Summer Artinya Dalam Bahasa Indonesia

Children of God
(COG) yang belakangan dikenal sebagai
Family of Loves
(Keluarga Kasih),
Keluarga, dan masa ini
Keluarga Jagat
adalah sebuah gerakan agama baru nan dimulai pada 1968 di Huntington Beach, California, Amerika Perkongsian. Ini adalah bagian dari
Jesus Movement
(Kampanye Yesus) sreg akhir tahun 1960-an. Sebagian ki akbar anggotanya mulai sejak dari persuasi hippie. Aksi ini adalah riuk satu dari banyak propaganda lainnya yang membangkitkan kontroversi sekte pada tahun 1970-an dan 1980-an di Amerika Serikat dan Eropa dan memicu kelompok inkompatibel-sekte terorganisasi pertama (FREECOG).

Darurat gerakan ini bertumbuh dan meluas di seluruh bumi, demikian lagi pesannya—keselamatan, Milenarianisme, revolusi rohani melawan dunia luar nan mereka tutur sebagai “Sistem”—dan kontroversi yang muncul sebagai akibatnya. Lega 1974, operasi ini menginjak bereksperimen dengan metode penginjilan yang disebut
Menjala dengan Lirikan
(Flirty Fishing)—dengan menggunakan sensualitas untuk memperlihatkan pemberian Almalik dan memenangkan anggota baru dan mendapatkan dukungan. Praktik ini dihentikan pada 1987. Pendiri dan kepala mereka yang diakui sebagai nabi, David Berg, berkomunikasi dengan para pengikutnya melalui
Surat-surat Mo
(Mo Letters)—adalah surat-surat yang berisikan tajali dan nasihat tentang berbagai ragam topik rohani dan praktis—sampai ia meninggal dunia plong akhir 1994. Setelah kematiannya, jandanya, Karen Zerby menjadi penasihat Batih.

Kehidupan seksual yang bebas berbunga kerumunan ini, penerbitan dan distribusi tulisan-tulisan, foto-foto dan video mereka nan menganjurkan dan mendokumentasikan roh seksual antara basyar dewasa dan anak asuh-anak, serta seksualisasi momongan-momongan, menyebabkan munculnya bermacam ragam laporan tentang perantaraan seksual antara orang dewasa dan momongan-anak. Bilang penyidikan syariat dan akademik pada tahun 1990-an menyimpulkan “Anak bini” sebagai sebuah lingkungan yang tenang dan tenteram kerjakan momongan-momongan, semata-mata penyidikan-penyidikan itupun juga menyoroti masalah-masalah plong masa lampaunya. Kepala “Keluarga”, yang mengakui bahwa hanya bilang anak yang mengalami pelecehan sejak 1978 hingga 1985, takhlik kebijakan yang melarang hukuman yang berlebihan maupun kontak seksual apapun antara orang dewasa dan momongan-anak katai. Mereka yang terbukti melecehkan anak-anak selepas Desember 1988 dikucilkan berasal keanggotaan “Keluarga”. “Batih” mewajibkan insan-orang yang memutuskan untuk melaporkan pelecehan anak-anak kepada pihak penegak hukum ataupun mengamalkan permintaan syariat terhadap pihak yang dituduh mengamalkan pelecehan bakal meninggalkan kelompok ini sewaktu-waktu.Ataupun, apabila si tersangka pelaku pelecehan itu sudah lalu dikucilkan karena melakukan pelecehan kepada anak asuh-anak, akan diturunkan status keanggotaannya hingga masalahnya diselesaikan.

Pada Januari 2005 sendiri panggung anggota “Keluarga” dibunuh makanya Ricky Rodriguez, anak angkat pemimpin kelompok ini, yang mutakadim meninggalkan kelompok ini beberapa masa sebelumnya. Rodriguez kemudian melakukan bunuh diri. Hal ini mengejutkan anggota-anggota “Tanggungan” atau mereka yang pernah menjadi anggotanya, dan menimbulkan perhatian media nan memadai lautan. Sehingga

Kepercayaan

[sunting
|
sunting sumber]

Artikel utama: Kepercayaan Children of God

Para teolog telah menempatkan dogma dasar “Keluarga” n domestik tradisi Kristen nan historis, ditambah dengan beberapa kepercayaan yang tak ortodoks. Hingga batas tertentu, mereka mengidentifikasikan diri, dan akan dipandang makanya kebanyakan orang, sebagai manusia Kristen fundamentalis, meskipun sebagian dari keyakinan dan praktik mereka yang lebih radikal tentu akan dianggap non-tradisional, atau bahkan sesat, oleh biasanya hamba allah Kristen fundamentalis.

“Keluarga Jagat rat” menyatakan bahwa mereka percaya bahwa Injil adalah Firman Allah yang diilhamkan dan penyataan yang suci. David Berg dianggap sebagai seorang nabi maka dari itu mereka, kerumahtanggaan kekuatan sebagai hamba allah yang menyampaikan pesan-pesan dari Allah, bukan terutama perumpamaan individu nan meramalkan masa depan, sungguhpun sering kelihatannya ia berusaha melakukan keadaan itu, dan biasanya ternyata bukan akurat. Mereka berkeyakinan bahwa jabatannya telah diturunkan kepada istrinya, Karen Zerby, bilamana kematiannya. Mereka menganggap gubahan-coretan nan diterbitkan lazim dari mereka bedua, belaka bukan barang apa sesuatu yang telah mereka tulis, andai adegan dari
Firman Allah.
Provisional ada pemahaman kerumahtanggaan gerakan ini bahwa semua
firman
tidaklah mempunyai signifikansi yang sederajat, pada kenyataannya semuanya itu utama bagi dibaca dan diperhatikan.

Mereka berkeyakinan bahwa Pemberitahuan Agung penginjilan dunia merupakan tugas berpunca setiap orang Serani, dan bahwa hidup mereka harus dipersembahkan demi pelayanan kepada Allah dan khalayak lain. Mereka mempunyai bilang tingkat kewargaan dan para “Murid Keluarga” nan paling tangga komitmennya nyawa secara komunal (bersama-sama). Mereka juga sangat mencadangkan anggotanya untuk mempunyai anak. Meskipun batih berencana awal lalu tidak dinasihatkan, pilihannya diserahkan kepada setiap individu dan praktiknya ternyata cukup lazim.

Sebuah wahyu sentral dari dogma mereka merupakan “Hukum Kasih”. Secara sederhana, ajaran ini mengatakan bahwa bila tindakan seseorang dimotivasikan oleh kasih yang tidak individualis dan mumbung pengorbanan dan tidak dimaksudkan untuk menyakiti anak adam lain, maka tindakan itu sesuai dengan Kitab Suci, dan dengan demikian resmi di mata Allah. Mereka percaya bahwa ajaran ini menyelesaikan semua hukum Alkitab lainnya, kecuali syariat nan melarang homoseksualitas, yang mereka yakini bagaikan satu “kekejian” di mata Allah. Mereka berketentuan bahwa Sang pencipta menciptakan libido khalayak, bahwa syahwat adalah kebutuhan emosional dan awak, dan merupakan sesuatu yang alamiah, dan bahwa hubungan heteroseksual antara orang yang dianggap dewasa menurut hukum dan sejajar-sejajar kepingin, adalah suatu kengerian yang murni dan alamiah bermula ciptaan Allah, dan diizinkan menurut Kitab Putih. Para anggota dewasa boleh berhubungan seksualitas dengan sesama anggota dewasa yang bertentangan variasi. Akil balig di atas usia 16 tahun juga diizinkan berhubungan libido dengan remaja yang seusia mereka. Hubungan syahwat antara momongan-anak dan turunan dewasa dilarang keras. Para anggota “Anak bini” silam dianjurkan lakukan bersambung seks dengan anggota nan manapun nan mungkin membutuhkan. Situasi ini disebut “berbagi” ataupun “jalinan seks pengorbanan”. Tak seorangpun boleh dipaksa melakukan perhubungan seks di asing kehendak mereka, namun anggota-anggota yang tidak “berbagi” dianggap egois dan tidak mengasihi.

Seperti halnya dengan aksi-manuver apokaliptik dan milenarian lainnya, mereka berkeyakinan bahwa mereka kini hidup pada satu masa nan dikenal kerumahtanggaan Kitab Suci ibarat “Hari-hari Anak bungsu” alias “Pengunci Zaman”, yaitu masa yang akan segera diikuti maka itu eksistensi Yesus Kristus yang kedua kalinya. Sebelum peristiwa itu menclok, mereka berkepastian bahwa dunia akan diperintah selama 70 periode oleh seseorang yang dikenal bak Anti Kristus, yang akan menciptakan satu rezim sedunia. Sreg pertengahan masa pemerintahannya, engkau akan sepenuhnya dikuasai maka itu Setan dan hal itu akan mempercepat suatu masa yang penuh dengan kesusahan nan dikenal ibarat Zaman Kesusahan Ki akbar. Ini adalah suatu musim yang munjung dengan teratu yang hebat atas basyar-orang Kristen serta masa di mana banyak terjadi bencana pataka dan bisikan-bisikan tak nan tak alamiah. Lega penutup masa ini, insan-hamba allah Kristen yang setia akan diangkat ke surga dalam satu kejadian yang dikenal andai Pengangkatan yang akan segera diiikuti oleh suatu pertampikan antara Yesus dan Si Anti Kristus yang biasa disebut laksana “Bantahan Armageddon”. Kerumahtanggaan penangkisan ini Anti Kristus akan dikalahkan. Yesus Kristus akan memerintah Bumi sejauh 1000 tahun, suatu tahun yang mereka sebut umpama Milenium.

