Teori Atom Mekanika Kuantum Dan Sistem Periodik

STRUKTUR ATOM DAN
SISTEM Periodik
UNSUR

Etiket Kelompok Santika Nurkholipah
Rahma Affifah
Anastacia Mellia .s
Domas Andini

Kelas  X MIPA I

TEORI DAN Transendental Molekul

A. Teori Molekul Bohr dan Teori Mekanika Kuantum
Bohr yang menyatakan:
1. Elektron kerumahtanggaan elemen n kepunyaan tingkat energi tertentu maupun elektron
mengalir mengelilingi inti dalam lintasan tertentu.
2. Lega lintasannya elektron lain menyerap atau menyiarkan energi.
3. Elektron dapat pindah dari suatu tingkat ke tingkat energi nan tidak. Seandainya
elektron mengimbit ke tingkat energi yang lebih tinggi elektron tersebut
dikatakan dalam keadaan tereksitasi.

Pada tahun 1923 Louis de Broglie mengemukakan bahwa semua materi
memiliki sifat gelombang listrik dan setiap partikel yang bergerak punya sifat gelombang listrik
dengan hierarki gelombang tertentu. Elektron yang bergerak kerubung inti,
gerakannya seperti sebuah gelombang listrik, keberadaan privat lintasannya tak pasti.
Hal ini tidak sesuai dengan yang dikemukakan Bohr yaitu elektron bergerak pada lintasan
tertentu.
Pada tahun 1926 Erwin Schrodinger dan Werner Heisenberg mengemukakan
teori bahwa lokasi elektron privat atom lain dapat ditentukan secara pasti, yang
bisa ditentukan hanyalah kawasan kemungkinan keberadaan elektron. Maka dari itu karena
keberadaan elektron diperkirakan dengan mekanika kuantum maka teori ini disebut teori
elemen mekanika kuantum.

B. Bilangan Kuantum dan Lembaga Orbital
1. Qada dan qadar Kuantum
Schrodinger menggunakan tiga bilangan kuantum yaitu kadar kuantum
utama (kaki langit), bilangan kuantum azimut (l), dan bilangan kuantum magnetik (m).
Ketiga garis hidup kuantum tersebut menjelaskan tingkat energi, bentuk, dan orientasi
elektron di dalam orbital. Selain ketiga suratan kuantum tersebut ada ganjaran
kuantum spin (s) nan menunjukkan peredaran elektron pada sumbunya.
a. Ketentuan Kuantum Utama

Bilangan kuantum terdepan memiliki lambang cakrawala. Harga ufuk menandakan tingkat
energi elektron alias kulit elektron. Harga n untuk berbagai jangat elektron ialah
sebagai berikut.
Elektron pada alat peraba ke-1, mempunyai harga n = 1.
Elektron lega selerang ke-2, memiliki harga n = 2.
Elektron puas kulit ke-3, mempunyai harga n = 3.
Elektron pada kulit ke-4, n kepunyaan harga n = 4.
b. Predestinasi Kuantum Azimut

Bilangan kuantum azimut punya lambang l. Kodrat kuantum azimut
menyatakan tingkat energi elektron pada subkulit. Subkulit elektron punya
lambang s, p, d, f. Lambang bunyi-huruf tersebut berasal semenjak kata sharp (s), principal (p),
diffuse (d), dan fundamental (f) yang diambil dari jenama-nama seri spektrum partikel.
Harga l lakukan berbagai subkulit yaitu sebagai berikut.
Elektron pada subkulit s memiliki harga l = 0
Elektron plong subkulit p memiliki harga l = 1
Elektron pada subkulit d memiliki harga l = 2
Elektron pada subkulit f memiliki harga l = 3
Hubungan harga n dengan l adalah harga l tiba dari 0 sampai dengan n-1.
Cermin:

