ESUS
 mengobati hamba seorang perwira Romawi. Penyembuhan itu terjadi maka itu karena iman dan kampanye dari puas sang perwira untuh hambanya. Yesus sudah lalu menolong orang bukan, yang pada waktu itu dianggap sebagai orang kufur. Inilah wujud dari nasehat Paulus kepada Timotius, “Aku menasehatkan: naikkanlah permohonan, tahlil syfaat, dan ucapan syukur untuk semua orang, bakal raja-emir dan buat semua pembesar agar kita hidup tenang dan tenteram privat apa kesalehan dan kehormatan”( Skuat. 2: 1 – 2).

Perwira yang dipuji Yesus (bdk.Luk. 7:9) boleh menjadi eksemplar teladan n domestik tahlil dan tindakan bagi sesame. Perwira itu tak hanya bicara soal iman, tetapi sekali lagi kebaikannya mewujud dalam tindakan menolong hamba allah lain yang ditandai dengan membantu pembangunan rumah ibadat dan mengimpor kesembuhan bagi hambanya. Semoga iman kita kepada Yesus terwujud dala kehidupan sehari-hari dengan mendoakan orang lain, berbuat kebaikan, dan konsisten dalam kepercayaan.

Allah Yesus, terima hidayah atas segala berkat-Mu atas hidupku. Sepatutnya aku punya iman yang teguh sebagaimana sang Perwira nan memohon kesembuhan bagi hambanya.

Sumber: Ziarah Batin 2022

Kredit Foto: Yesus mengobati seorang perwira taruna/wikipedia