Pernyataan kepercayaan konvensional “Keluarga” dapat ditemukan privat: [1] Diarsipkan 2007-10-04 di Wayback Machine.

Petunjuk-ajaran belakangan

[sunting
|
sunting sumber]

Wahi-tanzil “Tanggungan” yang belakangan berpusat di sekitar kepercayaan yang mereka istilahkan “senjata-senjata rohani nan baru”. “Anak bini” beriman bahwa mereka adalah laskar-bala yang terbabit dalam perang rohani dalam konflik antara kebaikan mengimbangi kejahatan n domestik memperebutkan jiwa-jiwa dan hati anak adam. Meskipun sebagian terbit keyakinan ini tak bau kencur bagi “Keluarga”, mereka menempati kedudukan yang makin penting sekarang. Sebagian berasal keyakinan ini merupakan:

  • Ilham: N domestik istilah “Keluarga”, definisi
    wahi
    yang tradisional— ramalan tentang masa depan—mutakadim diperluas hingga mencakup barang apa pesan yang masin lidah di n domestik roh terbit Yesus, dari pendirinya, David Berg, yang kini sudah meninggal, atau “roh-roh penolong” lainnya(lihat bawah). Keramaian ini memberikan tekanan ki akbar bahwa setiap anggota menunggangi ramalan secara langsung dan teratur kerjakan membimbing hidup mereka sehari-hari. Biarpun visiun, yang pun disebut umpama “penyaluran,” mutakadim menjadi bagian bermula kampanye ini sejak awalnya, privat tahun-waktu belakangan ini peranannya menjadi semakin penting. Para pakar mencatat bahwa, dibandingkan dengan gerakan keagamaan baru lainnya, “Tanggungan” ini tunggal karena suka-suka desentralisasi dan demokratisasi dalam pemahaman mereka tentang bimbingan Allah.
  • Roh-nyawa Penolong: mencengam malaikat, individu-insan yang telah meninggal, dan bahkan tokoh-biang kerok fiksi nan naik daun, misalnya Don Kisot, yang diutus lakukan memasrahkan petunjuk dan turut kutat kerumahtanggaan peperangan rohani yang berlangsung dalam matra umur, yang diyakini oleh para anggota “Batih” eksis berapit dengan dunia jasmani yang mengerumuni mereka. Para mukhalis ini diyakini menyampaikan pesan-pesan ilahi yang mereka terima dalam wahyu dan pula berkujut internal perjuangan rohani mengembalikan Setan dan roh-kehidupan jahatnya.
  • Kiat Kerajaan: “Keluarga” percaya bahwa kunci-resep yang disebut privat ayat Injil “dan Aku akan memasrahkan kepadamu kunci Imperium Suwargaloka, …” (Matius 16:19), memiliki kurnia yang lebih besar sekarang. Karena itu, para anggota “Keluarga” berseru kepada bermacam-macam Kunci Imperium untuk kemustajaban lampiran dalam doa. Resep-kunci ini lagi diyakini memberikan guna bagi bermacam ragam pesawat bentangan langit, dan dapat secara ajaib berubah menjadi pedang untuk menolong mereka kerumahtanggaan pemberontakan melawan roh-roh ki busuk.
  • Mengasihi Yesus: ini merupakan istilah nan digunakan para anggota “Anak bini” buat mengilustrasikan hubungan dempet, genital mereka dengan Yesus. “Keluarga” menggambarkan bahwa tajali-nubuat “Mengasihi Yesus” yakni rancangan drastis dari teologi pengantin [2] Diarsipkan 2009-04-29 di Wayback Machine.. Internal kesadaran mereka tentang Kitab Bersih, para penganut Kristus adalah pengantin-pengantin-Nya, yang terpanggil lakukan mengasihi dan melayani-Nya dengan arwah seorang istri. Mereka mencoket teologi pengantin selangkah selanjutnya daripada biasanya makhluk Masehi dengan menyampaikan para anggotanya bikin memperkirakan bahwa Yesus sedang melakukan hubungan seksual dengan mereka lega saat mereka melakukan kontak seksual atau main sabun. Para anggota laki-laki diajarkan untuk membayangkan diri mereka sebagai perempuan “di dalam spirit”, buat menghindari hubungan homoseksual dengan Yesus.

“Keluarga” terus menekankan keikhlasan Kristus yang kedua kelihatannya nan akan buru-buru terjadi, yang didahului dengan munculnya suatu pemerintahan sedunia yang dipimpin oleh Sang “Anti Kristus”. Doktrin-doktirn in menganggap Penutup Zaman memengaruhi semua pengambilan keputusan jangka panjang.

Album

[sunting
|
sunting perigi]


Children of God (1968-1977)

[sunting
|
sunting sumur]

Pendiri usaha ini sebelumnya yakni sendiri rohaniwan Christian and Missionary Alliance (C&MA), David Brandt Berg (1919-1994), yang juga dikenal intern kelompok ini sebagai Moses David, Mo, Bapak David, dan “Papa” bagi para anggota kelompok nan dewasa dan akhirnya sebagai “Poyang” lakukan para anggota kelompok nan paling kecil muda.

Para anggota Children of God mendirikan komun-komun, yang pertama-tama disebut “dominion” namun sekarang disebut ibarat “Rumah”, di berbagai kota di seluruh mayapada. Mereka melakukan proselitisme di jalan-jalan dan membagi-bagikan literatur. Anggota-anggota baru nan bergabung dengan gerakan ini menghafalkan kitab kalis, mengambil kelas bawah-kelas akan halnya embaran Alkitab dan diharapkan meniru kehidupan orang-orang Kristen perdana, sementara di pihak tidak menolak agama Masehi dari aliran rotasi penting. (Lihatkonversi agama)

Sebagaimana halnya dengan anggota-anggota mentah kerumahtanggaan bilang agama bukan, dan sesuai dengan kebiasaan di Injil, umumnya anggota yunior menjeput keunggulan “Injil” yang baru.

Berg berkomunikasi dengan para pengikutnya melalui lebih bersumber 3.000 suratnya yang diterbitkan selama 24 perian, nan disebut sebagai “Sertifikat-manuskrip Mo” maka itu anggota-anggota kerumunan ini. Plong Januari 1972 David Berg membudayakan melampaui sertifikat-suratnya bahwa anda adalah nabi Allah lakukan zaman ini dan dengan demikian meningkatkan kewibawaan rohaninya di n domestik kelompok ini. Walaupun demikian, Berg mengakui kelemahan-kelemahan dan kegagalannya.[1]

Hingga pengunci 1972 anggota-anggota COG sudah lalu menyebarkan selingkung 42 juta traktat Masehi, kebanyakan tentang Keselamatan Tuhan dan kutukan terhadap Amerika. Penyebaran Manuskrip-surat Berg di kronologi-perkembangan (yang disebut “litnessing”) menjadi metode utama COG lakukan menjangkau basyar tak—serta mendapatkan dukungan—selama lima tahun berikutnya.

Children of God tamat riwayatnya laksana sebuah organisasi puas Februari 1978. Informasi-laporan tentang kelakuan berleleran yang benar-benar, penyimpangan—penyimpangan finansial, dan penyalahgunaan posisi oleh sejumlah pemimpin yang mapan, teragendakan tantangan sejumlah anak adam terhadap
FFing
(Flirty Fishing atau Menjaring dengan Lirikan), memaksa Berg menata ulang gerakannya. Ia memecat lebih berpokok 300 hamba allah bimbingan gerakan ini dan melagak struktur COG ketika itu. Pergeseran ini dikenal laksana “Diseminasi Nasionalisasi Reorganisasi” (RNR). Sepertiga semenjak seluruh anggota memencilkan kampanye ini, dan mereka yang konstan tinggal menjadi bagian dari operasi yang ditata ulang, yang kini dinamai “Keluarga Kasih,” dan belakangan disebut “Keluarga” saja. Kebanyakan dari religiositas kelompok ini masih tetap sekelas.[2]


“Anak bini Kasih” (1978-1981)

[sunting
|
sunting sumber]

Tahun “Tanggungan Kasih” dicirikan oleh gerakan anggota “Keluarga” ke lebih banyak negara. Metode-metode kesaksian seremonial tertulis penyebaran traktat dan literatur injil lainnya berpunca gapura ke pintu, kelas-kelas yang mencengap musik “Anak bini” serta kelas-papan bawah mengenai berbagai aspek kehidupan Kristen.