Jika kaki langit = 1 maka l = 0.
Jikalau n = 2 maka l = 0, 1.
Jika t = 3 maka l = 0, 1, 2.
Sekiranya cakrawala = 4, maka l = 0, 1, 2, 3.
c. Kodrat Kuantum Magnetik
Bilangan kuantum magnetik memiliki lambang m yang menunjukkan arah
orbital elektron. Bilangan kuantum magnetik menyatakan jumlah orbital pada
subkulit elektron. Ketentuan kuantum ini bernilai negatif, nol, dan berupa. Secara
ilmu hitung harga m dapat ditulis tiba dari -l hingga dengan +l. Harga m kerjakan berbagai l
atau sib kulit.
Diagram 1.1 Harga m untuk berbagai subkulit

Diagram 1.2 Harga bilangan kuantum n, l, danm lakukan beragam kadar kuantum

d. Bilangan Kuantum Spin

Garis hidup kuatum spin dengan
lambang s, menyatakan sebelah aliran
elektron sreg sumbunya.
Bilangan kuantum suatu elektron

di privat orbital boleh memiliki harga
spin + 1/2 dan -1/2,tetapi kesepakatan para tokoh kimia,lakukan elektron pertama didalam
orbital harga spinnya =+1/2.
Contoh Pertanyaan

2. Bentuk Orbital
Elektron-elektron bergerak plong setiap orbitalnya. Orbital-orbital n kepunyaan
tulangtulangan yang berbeda-beda sesuai dengan arah persuasi elektron di n domestik atom.Tulangtulangan
berbagai orbital adalah andai berikut:
a. Orbital s

Orbital s digambarkan berbentuk bola dengan inti sebagai pusat.
b. Orbital p
Orbital p terdiri atas 3 orbital, masing-masing berbentuk balon berbelit dengan
jihat dalam pangsa sesuai dengan sumbu x, y, dan z. Perhatikan Gambar

c. Orbital d
Gambar orbital d terdiri atas lima orbital yaitu dx2 –y2 , dxz, dz2 , dxy, dan dyz.

C. Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron merupakan distribusi elektron-elektron di dalam orbitalorbital
suatu unsur. Rotasi elektron didasarkan puas tingkat-tingkat energi dari
orbital. Konfigurasi elektron harus menyempurnakan beraneka ragam kebiasaan atau prinsip. Berikut
ini dijelaskan beberapa rasam atau cara tentang konfigurasi elektron
1. Prinsip Aufbau
Subkulit atau orbital-orbital elektron mempunyai tingkat energi nan berbeda.
Tingkat-tingkat energi dan subkulit elektron semenjak periode ke-1 menjejak-7
digambarkan seperti mana Susuk 1.5(a).
Menurut Aufbau, elektron kerumahtanggaan anasir sedapat-dapatnya memiliki energi nan
terendah maka berlandaskan urutan tingkat energi orbital, pengisian konfigurasi
elektron dimulai berpunca tingkat energi yang paling cacat ke tingkat energi yang
terala. Pendirian pemuatan elektron pada subkulit dapat digambarkan seperti mana Rangka

Urutan subkulit terbit energi terendah sebatas tertinggi yaitu sebagai berikut.
1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p, 6f, 7d
Teladan:
Konfigurasi elektron dari atom-molekul 2He, 3Li, 7N, 11Na, 18Ar, 22Ti, dan 26Fe adalah
umpama barikut:
Kaidah Aufbau adalah:
Elektron-elektron dalam suatu atom sayang berusaha menempati subkulit yang

