Soal Essay Tentang Perumusan Pancasila

Soal (Uraian) Materi Pancasila

1. Nilai-nilai Pancasila mengandung relasi hak dan beban. Jelaskanlah!

Jawaban:
Angka-angka Pancasila mengandung koneksi hak dan pikulan
a. Kontak vertikal ( Turunan dengan Yang mahakuasa)
b. Rangkaian mendatar (Manusia dengan manusia)
c. Persaudaraan saintifik (Manusia dengan alam)

2. Problem pokok filsafat Pancasila bersumber kepada 5 ki kesulitan keadilan. Jelaskanlah!

Jawaban:
2. Masalah pokok filsafat Pancasila bersumber kepada 5 masalah keadilan
a. Pertama bagaimana hubungan antar agama dan negara? Kelainan ini dijawab dengan kaidah Rabani YME.
b. Kedua bagamana hubungan antar bangsa/antarnegara ? Ki aib ini dijawab dengan prinsip perikemanusiaan.
c. Ketiga siapakah sumber dan pemegang kekuasaan negara ? Masalah ini dijawab dengan prinsip kerakyatan.
d. Keempat segala intensi negara ? Komplikasi ini dijawab dengan prinsip negara kesentosaan.
e. Kelima apa negara itu ? Masalah ini dijawab dengan kaidah kebangsaan Indonesia

3. Tunjukkanlah bukti-bukti rasional yang menyatakan Pancasila adalah nilai dasar fundamental bakal Negara Indonesia!

Jawaban:

Bukti-bukti masuk akal yang menyatakan Pancasila yaitu poin dasar fundamental lakukan Negara Indonesi
a. Mula-mula: persaksian terhadap Tuhan.
b. Kedua: person yang bernilai.
c. Ketiga: menjaga eksistensi Negara keekaan.
d. Keempat: berusul, oleh dan bagi rakyat.
e. Kelima: keadilan sosial menuntut informasi struktur-struktur sosial yaitu ekonomi, ketatanegaraan, budaya, dan ideologi kerja paksa yang lebih baik dan akomodif thd kepentingan masyarakat.

4. Kenapa Pancasila dan Pengenalan UUD 45 dijadikan umpama pokok-pokok kaidah Negara nan fundamental ?

Jawaban:

Karena didalamnya terkandung juga konsep-konsep sebagai berikut:
a. Dasar-dasar pembentukan Negara yaitu tujuan Negara, asas politik Negara (Negara RI da berkedaulatan rakyat), dan asas kerohanian Negara (pancasila).
b. Ketentuan diadakannya UUD ialah….. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia intern satu UU dasar Negara Indonesia”. peristiwa ini menunjukkan adanya sumber hukum.

5. Kelima Pancasila perumpamaan satu ketunggalan. Jelaskanlah uraian anda!

Jawaban:

Kelima Pancasila laksana suatu kesatuan:
a. Terdiri atas bagian2 yg tdk terpisahkan.
b. Masing-masing bagian mempunyai fungsi dan takhta idiosinkratis.
c. Meskipun berbeda tidak tukar bertentangan, semata-mata saling melengkapi.
d. Keseluruhan membina bagia-bentuk
e. Tidak boleh satu sila pun ditiadakan, melainkan merupakan satu kesendirian.

6. Bagaimanakah konsep Negara menurut Pancasila ?

Jawaban:

Konsep Negara menurut Pancasila:
a. Negara persatuan yang meliputi kehidupan masyarakat yang bersifat sosialistis – religius.
b. Nasib kekeluargaan dan kebersamaan.
c. Kehidupan persatuan.
d. Musyawarah.
e. Menghendaki keadilan sosial.

7. Apakah Pancasila memenuhi syarat bagaikan ideologi ? Jelaskan pendapat anda!

Jawaban:

Sebagai ideologi nasion dan negara indonesia, pancasila diangkat pecah nilai-nilai adat istiadat, peradaban serta skor religius yang terdapat dalam pandangan nyawa mahajana indonesia

8. Jelaskan kenapa Pancasila berkepribadian integralistik?

Jawaban:

Pancasila berkepribadian integralistik:
a. Mengandung spirit kekeluargaan kerumahtanggaan solidaritas.
b. Adanya kehidupan kerja sama (gotong royong)
c. Memelihara persatuan dan kesatuan
d. Mengutamakan pembicaraan untuk mufakat.