Pada 1974, David Berg memperkenalkan sebuah metode kesaksian yunior yang disebut
Flirty Fishing
(atau ML — Menjala dengan Kerlingan), yang mengizinkan anggota-anggota dara untuk secara badan menelanjangi hadiah Allah melangkaui keterlibatan kerumahtanggaan aktivitas seksual dengan mereka yang potensial menjadi anggota. Hal ini dimulai laksana sebuah eksperimen lega tahun 1973 oleh anggota-anggota landasan kerumahtanggaan Berg dan alhasil diperkenalkan kepada seluruh anggota. Lega 1978, cara ini dipraktikkan jauh kian luas oleh anggota-anggota kelompok. Di wilayah-negeri tertentu para pegiat ML menunggangi agen-agen eskort untuk bertumbuk dengan individu lain. Seperti intern metode-metode kesaksian lainnya, cucu adam-sosok nan dijangkau melalu ML mendukung gerakan ini dengan karim. Meskipun ML dipraktikkan internal periode yang relatif singkat, sebagian hamba allah yang dijangkau lewat ML tetap menjadi antitesis, pendukung, dan terus memberikan dorongan hingga sekarang.

Menurut “Keluarga”, hasil dari “Menjala dengan Lirikan” ini,
“lebih dari 100.000 orang menerima rahmat keselamatan Allah melalui Yesus, dan sebagian memilih untuk menjalani semangat sebagai peserta dan misionaris.”
[2]
Menurut data yang diberikan oleh “Keluarga” kepada peneliti Bill Bainbridge, dari 1974 setakat 1987 anggota “Batih” melakukan kekeluargaan genital dengan 223.989 turunan sambil mempraktikkan ML.[3]
ML juga menyebabkan kelahiran banyak momongan, termasuk bani Karen Zerby, Davidito (atau Rick Rodriguez). Momongan-momongan yang dilahirkan akibat ML disebut umpama “Bayi-bayi Yesus”. Pada penghabisan 1981 lebih dari 300 “Bayi-bayi Yesus” telah dilahirkan.

Dalam sebuah pernyataan sahih mengenai asal-usulnya, “Tanggungan Internasional” menayangkan “Memukat dengan Lirikan” bak berikut:

Sebagian sebagai tanggapan terhadap kebebasan genital pada awal tahun 1970-an, Kiai David menyajikan sebuah kerangka penginjilan sukarela nan lebih dekat dan pribadi, nan kemudian dikenal sebagai “Menjala dengan Lirikan” atau “ML.” … Kiai David mengusulkan bahwa batas-tenggat dalam kuak pemberian Yang mahakuasa kepada makhluk lain kadang-kadang dapat makin daripada sekadar memperlihatkan faedah dan berbuat jasa baik. Dia mengusulkan bahwa bagi mereka yang betapa-alangkah membutuhkan kasih dan afeksi bodi, sampai-sampai syahwat boleh digunakan sebagai bukti tentang kasih Allah kepada mereka. Motivasinya, prinsipnya, dan alasan di bengot pelayanan ML adalah bahwa dengan bukti belas kasih yang berkorban ini, sebagian hamba allah akan kian kreatif menerima dan mengetahui pemberian Allah yang samudra bakal mereka. Tujuannya merupakan bahwa mereka risikonya akan percaya dan menerima keselamatan Allah yang penuh kasih melalui Anak-Nya, Yesus, yang menyerahkan hidup-Nya bikin mereka. Dengan metode yang bukan ortodoks ini David merasa banyak orang akan menemukan hadiah dan keselamatan Tuhan, yang mungkin tidak akan pernah mereka peroleh.
Meskipun kami lain pula mempraktikkan ML, kami percaya pendirian-prinsip kitab suci di putar pelayanan ini tetap kuat.

Internal keputusannya menyangsang kasus aneksasi hak atas anak asuh di Inggris lega 1994, sehabis penggalian yang mendalam terhadap penerbitan “Tanggungan” dan kesaksian bermula banyak basyar, Wasit Ward mengatakan berikut ini mengenai ML:

Saya patut diyakinkan bahwa galibnya suku bangsa dayang yang terlibat dalam kegiatan ini dan kelanjutannya dalam ESing (artinya, menemukan maskulin melalui agen-kantor cabang escort), melakukannya dengan keyakinan bahwa mereka sedang menyebarkan firman Sang pencipta. Tetapi saya pun sepenuhnya diyakinkan bahwa itu bukanlah satu-satunya maksud Berg. Engkau dan organisasnya punya lebih panjang kili nan kotor. Mereka menjadikan kuntum-perempuan itu perempuan jalan biasa. Dengan pulang ingatan mereka arwah sebagian berdasarkan uang yang diperoleh lewat pergonglian. Itu adalah kegiatan kriminal. Upaya-upaya mereka untuk menyangkalnya harus ditolak perumpamaan istilah kosong dan kemunafikan. Menyangkal bahwa dayang-kuntum itu bertindak ibarat pelacur karena “kami lain memaui bayaran sekadar kami mengharapkan bani adam menunjuk-nunjukkan rasa terima kasih dan penghormatan mereka dan mereka harus memasrahkan bertambah banyak untuk selalu-hadiah daripada bila kami meminta bayaran dari mereka” bukanlah suatu bentuk pleidoi distingtif. “Taktik Pedoman ML” mengatakan kepada gadis-perempuan itu bahwa menjala boleh saja menyenangkan, tetapi kesukaan tidak membayar bon tagihan. “Kalian harus menangkap sejumlah hamba allah sepatutnya kesenangan itu membayar lakukan dirinya seorang. Jadi, jangan lakukan ini dengan gratisan.”

Seorang wasit di Italia menginjak pada kesimpulan nan lewat berbeda pada 1991, dan memutuskan bahwa ML bukanlah pelacuran (tatap
Tribunale Penale di Roma
(Pengadilan Kriminal Roma), 15 November 1991, Tentang kasus Berg dan tidak-lainnya, dan dalam dokumen dari Pengadilan Kriminal Roma (RG 3841/84):

Para hakim menyimpulkan bahwa “plonco pada bulan-bulan terakhir 1977 Berg mulai menasihati anggota-anggotanya bahwa menawarkan hubungan dan peladenan seksual buat alasan-alasan proselitisme diizinkan kerjakan nomine-calon anggota, apalagi lagi apabila calon-calon itu mempunyai potensi sebagai kontributor-penyokong keuangan yang kuat bagi sekte ini.” Di antara Children of God, demikian argumen para hakim, ML tak dipahami sebagai pelacuran melainkan “andai sumbangan pribadi demi tujuan-harapan kemanusiaan nan caruk diklaim dilakukan oleh sekte ini.”

Praktik Menjala dengan Lirikan alias “ML” baku ditinggalkan pada 1987 dan digantikan oleh metode-metode kesaksian yang lebih baik dan juga lakukan meninggalkan AIDS. Pada 1987, dikeluarkan aturan-aturan baru yang melarang hubungan seksual dengan non-anggota, dengan sanksi pengucilan. Namun, dinyatakan juga bahwa privat kasus-kasus tertentu cak semau pengecualian. Misalnya, sebuah penerbitan menyatakan: “Segala apa tulang beragangan hubungan seks dengan orang asing dilarang!–Kecuali bila mereka mutakadim menjadi teman-tampin karib dan dikenal baik!” [3]


“Keluarga” (1982-1994)

[sunting
|
sunting sumber]

Lega 1982 makin banyak anggota “Anak bini” nan telah pindah ke bagian dunia selatan dan timur dan pada akhir 1983 “Batih” melaporkan 10.000 anggota mumbung waktu semangat dalam 1.642 Rumah Tanggungan. Selain itu klub radio “Musik dengan Makna” telah berkembang sampai 20.000 anggota. “Tanggungan” juga menyatakan bahwa bilamana ini upaya-upaya kesaksian menghasilkan rata-rata 200.000 pertobatan kepada Kristus dan penyebaran hampir 30 miliun halaman literatur per rembulan.

Garitan-karangan Berg menyebabkan kecurigaan tentang pemeliharaan anak-anak oleh gerakan ini, karena anda menantang pemali beradab di awam barat beradab mengenai seksualitas orang dewasa dengan anak-anak asuh. Sebagian orang tidak percaya bahwa Berg belaka mempertannyakan had-perenggan awam—mereka percaya beliau mengabaikannya. Bilang perempuan telah secara tebuka menghakimi Berg melecehkan mereka lega masa kanak-kanak, termasuk anak asuh perempuan sulungnya Deborah Davis, cucu perempuannya Merry Berg, cucu perempuannya yang enggak, Joyanne Treadwell Berg, dan Davida Kelley, seorang momongan nan dibesarkan dalam keluarganya.

Sebuah pedoman adapun momong momongan yang diterbitkan kelompok ini plong Januari 1982 menggambarkan pendidikan, hayat batih, dan asuhan terhadap momongan laki-laki Karen Zerby, yang dikenal sebagai Davidito maupun Ricky Rodriguez. Ki akal 700 halaman ini juga memuat sekitar selusin foto yang menggambarkan momongan itu terlibat kerumahtanggaan permainan seksual dengan pengasuhnya, khususnya Sara (lagi dikenal sebagai Sara Davidito, Sara Kelley, ataupun Prisca Kelley). Buku ini dicabut bermula perdedaran dan dicetak ulang tanpa pekarangan-halaman yang bisa membuat orang tersinggung. Sejumlah halaman dari edisi aslinya telah dipasang dalam
Kisah Davidito dalam Internet Story
[4]. Sebagian mengklaim bahwa penerbitan buku ini menyebabkan seksualisasi yang setolok terhadap anak-anak di seluruh kelompok ini.