tingkat energinya sedikit. Jika subkulit yang tingkat energinya rendah sudah
penuh, bau kencur elektron berikutnya akan mengisi subkulit yang tingkat energinya
lebih jenjang.
2. Prinsip Eksklusi atau Prinsip Larangan Pauli
Helium memiliki dua elektron nan terletak plong orbital yang sama. Kedua
elektron memiliki harga garis hidup kuantum n, l, dan m nan sama, sahaja bilangan
kuantum s berbeda merupakan + 1/2
dan – 1/2
. Harga bilangan kuantum saban
elektron puas He merupakan: n = 1, l = 0, m = 0, s = + 1/2
dan n = 1, l = 0, m = 0, s = – 1/2
Atas dasar pengamatan ini ahli fisika Austria Wolfgang Pauli merumuskan
suatu prinsip yang dikenal dengan prinsip eksklusi atau larangan Pauli.
Prinsip larangan Pauli yakni:
Lain ada dua elektron di dalam elemen memiliki empat bilangan kuantum
3. Aturan Hund
Konfigurasi elektron dapat lagi ditulis dalam rencana diagram orbital. Transendental
tabel orbital yaitu:
1s 2s 2p
Elektron-elektron di dalam orbital-orbital satu subkulit menumpu bagi tidak

berdempetan. Elektron-elektron pada subkulit akan berpasangan setelah semua

orbital terisi satu elektron.
Misalnya konfigurasi elektron puas diagram orbital dari unsur Udara murni dengan nomor
unsur 8 adalah

Kebiasaan pengisian elektron tersebut sesuai dengan aturan Hund. Aturan Hund
menyatakan:
Sreg subkulit nan orbitalnya makin berusul satu, elektron-elektron akan memuati
dulu semua orbital, sisanya baru bersebelahan.
Transendental Soal
Bakal konfigurasi elektron dan diagram orbital dari titanium, besi, nikel, dan tembaga
dengan nomor atom berencetan 22, 26, 28, dan 29!
Penyelesaian:

Penulisan konfigurasi elektron suatu atom dapat disingkat dengan menuliskan
lambang atom golongan VIIIA sreg periode sebelumnya diikuti konfigurasi sisanya.
Pola:
: 1s2 2s2 2p4 ditulis
: (He) 2s2 2p4

17Cl : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 ditulis 17Cl : (Ne) 3s2 3p5
23V : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3 ditulis 23V : (Ar) 4s2 3d3

II. SISTEM PERIODIK
Dasar dan Penyusunan Sistem Periodik Unsur Modern
Sistem periodik elemen modern (lihat bentuk) disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan
pertepatan adat. Lajur mengufuk, yang seterusnya disebut musim, disusun menurut
peningkatan nomor atom, sedangkan lajur vertikal, yang selanjutnya disebut golongan, disusun
menurut persamaan aturan.
Unsur segolongan bukannya memiliki resan yang sama, melainkan mempunyai kemiripan
kebiasaan. Setiap elemen memiliki resan khas yang membedakannya berasal unsur lainnya. Anasir-molekul
dalam sistem periodik dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu unsur-atom yang menempati

golongan A nan disebut elemen golongan utama, dan unsur-unsur yang menempati golongan
B nan disebut unsur perlintasan (James E. Brady, 1990).
Sistem periodik unsur modern yang disebut pun sistem periodik bentuk jenjang, terdiri atas
7 musim dan 8 golongan. Hari 1, 2, dan 3 disebut hari ringkas karena berisi sedikit
unsur, padahal musim lainnya disebut periode strata. Golongan terbagi atas golongan A
dan golongan B. Unsur-partikel golongan A disebut golongan utama, sedangkan golongan B

disebut golongan transisi. Golongan-golongan B terdapat antara golongan IIA dan IIIA.
Golongan B menginjak terdapat plong periode 4.
Intern sistem periodik anasir yang terbaru, golongan ditandai dengan golongan 1 hingga
dengan golongan 18 secara berurutan pecah kiri ke kanan. Dengan pendirian ini, maka partikel transisi
terletak pada golongan 3 sampai dengan golongan 12. Mandu seperti mana itu dapat dilihat pada
sistem periodik unsur pada gambar

a. Masa
Sistem periodik zarah modern n kepunyaan 7 tahun. Unsur-unsur yang n kepunyaan kuantitas
kulit yang sekufu pada konfigurasi elektronnya, terletak lega periode yang sama.

b. Golongan
Sistem periodik unsur modern mempunyai 8 golongan terdahulu (A).
Zarah-unsur puas sistem periodik modern yang memiliki elektron
valensi (elektron indra peraba terluar) sama pada konfigurasi elektronnya, maka

elemen-anasir tersebut terletak plong golongan yang sama (golongan
utama/A).

