Seniman Yang Membuat Patung Tersebut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia independen

Monumen Patung Dirgantara
atau bertambah dikenal dengan nama
Reca Pancoran
adalah pelecok suatu monumen patung yang terwalak di Jakarta. Letak monumen ini berada di area Pancoran, Jakarta Selatan.[1]
Tepat di depan obsesi perkantoran Wisma Aldiron Dirgantara nan dulunya merupakan Kwartir Ki akbar TNI Angkatan Udara. Posisinya nan politis karena merupakan gerbang gerbang merentang Jakarta untuk para pelimbang nan baru belaka mendarat di Bandar Peledak Halim Perdanakusuma.

Ide pertama pembuatan reca adalah dari Kepala negara Soekarno yang menghendaki agar dibuat sebuah patung akan halnya dunia penerbangan Indonesia alias kedirgantaraan. Arca ini melukiskan manusia angkasa, nan berarti menyantirkan sukma keberanian bangsa Indonesia untuk bertualang angkasa

Rekaman

[sunting
|
sunting sumur]

Patung ini dirancang maka dari itu Edhi Sunarso selingkung tahun 1964 – 1965 dengan bantuan dari Keluarga Arca Yogyakarta. Padahal proses pengecorannya dilaksanakan makanya Pengecoran Arca Perunggu Berseni Ornamental Yogyakarta pimpinan I Gardono. Berat patung nan terbuat mulai sejak perunggu ini sampai ke 11 Ton. Sementara panjang arca itu koteng ialah 11 Meter, dan kaki patung sampai ke 27 Meter. Proses pembangunannya dilakukan maka dari itu PN Hutama Karya dengan Ir. Sutami seumpama arsitek pelaksana.

Pengerjaannya adv pernah mengalami keterlambatan karena peristiwa Gerakan 30 September PKI sreg tahun 1965.

Patung Dirgantara pada tahun 1971.

Rang patung ini berdasarkan atas tuntutan Bung Karno lakukan mencadangkan keperkasaan bangsa Indonesia di bidang dirgantara. Penekanan dari desain patung tersebut berfaedah bahwa bakal mencapai keperkasaan, bangsa Indonesia mengandalkan rasam-sifat Jujur, Bagak dan Bersemangat.

Proses pemasangan Patung Dirgantara rajin ditunggui oleh Bung Karno, sehingga kehadirannya sering merepotkan aparat negara yang bertugas menjaga keamanan sang pemimpin negara. Alat pemasangannya sederhana cuma yaitu dengan menggunakan Jejer tekanan listrik tangan. Patung yang berat keseluruhannya 11 ton tersebut terbagi dalam potongan-potongan nan sendirisendiri beratnya 1 ton.[2]

Pencantuman patung Dirgantara kesudahannya dapat selesai puas tutup tahun 1966. Reca Dirgantara ditempatkan di lokasi ini karena strategis, yaitu ki gerbang negeri Jakarta Selatan dari Bandar udara Halim Perdanakusumah selain itu akrab dengan (dahulu) Markas Besar Angkatan Udara Republik Indonesia.

Catatan Tungkai

[sunting
|
sunting perigi]


  1. ^


    “Dirgantara, Monumen”.
    encyclopedia.jakarta-tourism.go.id
    . Diakses tanggal
    2020-02-12
    .





  2. ^


    “Arca Dirgantara Pancoran”. 22 Juli 2022.



Pranala luar

[sunting
|
sunting sumur]

  • (Indonesia)
    Monumen Dirgantara, Hasil Penjualan Oto Pribadi
  • (Indonesia)
    Patung Dirgantara Pancoran



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Patung_Dirgantara