Sreg 1988, laporan-laporan tentang pelecehan seksual mulai sampai ke didikan “Tanggungan”. Ini mendorong Berg bagi membuang gagasannya tentang seks orang dewasa dengan anak-anak. Ia batik:“Kami enggak menyetujui hubungan seks dengan anak-anak dan karena itu menolak segala garitan mengenai siapapun dalam “Batih” kami yang mungkin digambarkan demikian. Kami mutlak melarangnya! — Moses David 12/88″
[4]

Pada Maret 1989, “Keluarga” menerbitkan sebuah pernyataan nan berbunyi bahwa, pada “awal 1985” sebuah memorandum berharga dikirimkan ke semua anggotanya
“untuk mengingatkan mereka bahwa kegiatan begitu juga itu [kontak seksual dewasa-anak asuh-anak]
dilarang keras
di kerumunan kita.”

[4]
(penekanan privat teks aslinya). Pada Januari 2005, Claire Borowik, juru wicara “Keluarga Internasional” menerbitkan pernyataan yang berbunyi, “Mengingat kebijakan kami untuk sama sekali tidak menoleransi interaksi seksual antara orang dewasa dengan momongan-momongan di bawah umur tidak dinyatakan dengan jelas internal literatur kami yang diterbitkan sebelum 1986, kami sekarang menyadari bahwa dalam tahap perubahan gerakan kami, dari 1978 hingga 1986, terserah bilang kasus di mana anak-anak di bawah umur dikenai perlakuan-perlakuan seksual yang tidak pantas… Situasi ini legal dikoreksi pada 1986, ketika kontak antara seorang dewasa dengan anak di sumber akar umur (siapapun di bawah hidup 21 tahun) dinyatakan sebagai pelanggaran yang boleh dikenai sanksi pengucilan.[5] Diarsipkan 2005-09-14 di Wayback Machine.”

Plong Desember 1988 “Tanggungan” menerapkan kebijakan yang melarang jalinan seksual makhluk dewasa-anak-anak dengan sanksi pengucilan permanen (pencopotan dari gerakan). Garis haluan ini tidak berlaku surut. Ibarat aksi keagamaan, “Keluarga” enggak menggantikan pengaturan sipil bila mencantol masalah penggalian tuduhan kejahatan. Sosok, maupun ibu bapak anak-anak asuh di dasar hayat, yang punya unek-unek dapat mengadukan kasus mereka kepada pihak yang relevan. Karena dampak yang mungkin timbul akibat penyelidikan seperti mana itu sreg anak asuh-anak yang hidup dalam Rumah komunal, para anggota yang mengajukan pengaduan atau melakukan tuntutan hukum lainnay terhadap mereka yang dikucilkan kaerna pelecehan terhadap anak-anak asuh diharapkan meninggalkan “Batih” untuk darurat atau pindah status keanggotaannya, demikian penjelasan amendemen Aturan Dasar Juni 2003[5]
dalam babak Properti-hak Anak-anak asuh (hlm. 22) dan Properti Mendapatkan Ganti Rugi (hlm. 51).

Pada tahun 1990-an, tuduhan-tuduhan tentang pelecehan seksual diajukan terhadap “Keluarga” di plural ajang di dunia, termasuk Argentina, Australia, Brasil, Prancis, Italia, Jepang, Norwegia, Peru, Spanyol, Swedia, Britania Raya, the Amerika Serikat, dan Venezuela (lihat pranala di asal). Didikan “Tanggungan” telah menyatakan bahwa mereka tidak mendukung atau menyetujui pelecehan genital terhadap anak-anak, dan bahwa penyelidikan pemerintah dan kasus-kasus pengadilan tidak menemukan bukti-bukti internal 750 anak asuh yang mereka teliti. Sebuah garis besar dari sejumlah kasus pengadilan, cuplikan terpilih pecah sejumlah keputusan majelis hukum, editorial pertinggal mualamat dan objek-bahan enggak yang kondusif posisi kelompok ini boleh ditemukan sreg [6]. Beberapa dokumen meja hijau yang sememangnya bisa ditemukan dalam bagian Kasus-kasus pengadilan di bawah.

“Keluarga” sudah menerbitkan permintaan maaf. Karen Zerby, nan menulis dalam Akta “Jawaban kerjakan Nan Menanya” plong 1995 menyatakan: “Karena pemahaman nan diberikan Papa [Berg] ke dalam Kitab Kudrati nan memberikan kita banyak sekali kebebasan seksual, sonder dengan jelas menerangkan senggat-batas yang tegas yang melarang semua aktivitas seksual antara orang dewasa dan anak-momongan di bawah umur, akibatnya terjadi tindakan-tindakan yang subversif sebagian anak-anak. Karena itu ia harus bertanggung jawab atas kebinasaan itu. … Sebagai pengarang Surat-surat itu, ia mengaku salah, tetapi ini lain berarti bahwa semua nan lainnya kadang-kadang enggak bersalah. Siapapun yang berusaha menggunakan Hukum Pemberian bagi membenarkan perilaku yang tidak mengasihi, egois, alias menyakiti, bertanggung jawab kepada Sang pencipta untuk semuanya itu.”

Menurut buku Eileen Barker
An Introduction to New Religious Movements
(Pengantar ke dalam Gerakan-gerakan Agama Baru), kelompok ini telah dibebaskan dari semua tudingan pelecehan seksual terhadap anak-anak. Peneliti-peneliti lain menyimpulkan bahwa tak ada ukti tentang kegiatan seksual yang bertambah samudra di antara para akil balig di dalam “Tanggungan” dibandingkan masyarakat pada umumnya.[6]


Transformasi “Keluarga” sreg 1990-an

[sunting
|
sunting sumber]

Pada awal 1990-an, bersamaan dengan banyak kerumunan keagamaan lainya, para anggota “Keluarga” memanfaatkan Eropa Timur yang bau kencur saya dibuka (setelah runtuhnya komunisme) dan memperluas kegiatan penginjilan mereka ke timur.

Pencetakan dan penyebaran jutaan konseptual literature Injil menyebabkan mereka digelari “tukang poster”.

Tadinya tahun 1990-an diluncurkan barang apa yang disebut “Keluarga” sebagai pelayanan “Perhatikan Kaum Miskin” (CTP). Dengan memperluas upaya penjangkauan mereka lebih dari tetapi menerimakan kesaksian, para anggota mulai memberikan sambung tangan intern tulang beragangan materi kepada orang-khalayak miskin dan kekurangan. Para anggota “Keluarga” menjadi aktif dalam upaya-upaya penanggulangan bencana, meluangkan dan memberikan bantuan kemanusiaan, pencarian dana lewat acara musik bakal para muhajir, kunjungan ke rumah sakit, dll.


“Keluarga” (1995-2003)

[sunting
|
sunting sendang]

Pasca- kematian Berg pada Otober 1994, Karen Zerby, nan dikenal dalam kelompok sebagai Mama, Tuanku Maria, Maria David atau Maria Fontaine, mengambil alih pimpinan kerumunan. Ia kemudian menikah dengan rekan kerjanya yang sudah lalu lama, Steven Douglas Kelly, koteng Amerika nan pun dikenal perumpamaan Christopher Smith, Peter Amsterdam, atau Syah Peter. Kelly menjadi wakilnya yang sering berkeliling karena Zerby sering kali hidup menyendiri terpisah dari kebanyakan pengikutnya.

Plong Februari 1995, kerumunan memperkenalkan Aturan Radiks “Keluarga” [7] Diarsipkan 2010-08-25 di Wayback Machine., nan terdiri atas “Rasam tentang Tanggung jawab dan Hak,” yang mendefinisikan tanggung jawab yang diharapkan dari anggota Anggota Pendiri, Rumah dan pimpinan sebagai standar kehidupan sebagai murid dan eigendom-hak para Anggota Pendiri serta Rumah Pendiri. Dari situ kemudian diterbitkan apa yang disebut sebagai “Kebiasaan-sifat Dasar Tanggungan,” nan adalah ringkasan dari semua resan dan pedoman dari penerbitan-penerbitan “Keluarga” sebelumnya yang masih berperan hingga diberlakukannya Adat Pangkal.

Aturan Dasar mengklarifikasi cara kehidupan yang baru di dalam organisasi—akan halnya absolusi kepada anggota kerjakan beroperasi sesuai dengan iman mereka sendiri dan sesuai dengan kehendak mereka masing-masing. Hak-milik yang disebutkan dalam Resan Dasar ialah apa nan dapat diharapkan diterima seorang anggota berpangkal kerubungan dan bagaimana anggota harus diperlakukan oleh arahan dan sesama anggota. Tanggung jawab nan dimakud di sini ialah barang apa nan diharapkan diberikan oleh anggota kepada kerumunan bila mereka ingin konsisten menjadi anggota penuh musim, termasuk memberikan persepuluhan dari penghasilan mereka kepada Peladenan Dunia, menyerahkan tiga komisi kepada “Dana Bantuan Batih,” nan dibentuk dengan tujuan semata-mata untuk menolong dan kondusif kejadian lapangan yang membutuhkan di seluruh dunia, dan satu uang kepada dana umum negeri Rumah, yang untuk digunakan cak bagi proyek-proyek, aktivitas, dan persekutuan lokal.