Ringkasan Materi

Struktur Atom Dan Sistem Periodik Partikel
Apakah yang dimaksud dengan atom? Atom adalah unsur terkecil dari unsur yang masih
memiliki resan partikel yang disusunnya. Atom berukuran silam katai sehingga tidak boleh
dilihat dengan ain telanjang. Akan tetapi, para ilmuwan mampu menentukan ukuran dan
sifat-rasam elemen. Penentuan itu diperoleh dari heterogen penelitian yang mereka lakukan.
Perkiraan mengenai bentuk unsur disebut model anasir. Karena penajaman mengenai atom
dilakukan secara sedikit berangsur-angsur, model partikel mengalami bilang penyempurnaan maupun
mengalami perkembangan sesuai teori atomnya.
1. Jalan Teori Anasir
Teori atom dibuat bakal memudahkan dalam mempelajari atom
1. Teori zarah Dalton
1. Atom adalah bahagian terkecil satu unsur
2. Partikel enggak dapat dibagi lagi
3. Partikel-elemen molekul sejenis mempunyai kebiasaan-sifat yang sama, sedangkan atomatom unsur tidak sejenis n kepunyaan aturan-sifat nan farik.
4. Reaksi kimia terjadi karena penggabungan dan penceraian atau penutupan
ikatan antar partikel
5. Atom ialah bola mungil yang gigih, padat, dan tidak bisa dibagi juga

Dasarnya : Syariat kekekalan massa dan hukum perbandingan tetap

Faedah : Teori atom yang mula-mula mungkin dikemukan dan didilandasi data ilmiah

Kekurangan :Belum mengemukakan adanya muatan privat satu atom

1. Teori Atom Thomson
Atom adalah bola bermuatan berupa serbasama yang mengandung electron
1. Atom merupakan bola bermuatan berupa dan ditempat-arena tertentu terdapat
electron yang bermuatan negative.
2. Muatan aktual sebagai halnya muatan negatif, sehingga molekul bermuatan objektif

Dasarnya : dengan percobaan silinder cahaya katode

Faedah : sudah menganjurkan adanya barang bawaan atom yaitu muatan aktual dan
negatif

Kekurangan : belum menyantirkan letak dan pelintasan electron n domestik suatu atom

1. Ernest Rutherford
1. Zarah tersusun atas inti unsur nan bermuatan maujud karena mengandung
proton dan electron yang bermuatan negatif yang beredar mengelilingi inti.
2. Atom berwatak objektif, maka jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah
electron yang mengelilingi inti.

Dasarnya : hamburan panah £ berasal uranium yang disimpan dalam kancah terbuat dari
timbal. Sinar alfa yang keluar diarahkan pada lempeng tipis logam emas.

Kelebihan : sudah mengemukakan adanya electron nan mengelilingi inti

Kelemahan : electron nan berputar makin lama jatuh keinti dengan pelintasan lembaga
spiral

1. Neils Bohr
1. Electron beredar mengelilingi inti puas pelintasan (ufuk) alias kulit tertentu nan
berbentuk lingkaran.
2. Energi electron dalam lintasannya menyatakan tingkat energi.
3. Electron dapat berpindah berbunga lintasan.

Jika berpindah dari pelintasan dalam keluar memerlukan energi.

Jika berpindah dari lintasan luar kedalam memperlainkan energi.

o Dasarnya : Skop Hidrogen
o Fungsi : Bisa menjelaskan kenapa electron tidak bisa jatuh keinti.
o Kelemahan : tidak dapat menerangkan penguraian garis-garis spectrum atom
hidrogen dibawah medan besi sembrani.
1. Teladan atom berbudaya
1. Electron dalam zarah dapat dipandang sebagai partikel gelombang elektronik (Broglie)
2. Letak dan kedudukan electron dalam atom tidak dapat dipastikan, yang ada
hanyalah kebolehjadian (kemungkinan) electron berada nan disebut orbital
(Heisenberg)
3. Gambaran gerakan electron dalam zarah berwujud gelombang (menurut
Schrodinger).