9. Mengapa Pancasila menjadi ideologi nasional? Jelaskan!

Jawaban:

Pancasila sebagai ideologi kewarganegaraan di karenakan karena nilai-nilai terkandung privat ideology Pancasila menjadi cita-cita normative tata Negara. Secara luas bisa diartikan bahwa visi atau sisi berpokok penyelenggaraan arwah berbangsa dan bernegara Indonesia yaitu terwujudnya kehidupan yang ber-Ketuhanan, yang ber-Kemanusiaan, yang ber-Persatuan, yang ber-Demokrasi, dan yang ber-Keseimbangan.

10. Dalam filsafat Pancasila terdapat tiga tingkatan nilai sebagai bagan aksiologi mulai sejak Pancasila, yakni nilai radiks, ponten instrumental dan angka praxis. Jelaskan!

Jawaban:

Tiga strata nilai bagaikan tulang beragangan aksiologi dari Pancasila:
a. Skor Sumber akar
Poin rabani Yang Maha Esa Mengandung kekuatan adanya pengakuan dan keagamaan bangsa terhadap adanya Tuhan ibarat pancipta alam semesta. Dengan ponten ini menyatakan nasion indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang kafir
b. Skor Instrumental
Ponten yang berbentuk norma sosial dan norma hukum yang lebih lanjut akan terkristalisasi dalam peraturan dan mekanisme rang-susuk negara.
c. Biji Praxis
Angka nan sesungguhnya kita laksanakan dalam kenyataan. Ponten ini merupakan batu ujian apakah nilai dasar dan nilai instrumental itu betul-betul hidup dalam masyarakat.

11. Bagaimana usaha kita cak bagi ki ajek menegakkan Pancasila bagaikan filsafah, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?

Jawaban:

Operasi kita untuk tetap menegakkan Pancasila sebagai filsafah ialah dengan pelahap menjadikan pancasila sebuah sumber akar setiap apa yang akan kita kerjakan, sehingga tujuan bersama dapat tergapai secara maksimal adalah tujuan membentuk publik sejahtera

12. Kenapa Pancasila dipilih menjadi dasar Negara Indonesia?

Jawaban:

Karena Pancasila memberikan corak nan tunggal kepada bangsa Indonesia dan tidak boleh dipisahkan semenjak bangsa Indonesia, serta adalah ciri khas yang boleh membedakan bangsa Indonesia berbunga bangsa yang bukan.

13. Segala tujuan yang akan dicapai oleh nasion Indonesia dengan adanya Pancasila?

Jawaban:

Tujuan yang akan dicapai oleh bangsa Indonesia, yaitu suatu umum adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila di dalam medan negara kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, beraduk dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan nasion yang tenang dan tenteram, tenteram, tertib dan dinamis serta dalam mileu kontak dunia nan merdeka, bersahabat, tertib dan akur.

14. Apa yang akan terjadi jika Pancasila lain direalisasikan internal vitalitas sehari-hari?

Jawaban:

Apabila Pancasila tidak menyentuh atma nyata, tidak kita rasakan wujudnya internal nasib sehari-musim, maka lambat laun kehidupannya akan kabur dan disiplin kita kepada Pancasila akan luntur. Siapa Pancasila akan doang sederhana intern buku-buku sejarah Indonesia. Apabila ini terjadi maka apa dosa dan noda akan melekat lega kita nan hidup di masa kini, sreg generasi yang telah begitu banyak berkorban lakukan menegakkan dan membela Pancasila.

15. Jelaskan denotasi Pancasila sebagai sumber mulai sejak barang apa sumur hukum!

Jawaban:

Pancasila bak sumber dari apa hukum ataupun sebagai sumber tertib hukum Indonesia maka setiap produk hukum harus berpunca dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.

16. Tuliskan pasal yang menata tentang Pancasila umpama sendang berbunga segala apa sumber syariat ?

Jawaban:

Pasal 2 UU No.10 tahun 2004 tentang pembentukan perundang-invitasi nan menyatakan “Pancasila merupakan mata air dari segala apa sumber hukum negara”.