Aturan Radiks sekali lagi menyatakan bahwa aturan itu atau bagian-bagiannya dapat dibatalkan setiap saat oleh Pelayanan Bumi bila memang perlu. Rasam Bawah, saat ini n domestik edisi kedua, mutakadim mengalami amendemen internal tahun-masa nan dulu sesuai dengan kebutuhan yang kian berkembang dan berubah dari propaganda ini.

Dalam sebuah kasus pengadilan tahun 1995, Hakim Ward memutuskan bahwa kelompok ini, termuat beberapa orang di antara pimpinan puncaknya, mutakadim terlibat dalam praktik-praktik pelecehan seksual dengan anak asuh-anak asuh di bawah umur dan bahwa mereka juga terlibat dalam hukuman jasad yang keras dan penculikan terhadap anak-anak asuh. Namun, ia menyimpulkan bahwa “Keluarga” sudah lalu meninggalkan praktik-praktik ini dan bahwa mereka adalah lingkungan yang aman buat anak-anak. Betapapun juga, beliau tetap memaui bahwa kelompok menghentikan segala bentuk aniaya fisik kepada anak asuh-anak asuh di Britania Raya dan menolak segala karangan Berg nan “bertanggung jawab atas tindakan-tindakan seksual yang tidak layak terhadap anak asuh-anak di intern “Keluarga”.”

Kelompok secara terbuka telah menolak setiap dogma yang kedengarannya menyampaikan koneksi seks antara makhluk dewasa dan anak-anak di sumber akar umur. Ini diperjelas dalam sebuah penerbitan internal yang dikeluarkan makanya Karen Zerby pada 1988; di situ beliau mengatakan, “Kami mutakadim mengecualikan peringatan berfaedah kepada “Keluarga” & kepada seluruh dunia bahwa kita tak mengerjakan situasi seperti itu, dan kami maksudkan, kita tidak melakukannya!–Dan siapapun [di dalam “Keluarga”] nan melakukannya akan menghadapi kesulitan besar, bukan hanya dengan dunia saja dengan kita! … Bila kami mendengar siapapun yang melanggar aturan-rasam ini, kami akan segera mengucilkan mereka!” [Child Abuse—1988]

Penangkisan ini belakangan didebat maka itu sebagian orang, yang menggunakan apa yang dikatakan maka itu pemimpin “Batih”, Karen Zerby, sebagaimana dikutip bermula “Summit ’93, Mama Jewels #2,” 1992 [8], ketika kamu mengangkat topik cinta kasih antara orang dewasa dan anak-anak untuk dibicarakan sekadar n domestik konferensi kepemimpinan lega 1992. Betapapun juga, kebijakan “Keluarag” tak berubah dan para pelanggar dikucilkan.


“Keluarga Internasional” (2004-sekarang)

[sunting
|
sunting sumber]

Sreg 2004 stempel gerakan ini diubah menjadi “Keluarga Internasional”. Doang kepada Rumah dikatakan bahwa mereka dapat mempertahankan nama lama mereka, asalkan jelas bahwa mereka berafiliasi dengan “Keluarga Internasional”.

Plong 2004 terjadi pergantian-perubahan besar n domestik kerumunan. Dokumen-akta kelompok berfirman tentang kecenderungan umum orang bagi jiwa yang kurang berdedikasi dan kebutuhan kerjakan membulatkan tekad diri kepada misi umum kelompok internal memberitakan Alkitab dengan penuh spirit. Lega paruhan kedua semenjak musim 2004 mereka mengadakan suatu masa pembaruan selama enam rembulan bakal menolong anggota-anggota memusatkan pun hak istimewa-hak istimewa mereka. Keanggotaan ditata ulang dan tingkat-tingkat baru kewargaan diperkenalkan. Kini golongan keanggotaan mencaplok kategori berikut: Murid Anak bini, Anggota Misionaris, Anggota Rekan, Anggota Aktif, dan Anggota Awam

Salinan Kemuridan Keluarga yang dikenal juga bak Aturan Dasar “Keluarga”, menata Pelajar Keluarga, tetapi Statuta Anggota Misionaris dan Qanun Anggota Rekan ditulis bakal mengatur anggota Misionaris “Keluarga” dan Anggota Rekan. Flat Murid Keluarga waktu ini menyusun serangkaian kriteria baru yang ditinjau ulang setiap heksa- rembulan.

Pada awal tahun 2005 ada 1.238 Rumah Anak bini adn 10.202 anggota di seluruh dunia. Dari semua ini, 266 Flat dan 4884 anggota ialah Murid Keluarga, 255 Flat dan 1.769 anggota ialah Anggota Misionaris, dan 717 Rumah dan 3.549 anggota ialah Anggota Rekan. Statistik mengenai kategori Anggota Aktif dan Anggota Umum saat ini enggak tersedia.

Masalah-ki aib

[sunting
|
sunting mata air]

Penculikan anak

[sunting
|
sunting sumber]

Artikel penting: Penculikan anak dalam Children of God

Sejak tutup tahun 1970-an, telah semakin banyak amanat adapun anak-anak palagan anggota yang diculik dan dipindahkan ke negara-negara lain bagi mencegah orang tua renta mereka, penegak syariat, dan jasmani-jasmani kesejahteraan anak menemukan mereka. Penyelidikan tentang keberadaan empat momongan yang hilang, nan ibunya, Ruth Frouman [9], diusir terbit kelompok plong Juli 1987, okta- wulan setelah didiagnosis menderita kanker payudara, dan enggak diizinkan pergi bersama momongan-anaknya, menyebabkan penyerbuan petugas keamanan [10] ke 10 Rumah Keluarga di Buenos Aires, Argentina pada September 1993.[11]. Dua bersumber anak-anaknya dikembalikan kepada ayah mereka plong Mei 1993. Dua anak lainnya yang diculik tidak dipersatukan kembali denagn ayah mereka dan sanak kelaurga mereka hingga pertengahan 1997.

Namun, telah terserah pula pengumuman-laporan adapun salah satu turunan jompo yang mengambil anak asuh-anak mereka keluar dari “Anak bini” tanpa persetujuan ayah bunda yang lainnya dan karena itu menimbulkan pertikaian hak atas anak dalam sistem hukum. Misalnya pada 1992 istri dari Grant Borowick, saudara dari juru bicara Keluarga Internasional Susan Claire Borowik, meninggalkan “Batih” dan pada 1993 sekali lagi dengan tiga laki-laki sanak keluarganya bagi mencoket momongan-anaknya ke kampung halamannya di Salta, Argentina. Menurut berita, Grant Borowick menghabiskan enam bulan kerjakan berusaha mendapatkan hak-hak anjangsana melalui pengadilan Argentina. [12] Lain diketahui apakah ia berhasil atau tidak.

Meskipun juru bicara resmi “Keluarga” jarang membuat pernyataan terbuka tentang kasus-kasus penculikan momongan nan spesifik yang melibatkan anggota-anggotanya, para anggota “Keluarga” mengklaim bahwa terserah kejadian di mana strategi dan praktik “Keluarga” akan halnya penculikan anak dan hak atas anak mulai berubah pada medio 1990-an. Pada Februari 1995, beberapa bulan sehabis kematian pendirinya, “Keluarga” memperkenalkan kepada para anggotanya sebuah rahasia aturan baru nan dikenal seumpama
Kebiasaan Sumber akar Kasih
maupun
Rasam Radiks adapun Hak-hak dan Bahara Jawab. Adegan 60,
Adat-aturan Separasi Perkawinan yang Permanen, menyatakan bahwa pasangan yang memiliki anak harus membuat persetujuan bersama nan tertulis tentang separasi dan kepunyaan atas anak dan bahwa mendapatkan perceraian sahih dan hak atas anak adalah sesuatu yang tidak teradat (optional).[13] Garis haluan ini menyatakan bahwa hal ini namun main-main bagi pemisahan perkawinan setelah Februari 1995. Amendemen Juni 2003 menyatakan bahwa bila pihak-pihak nan terlibat tidak dapat mencapai lega hati bersama dan “memilih untuk menunggangi sistem pengadilan untuk menyelesaikan masalahnya,” mereka harus “memperlainkan kewargaan Aturan Pangkal sebatas masalahnya terjamah.”[5]

Sekurang-kurangnya seorang anggota “Keluarga”, Peter Bevan Riddell, diketahui terbukti bersalah mengamalkan penculikan anak. Pada 1984, sira dinyatakan bersalah menculik anak asuh dan mengerjakan pemalsuan di Jepang dan dideportasi ke Australia. Sesudah dibebaskan bersumber kerangkeng, ia kembali ke “Keluarga” untuk bekerja buat David Berg dan Karen Zerby di Pelayanan Dunia.[14] Anggota lainnya, Brian Edward Pickus, telah bilang dasawarsa dicari oleh Interpol melangkahi perintah pengejaran yang dikeluarkan Amerika Maskapai dan negara bagian Hawaii karena menculik, mencuri, dan culik diri untuk meninggalkan aplikasi.[15]

Generasi kedua

[sunting
|
sunting sumber]

Anak adam-orang dewasa generasi kedua, mereka nan dilahirkan dan/atau dibesarkan dalam “Keluarga Internasional” dan yang dikenal n domestik gerakan ini ibarat “SGAs,” sudah lalu mengambil banyak posisi kepemimpinan, kalaupun bukan mayoritas dari mereka, dalam organisasi. Hal ini mencakup jabatan kedua di banyak dewan internasional, regional, dan nasional.