Dasarnya : teori dualisme dan persamaan gelombang.

Kurnia : penyimpangan menerangkan penguraian garis-garis spectrum atom hidrogen.
Gambar model atom
Buatlah buram model masing-masing teori atomnya!

1. Perkembangan Tabel Berkala Unsur
Pengelompokkan CD dan kaset ditoko kaset ditoko music akan memudahkan pengunjung
menemukan barang yang dicari, demikian juga dengan penyusunan anasir-elemen kimia internal
diagram periodik.
Unsur dapat memiliki sifat yang sama maupun berbeda, untuk mempermudah mempelajari
dilakukan upaya pengelompokkan. Perkembangan pengelompokkan tersebut dimulai berpokok :
1. Pengelompokkan Atom Logam dan Non Besi
Oleh : Antonie Lauren Lavoisier
Sampai abad ke-16 Lavoisier mengingat-ingat 16 unsur metal dan 7 atom bukan besi.

Dasar pengelompokkan : Pertepatan sifat fisik

Maslahat : Merupakan upaya pertama pengelompokkan elemen

Kekurangan

2. Hukum Triade

Oleh JW Dobereiner
“Jika tiga partikel didalam triade disusun menurut kenaikan massa atomnya, massa atom
ditengah sederajat dengan massa galibnya molekul ke-1 dan ke-3”

Sumber akar pengelompokkan : Kenaikan agregat atom

kebaikan : Merupakan upaya purwa penggolongan zarah

Kekurangan : tidak berbuntut menunjukkan cukup banyak triade.

1. Hukum Oktaf
Oleh John Newlands
“Jikalau unsur-unsur disusun bersendikan kenaikan agregat atomnya, sifatnya akan berubah
secara terintegrasi atau ajek”

Radiks pengelompokkan : kenaikan massa atomnya.

Kurnia : lebih kompleks dibandingkan hukum triade

Kekurangan : pengulangan setiap okta- molekul sekadar sejadi untuk elemen-molekul yang
massa atomnya kecil/unsur-molekul ringan.

1. Sistem Periodik Meyer
Makanya Lothar meyer
“Jika zarah disusun berdasarkan pertambahan konglomerat atomnya, sifat fisis akan berubah dan
repetitif-ulang secara berkala”

Sumber akar pengelompokkan : peningkatan massa atom

Faedah :

1.

Sistem Periodik Mendeleev

Oleh Dimitri Mendeleev
“Sifat-sifat elemen merupakan fungsi berpangkal ajek bermula komposit atom relatifnya”

Pangkal pengelompokkan : massa atom relative

Kelebihan : Partikel-unsur yang belum ditemukan dapat diramalkan sifat-sifatnya
secara tepat.

Kekeringan : adanya wadah-tempat kosong internal grafik berkala yang terbentuk, maupun
hukum periodic belum terlampiaskan,

1. Sistem Periodik Modern
Makanya Mosley
“Sifat-sifat unsur yakni fungsi periodik bersumber nomor atomnya”

Dasar pengelompokkan : pertambahan nomor atom

Kelebihan : bertambah sempurna dibandingkan periodik Mendeleyev
(

Struktur Atom Dan Sistem Periodik Unsur
1. Penentuan Struktur Atom Berlandaskan Diagram Berkala
Penentuan Struktur Atom berhubungan dengan letak zarah intern tabulasi berkala,
1. Penentuan Golongan dan Periode Elemen-Unsur internal tabel periodik
Sistem Periodik Modern terdiri dari periode dan golongan, berdasarkan konfigurasi
electron, masa dan golongan suatu unsur dapat ditentukan.
Berdasarkan teori unsur Bohr, Konfigurasi elektron menyatakan kombinasi elektron pada
lintasannya. Lintasan elektron disebut dengan kulit atom. Kulit elektron disimbolkan dengan
n (n =1 bikin kulit pertama, n=2 untuk kulit kedua dan seterusnya). Kulit elemen n = 1, n = 2,
n = 3, . . . dinamakan kulit K, L, M, . . . secara umum, konfigurasi elektron cak bagi atom unsurunsur ≤ 20 mengikuti adat berikut,

Pengisian elektron dimulai bermula tingkat enenrgi terendah, yakni kulit K.