17. Di sumber hukum mana saja Pancasila tertulis?

Jawaban:

Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yakni Perkenalan awal UUD 1945, kemudian dijelmakan alias dijabarkan selanjutnya dalam muslihat-ki akal pikiran, yang meliputi suasana ilmu sufi berpangkal UUD 1945, yang puas akibatnya dikongkritisasikan ataupun dijabarkan dari UUD1945, serta hukum positif lainnya.

18. Apa hubungan HAM dengan Pancasila sila ke-1 dan sila ke-2?

Jawaban:

Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa HAM yakni hak-kepunyaan yang bawah yang terpatok puas orang sejak lahir yang diberikan oleh oleh Tuhan nan ada kaitanya dengan sila ke-1 yang berisi tentang setiap manusia yang lahir memiliki hak/kebebasan dalam beragama/menganut agama tertentu nan termuat kerumahtanggaan undang-undang, begitu juga Selam, Protestan, Katholik, Hindu dan Budha, sila ke-2 yang berisi tentang manusia punya hak bagi mendapatkan keadilan dalam berbagai bidang seperti hukum, pendidikan dan kesegaran

19. Apa hubungan HAM dengan Pancasila sila ke-3?

Jawaban:

Sila ke-3 yang berisi tentang setiap manusia berhak untuk merasakan kesentosaan, kenyamanan, keamanan dan ketertiban atau tidak adanya perseteruan. Dan juga mengamanatkan adanya unsur pemersatu diantara warga Negara dengan kehidupan rela berkorban dan memangkalkan kelebihan bangsa dan Negara diatas arti pribadi atau golongan, kejadian ini sesuai dengan prinsip HAM dimana kiranya sesama makhluk bergaul satu sekelas lainnya privat roh persaudaraan.

20. Apa hubungan HAM dengan Pancasila sila ke-4?

Jawaban:

Sila ke-4 berisi tentang kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan dicerminkan privat jiwa pemerintahan, bernegara, dan bermasyarakat yang demokratis. Menghargai nasib baik setiap warga negara untuk bernegosiasi mufakat yang dilakukan tanpa adanya impitan, paksaan, ataupun campur tangan yang membelenggu eigendom-peruntungan kooperasi publik.

21. Segala hubungan HAM dengan Pancasila sila ke-5

Jawaban:

Sila ke-5 kebal tentang keadilan internal hal bermasyarakat ataupun enggak adanya diskriminasi/perbedaan perlakuan.

22. Barang apa perkariban UUD 1945 secara keseluruhan dengan Pancasila?

Jawaban:

Dengan tetap mencatat keagungan ponten-kredit nan terkandung dalam Pancasila dan dengan memperhatikan perpautan dengan mayat tubuh UUD yang memuat sumber akar falsafah negara pancasila dan UUD 1945 merupakan ketunggalan yang tak bisa dipisahkan bahkan ialah rangkaian kesatuan angka dan norma yang terpadu. UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal nan merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran terkandung kerumahtanggaan UUD 1945 yang bukan lain adalah pokok pikiran: persatuan Indonesia, keadilan sosial, kebebasan rakyat bersendikan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan dan ketuhanan Nan Maha Esa menurut kemanusiaan yang objektif dan bertamadun, yang tidak lain adalah sila dari Pancasila, sementara itu Pancasila itu sendiri memancarkan skor-skor luhur yang sudah lalu fertil mengasihkan semangat kepada dan terpasang dengan khidmat privat perkakas UUD 1945. semangat dan yang disemangati pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Seperti telah disinggung di roman bahwa di samping Undang-Undang dasar, masih ada syariat dasar yang bukan tertulis nan juga ialah sumur hukum, yang menurut penjelasan UUD 1945 merupakan ‘aturan-adat bawah nan timbul dan terpelihara n domestik praktek penyelengaraan negara, meskipun tidak termasuk’. Inilah nan dimaksudkan dengan konvensi atau sifat ketatanegaraan sebagai tambahan alias pengisi kekosongan yang timbul mulai sejak praktek kenegaraan, karena aturan tersebut tidak terdapat dalam Undang-Undang Dasar.

Source: https://www.balkopites.com/2020/01/soal-esai-pancasila.html