Doang, sebagaimana banyak keramaian keagamaan yang menuntut komitmen strata, banyak anggota generasi kedua dari gerombolan ini yang telah keluar untuk mengejar karier sekuler, mendapatkan pendidikan universiter dan mematangkan momongan-anak mereka dalam mileu yang sangat farik dengan segala yang mereka alami. Ada banyak sekali sentimen bertentangan-Batih di antara sebagian pecah mereka yang keluar, termuat ancaman-ancaman bakal secara hukum mengerjakan tuntutan terhadap para pelaku pelecehan jasad dan genital yang, demikian gugatan sebagian orang, telah dilindungi dari aplikasi oleh bimbingan kelompok.

“Anak bini Antarbangsa” menitikberatkan bahwa para lulusan anggota generasi kedua sudah lalu melembarkan bagi tunak bungkam tentang pengalaman mereka, dan bahwa kebungkaman dari gerombolan ini menunjukkan bahwa sebagian terbesar berasal mereka tetap mempertahankan hubungan yang baik dengan mereka yang masih bertahan di dalam kelompok. Mereka mengklaim bahwa terserah cukup banyak bukti berpunca tangan purwa lakukan mendukung pernyataan ini. Banyak eks anggota generasi kedua sudah secara terbuka mengeluh tentang camar duka negatif mereka di dalam kerumunan.

Bak jebolan anak misionaris, generasi kedua bersumber para keluaran anggota kini telah menjadi turunan dewasa. Banyak dari mereka yang mutakadim kembali ke negara asal mereka dan dengan demikian menjadi Anak asuh-anak Budaya Ketiga. Banyak berasal arena anggota generasi kedua teguh berhubungan satu selevel lain. Sebuah contoh yang penting tentang keadaan ini yakni penggunaan situs mereka, MovingOn.org[7]
nan dibentuk maka dari itu sendiri bekas anggota generasi kedua pada 2001.

Mereka yang tetap tinggal di internal kerumunan telah memintal untuk melanjutkan pekerjaan misi sosok tua mereka dan membela dengan lantang gaya atma “Keluarga” di MyConclusion.com,[8]
sebuah situs yang dibentuk maka dari itu anggota-anggota generasi kedua dari “Keluarga Internasional” tidak lama setelah genosida dan binasakan diri dari Rick Rodriguez
[
pranala bebas tugas permanen
]


dan Angela Smith
[
pranala nonaktif permanen
]


pada Januari 2005.

Para anggota “Keluarga Antarbangsa” didorong kerjakan mempertahankan hubungan yang bersahabat dengan uri-uri mereka yang meninggalkan mereka. Belaka mereka jug dianjurkan untuk tak bersambung dengan saudara-saudara yang dianggap perumpamaan kutub aktif “Tanggungan”. Sebagian dari bekas anggota generasi kedua merasa sulit kerjakan mempertahankan interelasi yang berteman dengan saudara-saudara mereka yang masih berada dalam “Tanggungan” ketika orang tua dan saudara-tali pusar kandung mereka muncul di program-program televisi di seluruh mayapada untuk mengecam mereka umpama penipu-pengecoh yang secara mental tak stabil dengan menerima bayaran berpunca gerakan anti-sekte.

Ada banyak keluaran anggota generasi kedua yang sudah lalu melaporkan perbuatan kriminal kepada awak-badan penegak hukum, nan memberikan kesaksian nan memberatkan kelompok dalam kasus-kasus pengadilan yang menyertakan anggotanya. Mereka secara terbabang juga menyibakkan rukyat nan destruktif mengenai anggota-anggota dan praktik-praktk kelompok. “Keluarga” memperalat istilah-istilah sosiologis/keimanan cak durhaka cak bagi menggambarkan para alumnus anggota ini dan mengatakan bahwa kesaksian mereka tidak dapat diandalkan dan terbatas boleh dipercaya dibandingkan dengan kesaksian mereka nan masih menjadi anggota. “Keluarga” juga telah mengatakan bahwa para anggota generasi kedua nan mengupas bahwa mereka dilecehkan di privat kerumunan adalah pendusta, yang mentalnya lain stabil atau dirasuk setan dan bahwa gerakan anti-sekte membagi mereka bilang ki akbar uang jasa bagi berdusa adapun “Keluarga”. Sebagian dari generasi kedua pecah lepasan anggota membenci label “murtad” itu, karena kebanyakan mereka tidak pernah melembarkan lakukan menyatu dengan keramaian (mereka dilahirkan di dalamnya) dan karena itu mereka merasa tidak dapat disebut kabil.

Hubungan dengan pemerintah

[sunting
|
sunting sendang]

Anggota-anggota “Keluarga” diharapkan menaati pemerintah dari negara-negara gelanggang mereka lalu, sesuai dengan petuah Alkitab internal Roma 13. Anggota dapat menggunakan nama keyakinan yang mereka pilih dalam hayat sehari-tahun, tinimbang label absah mereka.

Dalam istilah sosiologis, gerakan ini spirit dalam kegentingan nan jenjang dengan mileu sekitarnya. Namun para anggota secara kukuh telah memperlihatkan kesediaan mereka untuk berkolaborasi dengan damai dengan para penguasa nan diangkat dengan normal, lebih-lebih ketika mereka diprovokasi oleh polisi dan ketika peguyuban mereka diserang oleh departemen sosial pada awal 1990-an.[9]

Di Indonesia, kepercayaan “Children of God” dilarang makanya Kejaksaan Agung puas tahun 1984.

Taktik

[sunting
|
sunting sumber]

Sebuah ciri yang tetap sepanjang sejarah “Keluarga” adalah penghormatan yang tinggi yang diberikan kepada independensi dan privasi mereka pecah segala apa yang mereka sebut “Sistem”—lingkungan garis haluan dan ekonomi sekeliling. Ini menyebabkan dipraktikkannya kerahasiaan sekitar pimpinan dan finansial kerumunan. Pelayanan Dunia (WS), sayap administratif pusat “Tanggungan”, terus berkreasi secara rahasia, dan hanya sedikit sekali anggota “Anak bini” yang sungguh-alangkah adv pernah di mana mereka gemuk.

Sebagian anggota secara syariat sudah menukar nama mereka. Unjuk aduan bahwa para anggota “Tanggungan”, termasuk para didikan seniornya, telah memalsukan atau menunggangi paspor palsu dan arsip-dokumen identitas palsu lainnya dari Australia, Kanada, AS dan negara-negara lain.

Pimpinan senior juag biasanya berusaha mencegah nama halal mereka berpangkal rotasi masyarakat, walaupun ini menjadi semakin musykil sreg paruhan kedua perian 1990-an, karena sejumlah aplikasi syariat di banyak negara. Khususnya, sebuah kasus majelis hukum lautan di Inggris menyebabkan tersorotnya banyak nama anggota senior yang mulanya sangat dijaga ketat.

Dalam penerbitan “Keluarga”, foto-foto yang dicetak berasal anggota-anggota WS biasanya “disensor” dengan prinsip menutupinya dengan gambaran pensil yang kasar nan ditempelkan di atas muka orangnya. Yang biasa terjadi dalam seni yang dihasilkan “Keluarga” untuk pembesar Berg dipasang kepala raja hutan nan digambar dengan tangan.

Setelah kematian David Berg puas 1994, semua anggota “Tanggungan” dan publik akhirnya diizinkan foto-foto terbaru almarhum organisasi itu. Buat banyak anggota itulah mana tahu mula-mula mereka mengintai foto wajahnya. Dalam tahun-hari belakangan ini, Steven Kelly membawa foto-foto Karen Zerby bersamanya dalam perjalanannya untuk diperlihatkan kepada para anggota, karena kebanyakan mulai sejak mereka belum pernah meluluk wajah pemimpin rohani mereka.

Meskipun kini kebanyakan anggota kelompok sudah lalu pergaulan melihat foto atau rajangan video Karen Zerby dan Steven Kelly, identitas dan lokasi mereka masih sangat dirahasiakan makanya anggota-anggota nan berkarya terdekat dengan mereka. Foto-foto dan potongan video terbaru terbit Karen Zerby, Steven Kelly, dan umumnya anggota WS tidak dapat dilihat bahkan bagi anggota mumbung musim dari “Tanggungan”. Sebagian mengatakan bahwa ini adalah keunikan pimpinan organisasi, bahwa mereka tidak hubungan menonjol ataupun hidup dengan patokan yang makin tinggi daripada anggota lumrah—sangat farik dengan lazimnya pimpinan dan organisasi keagamaan lainnya.

Keuangan

[sunting
|
sunting sendang]

Keuangan “Keluarga” pada sistem persepuluhan. Dasa persen dari pendapatan semua anggota batih terlazim disumbangkan bagi Peladenan Dunia. Tiga uang berikutnya, lazimnya di setiap daerah, disumbangkan cak bagi kantor regional untuk proyek-proyek yang ditangani secara lokal dan program peminjaman komunitas. Suatu komisi berikutnya diberikan untuk penerbitan literatur regional.

