durjana,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], tempaan permulaan, halaman 103-104).

Tata cara sholat hajat meminta keturunan selepas membaca doa ini, dianjurkan doa sendiri dengan menamakan cirit (kemauan) khususnya. Selain untuk memperoleh baka,

sholat hajat

juga dapat dilakukan kerjakan meminang apapun yang diinginkan kepada Tuhan SWT.

(lus/erd)

Source: https://news.detik.com/berita/d-4733036/tata-cara-sholat-hajat-dan-doanya-yang-mustajab/2