Pengkhususan tentang bagaimana “Batih” menyalurkan dana-dana ke seluruh dunia sangat menyedot dari ki perspektif sosiologis karena hal ini sangat tergantung pada ajun terhadap para anggota non-senior yang dengan hati-hati ditempatkan dan yang biasanya ikutikutan rekening bank atas nama mereka seorang dan yang mengandung dana organisasi. Yang mengejutkan, minus sekali penyelewengan yang terjadi, dan kasus-kasus yang menonjol menyangkut jumlah uang yang tidak berjasa.

Literatur organisasi mencangam banyak pembicaraan tentang kehancuran finansial mayapada nan lekas akan terjadi. Akibatnya, “Batih” telah berusaha bikin menjauhi kapitalisasi dan tindakan-tindakan yang dianggap tidak stabil apabila terjadi kehancuran moneter dunia. Kebanyakan mereka menyimpan dana mereka dalam yen Jepang, franc Swiss, atau emas.

“Keluarga” secara tegar telah mengindari investasi dalam kepunyaan, saham, atau tembusan-efek, karena mereka pecaya keadaan itu bertentangan dengan tuntutan-tuntutan kitab kalis privat spirit andai pelajar Kristen dan keyakinan mereka tentang Pengunci Zaman.

Suara

[sunting
|
sunting perigi]

Kelompok ini telah pelahap dan dengan baplang dikritik oleh pers dan gerakan bentrok cult. Pada 1971, sebuah organisasi nan dinamai FREECOG didirikan makanya para anggota keluarga penganut “Keluarga” yang peduli, termasuk pendeprogram Ted Patrick, kerjakan “memperlainkan” mereka dari keterlibatan mereka di kelompok ini.

Seringkali, para pencacat gerakan ini mengutip tulisan-tulisan David Berg dan/ataupun hal-hal dan perilaku idiosinkratis bersumber anggota-anggota tertentu, termasuk para anggota pimpinan. Sementara itu, para anggota “Tanggungan” berkata ahwa keseluruhan antologi tulisan Rudin David lain mencerminkan baik keyakinan dasariah (nan dikandung privat “Pernyataan Iman”) atau politik-ketatanegaraan organisasi (termuat dalam Aturan Dasar, yang dterbitkan pada 1995). Demikian pula, mereka menolak konsep bahwa seluruh kelompok harus dipersalahkan atas segala apa yang dituduh sebagai kesalahan individu-individu.

Pertikaian tentang persuasi ini telah melahirkan perhatian yang kliyengan baik di antara anggota alias bekas anggota. Lengkap tentang penafsiran yang berlawanan mengenai jiwa “Keluarga” boleh dilihat pada kisah-cerita para anggota generasi kedua: eks anggota plong Movingon.Org Diarsipkan 2008-02-10 di Wayback Machine. dan anggota (sebagian besar) yang saat ini di MyConclusion.com.[8]


Anggota terkenal (dulu dan sekarang)

[sunting
|
sunting sendang]

Bintang film River Phoenix, Joaquin Phoenix, Summer Phoenix, Rain Phoenix, dan Rose McGowan merupakan anggota kelompok ini pada waktu kanak-kanak mereka. Penyanyi [16] blues dan pemain slide guitar terkenal Jeremy Spencer [17], anggota pembangun Fleetwood Mac, menjadi anggota kelompok ini sejak 1971. Ogak-ogak Tina Dupuy [18] juga interelasi menjadi anggota, dan kini menyebutkan masa kanak-kanaknya dalam kelompok ini dalam pertunjukannya.

Perangkaan

[sunting
|
sunting mata air]

Menurut Children of God, pada 1972 ada 130 komun atau “protektorat” di 15 negara. Pada 1993, 7.000 bersumber 10.000 anggotanya berusia di bawah 18 musim. Statistik terbaru mulai sejak “Anak bini Internasional” menyebutkan anggota penuh waktu dan anggota sahabat (fellow members) invalid di atas 11.200 di lebih dari 100 negara (sekeliling 4.000 anggota dewasa mumbung waktu dan 4.000 anak-anak). Sebagian perincian menyebutkan bahwa jumlah anggota kelompok in sudah melampaui angka 35.000 insan.


Program pesanan, dan produksi

[sunting
|
sunting sumber]

Artikel utama: Program proyek, dan produksi Children of God.

“Tanggungan Internasional” (demikian gerombolan ini menegur dirinya kini) maupun Persekutuan Keluarga Jagat mempunyai berbagai program bagi operasinya. Yang terutama mencakup
Yayasan Kepedulian Keluarga
(FCF),
Aurora Productions AG, dan Pelayanan yang Diaktifkan. Namun kelompok ini lagi mempunyai bermacam-macam yayasan dan proyek tempatan di berbagai negara di seluruh bumi.


Pimpinan, Kantor-kantor regional, dan tata

[sunting
|
sunting sumber]

Artikel terdepan: Kepemimpinan dan tata Children Of God.

Bimbingan “Batih Internasional” adalah:

  • Karen Elva Zerby
– pemimpin rohani “Anak bini Internasional”
– berkebangsaan Amerika
– stereotip menukar namanya
menjadi
Katherine Rianna Smith, 4 November 1997
– Logo tak: Maria, Mama, Maria Fontaine, Maria David, Maria Berg, atau Sri paduka Maria
  • Steven Douglas Kelly
– Pemimpin pejabat “Keluarga Internasional”
– berkebangsaan Amerika
– resmi menggilir namanya
menjadi
Chris Smith
– Nama lain: Peter Amsterdam maupun Raja Peter

Di pangkal mereka, manajemen kerubungan ini dibagi menjadi
Pelayanan Marcapada,
Penciptaan, dan
Yayasan Peduli Keluarga.

Masing-masing wilayah dikelola oleh Petugas Benua (Continental Officers atau CO), dan masing-masing tim biasanya terdiri berpangkal panca hingga tujuh anggota. Struktur manajemen di bawah tim CO berbeda-beda dan anggota-anggotanya sering kali berubah-ubah.

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumur]

  • Program, proyek dan produksi bermula “Children of God”

Rujukan

[sunting
|
sunting sendang]


  1. ^

    Chancellor, James (2000). “Life in The Family: An Verbal History of the Children of God”.
    University of Syracuse Press, Syracuse, NY. hlm. 64-67
  2. ^


    a




    b




    The Origins of a Movement: From “The Children of God” to “The Family International” Diarsipkan 2009-04-29 di Wayback Machine., ditemukan dalam situs resmi

  3. ^

    Bainbridge, William Sims (1996). “The Sociology of Religious Movements”.
    Routledge. ISBN 0-415-91202-4. pg 223
  4. ^


    a




    b



    Child Abuse?! (Maret 1989) (Dibawakan oleh xfamily.org)
  5. ^


    a




    b



    Amendemen Adat Dasar, Junp 2003 (pdf) (Dibawakan makanya xfamily.org)

  6. ^

    Vogt, Nancy R. “Correlates of Adolescent Sexual Activity in the Family”, Graduate School of Psychology, Fuller Theological Seminary.

  7. ^

    MovingOn.org – Situs peguyuban untuk bekas anggota generasi kedua dari “Anak bini”
  8. ^


    a




    b



    MyConclusion.com – Pandangan dan tanggapan mulai sejak anggota generasi kedua dengan rukyah yang positif mengenai “Keluarga”

  9. ^

    Bainbridge, William Sims (2002). “The Endtime Family: Children of God”.
    State University of New York Press, Albany, NY.

Sumber-sumber

[sunting
|
sunting sumber]

Akademik

[sunting
|
sunting sumber]

  • Chancellor, James (2000). “Life in The Family: An Oral History of the Children of God”.
    University of Syracuse Press, Syracuse, NY.
  • Bainbridge, William Sims (1996). “The Sociology of Religious Movements”.
    Routledge. ISBN 0-415-91202-4.
  • Barker, Eileen. (1989). “New Religious Movements, A Practical Introduction”.
    Her Majesty’s Stationery Office. ISBN 0-11-340927-3.
  • Barrett, DV (1996). “Sects, Cults and Alternative Religions”.
    Blandford A. Cassell. ISBN 0-7137-2567-2.
  • Boeri, Miriam Williams (2002). “Women After the Utopia: The Gendered Lives of Former Cult Members”. Journal of Contemporary Ethnography 31(3), 323-360.
  • Kent, Stephen A. (1994). “Lustful prophet: A psychosexual historical study of the children of god’s leader, David Berg.”
    Cultic Studies Journal
    11
    (2), 135-188.
  • Kent, Stephen A. (1994). “Misattribution and social control in the Children of God.”
    Journal of Religion and Health
    33
    (1), 29–43.
  • Kent, Stephen A. (2000). “Brainwashing and re-indoctrination programs in the Children of God/The Family.”
    Cultic Studies Journal
    17, 56–78.
  • Lewis, James R, and Melton, J. Gordon (eds). (1994).
    Sex, Slander, and Salvation: Investigating The Family/Children of God
    Diarsipkan 2022-12-28 di Archive.is.
    Center for Academic Press, Stanford, CA.
  • Lynch, Dalva, and Paul Carden (1990). “Inside the ‘Heavenly Elite’: The Children of God Today.”.
    Christian Research Journal, hlm. 16.
  • McFarland, Robert (1994). “The Children of God.” Diarsipkan 2004-12-09 di Wayback Machine.
    The Journal of Psychohistory
    4(21).
  • Melton, J. Gordon (2004).
    The Children of God, “The Family” (Studies in Contemporary Religion vol. 7). Signature Books. ISBN 1-56085-180-5.
  • Melton, J. Gordon dan Robert L. Moore (1982). “The Cult Experience: Responding to the New Religious Pluralism”.
    The Pilgrim Press, New York, USA.
  • Palmer, Susan J. (1994). “Heaven’s Children: The Children of God’s Second Generation” Diarsipkan 2022-12-28 di Archive.is internal
    Sex, Slander, and Salvation,
    op. cit.
  • Palmer, Susan J., dan Charlotte Hardman eds. (1999).
    Children in New Religions
    (3rd ed.). Rutgers University Press. ISBN 0-8135-2620-5.
  • Shepherd, Gary, dan Lawrence Lilliston (1994). “Field Observations of Young People’s Experience and Role in The Family” Diarsipkan 2002-09-14 di Library of Congress Web Archives privat
    Sex, Slander, and Salvation,
    op. cit.
  • Shepherd, Gary, and Shepherd, Gordon (Agustus 2005). “Accommodation and Reformation in The Family/Children of God” Diarsipkan 2022-03-11 di Wayback Machine., Nova Religio (Journal of the University of California)
  • Shepherd, Gary and Shepherd, Gordon (Spring 2000).”The Akhlak Career of a New Religious Movement” Diarsipkan 2005-10-26 di Wayback Machine. The Oakland Journal.
  • Wilson, Bryan and Jamie Cresswell, eds. (1999). “New Religious Movements: Challenge and Response”.
    Routledge, London, UK.
  • Wright, Stuart (1987). “Leaving Cults: The Dynamics of Defection”.
    Society for the Scientific Study of Religion. Washington, D.C., USA.
  • Van Zandt, David (1991). “Living in the Children of God”.
    Princeton University Press, Princeton, New Jersey.

Jurnalistik dan tulisan populer

[sunting
|
sunting perigi]

  • Category:Press – Akta liputan pers (dibawakan oleh xfamily.org)
  • Television Coverage – Arsip liputan televisi (dibawakan maka dari itu xfamily.org)
  • Davis, Deborah (1984). “The Children of God: The Inside Story”.
    Zondervan. ISBN 0-310-27840-6. (Davis adalah salah seorang anak asuh dara David Berg)
  • McManus, Una (1980). “Not for a Million Dollars”. Impact Books. ISBN 0-914850-54-7.
  • Williams, Miriam (1999). “Heaven’s Harlots: My Fifteen Years As a Sacred Prostitute in the Children of God Cult”.
    Quill. ISBN 0-688-17012-9.
  • “30 Members of Children of God arrested” (2 September 1993).
    Washington Post, hlm. A05
  • “The Family” and Final Harvest” (2 Juni 1993).
    Washington Post, hlm. A01
  • Goodstein, Laurie (2005),
    Murder and Suicide Reviving Claims of Child Abuse in Cult, New York Times, 15 Januari 2005, hlm. A-1

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

Perigi-sumber terdahulu

[sunting
|
sunting sendang]

  • Situs resmi “Keluarga”: Bahasa Inggris Bahasa Tionghoa Diarsipkan 2006-07-02 di Wayback Machine.,

Situs tamatan anggota

[sunting
|
sunting perigi]

  • (Inggris)
    ExFamily.org – Situs komunitas unutk eks anggota Children of God/”Anak bini” genereasi
    pertama. Terdaftar tembusan bermula lebih penerbitan, dokumentasi dan papan pesan dari 4000 COG/”Anak bini”.
  • (Inggris)
    Family Art Diarsipkan 2008-03-09 di Wayback Machine. – Penyajian nan membahas penjiplakan seni yang digunakan intern penerbitan intern Children of God/”Batih”.
  • (Inggris)
    LaMattery Resource
    [
    pranala purnajabatan permanen
    ]

    – Sebuah situs tanggungan LaMattery adapun “Anak bini”.
  • (Inggris)
    Make Straight Paths – Situs untuk bekas anggota dan mereka yang masih anggota, membandingkan doktrin “Tanggungan” dengan Alkitab.
  • (Inggris)
    MovingOn – Situs komunitas anggota generasi
    kedua
    dari “Batih”.
  • (Inggris)
    New Day News Diarsipkan 2008-02-25 di Wayback Machine. – Situs bagi jebolan anggota Children of God/”Keluarga”. Mencaplok gawang pesan dan pusparagam foto.
  • (Inggris)
    Sword of the Lord Ministries Situs bekas anggota yang mencakup beberapa wawancara video.
  • (Inggris)
    xFamily – Situs wiki adapun “Batih”, termasuk sertifikat dari penerbitan terpilih COG/”Keluarga”, dan menyorongkan video adapun pembunuhan dan bunuh diri Ricky Rodriguez.
  • (Inggris)
    xFamily Forum – Papan pesan akan halnya “Tanggungan”.

Pandangan yang menjurus

[sunting
|
sunting perigi]

  • (Inggris)
    Family of Love Indeks apologetika

Kasus-kasus pengadilan

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Inggris)
    Final Takrif tentang kegiatan Children of God kepada Louis J. Lefkowitz, Jaksa Agung Negara Babak New York — 1974-09-30
  • (Inggris)
    Tinjauan terhadap temuan yudisial tentang “Keluarga Alam semesta” oleh the Family International. Diarsipkan 2008-02-27 di Wayback Machine.
  • (Inggris)
    KROUNAPPLE v. THE CHILDREN OF GOD, DAVID BRANDT, AKA DAVID BERG, AKA MOSES DAVID, et al. Kasus No: 77CV-11-4706. Argumen di Mahkamah Negeri, Franklin County, Ohio, AS. 21 Juni, 1979
  • (Inggris)
    Keputusan Hakim Ward – 1995 kasus penundukan hak atas anak di Britania Raya nan melibatkan “Keluarga”.
  • (Inggris)
    Cult Justice – Prancis
  • (Inggris)
    Brian Edward Pickus – Kasus ekstradisi Argentina — Goresan pengadilan dan pemberitahuan lain mengenai proses hukum untk ekstradisi anggota “Anak bini”, Brian Pickus, berpangkal Argentina ke AS atas kejahatan menculik, maling dan culik diri lakukan menyingkir aplikasi.
  • (Inggris)
    Case 81/89 Cavazza, Juan C. and others, on Inf. Art.125, 139, 140, 142, Par.l, 142 bis, 210, 293 of the Code of Proceedings and art.3 of Law 23,592. Federal Court of San Isidro, 1 Sec.2 Office II, Reg. 443. Buenos Aires, Argentina — Tindasan-dokumen pengadilan dan amanat lainnya yang terkait dengan proses hukum di Argentina terhadap 21 anggota “Keluarga”.
  • (Inggris)
    Tribunal de Menores de Merecdes – Causa 32.202 – Dokumen-sertifikat pengadilan dan informasi lainnya mengenai pengaduan yang diajukan di Argentina atas tanda dua penduduk AS yang mengusahakan dikembalikannya empat anak asuh mereka yang diculik.
  • (Spanyol)
    Antecedentes de la Causa NDD en Argentina- Causa 32.202- menores Frouman E. y otros s/ Inf. Art. 10- Ley 10.067 oleh Hugo Gabutti. — tinjauan terhadap kasus Frouman dan tindakan hukum terkait terhadap Children of God di Argentina maka dari itu bekas detektif polisi yang ditugasi menginvestigasi organisasi ini dan menemukan anak-anak nan diculik. Bahasa Spanyol.
  • (Inggris)
    Richard Peyer vs Family of Love et. al. 1CC00-0-063603 — Garitan adapun kasus sipil terhadap “Keluarga Kasih dan pihak lainnya oleh seorang ibu nan anak asuh-anaknya diculik pada September 1980 dan lelaki nan diserang puas tahun penculikan itu. – Pengadilan Banding (Ozon`AHU – First Judicial Circuit), Honolulu, Hawaii. — 1980-11-26
  • (Inggris)
    Candy Ann Pickus et. al. vs Phyllis Gotwalt et. al. – 1CC00-0-072110 — Catatan tentang kasus sipil terhadap Phyllis Gotwalt, Brian Pickus dan bukan-lainnya yang dituduh bertanggung jawab atas penculikan anak-anak batih Pickus. – Pengadilan Banding (O`AHU – First Judicial Circuit), Honolulu, Hawaii. — 1980-11-26
  • (Inggris)
    The Children of God/Kasus pengadilan “Keluarga” di Argentina, 1987-1995: Sejarah dokumenter
  • (Inggris)
    The Children of God/Kasus pidana di Prancis, 1991-2000

Lainnya

[sunting
|
sunting mata air]

  • (Inggris)
    BBC Radio 4,
    Beyond Belief, Agustus 9, 2004: “Cults” – Salah satu pesertanya yakni anggota “Anak bini”.
  • (Inggris)
    BBC Radio 4,
    Bigots or Believers
  • (Inggris)
    Jones, Paul Artikel “Batih” (Children of God) Diarsipkan 2004-09-04 di Wayback Machine. di situs Institut Virginia ditulis maka dari itu seorang mahasiswa almarhumah Jeffrey Hadden



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga_Internasional