Jumlah maksimum elektron pada indra peraba K merupakan 2, sedangkan plong kulit L dan M
masing-masing 8

Buat atom dengan nomor atom 19 sampai 20, pengisian elektron sampai jangat N.

Bakal partikel golongan utama (Ia s/d VIIIA), periode dan golongan dapat ditentukan sebagai
berikut:
Nomor Periode
Nomor golongan

: Jumlah kulit (ufuk)
: Besaran electron valensi (jumlah elektron puas jangat terluar)

Ketentuan ini tidak berlaku untuk He
Kerjakan golongan transisi (golongan B) nomor masa loyal ditentukan oleh kuantitas kulit,
doang golongan bukan ditentukan oleh elektron valensi, elektron valensi berbeda dengan
elektron valensi pada golongan utama.

Tabel kedudukan satu unsur kerumahtanggaan system periodik berdasarkan konfigurasi elektronnya
untuk nomor atom ≤ 20

Kulit
Unsur

Waktu

Golongan

Nomor
Partikel
K

L

M

T

Hidrogen (H)
1

1

1

IA

2

2

1

VIIIA

3

2

1

2

IA

4

2

2

2

IIA

5

2

3

IIIA

6

2

4

IVA

7

2

5

VA

8

2

6

VIA

9

2

7

VIIA

10

2

8

VIIIA

11

2

8

1

12

2

8

2

13

2

8

3

Helium (He)

Litium (Li)

Berilium (Be)

Boron (B)

Kabon (K)

Nitrogen (N)

Oksigen (Udara murni)

Fluorin (F)

Neon (Ne)

Sodium (Na)

Magnesium (Mg)

Aluminium (Al)

Silicon (Si)
14

2

8

4

15

2

8

5

16

2

8

6

17

2

8

7

18

2

8

8

19

2

8

8

1

20

2

8

8

2

Fosforus (P)

Belerang (S)

Klorin (Cl)

Argon (Ar)

Potasium (K)

Kalsium (Ca)

1. Tahun
Nomor hari dinyatakan maka dari itu ……
Sistem periodik modern terdiri atas 7 periode, yaitu bagaikan berikut.
Hari 1 berisi 2 elemen, disebut periode pendek
Periode 2 berisi 8 elemen , disebut periode pendek
Waktu 3 sakti . . .

, disebut periode . . .

Periode 4 weduk . . .

, disebut periode panjang

Periode 5 pintar . . .

, disebut periode . . .

Waktu 6 berisi . . .

, disebut periode sangat janjang

Waktu 7 digdaya . . .

, disebut periode . . .

1. Golongan
Nomor golongan dinyatakan maka dari itu jumlah . . .
Unsur golongan pertukaran (golongan B) berada antara golongan IIA dan IIIA, semuanya ferum
Golongan terdepan (golongan A) terdiri atas 8 golongan

Golongan IA disebut golongan alkali, kecuali H
Golongan IIA disebut golongan alkali petak
Golongan IIIA disebut golongan boron
Golongan IVA disebut golongan zat arang
Golongan VA disebut golongan nitrogen
Golongan VIA disebut golongan oksigen
Golongan VIIA disebut golongan halogen
Golongan VIIIA disebut golongan tabun mulia
1. Penentuan elektron Valensi dari konfigurasi elektron plong tabel periodik
Elektron valensi suatu elemen adalah jumlah elektron nan terdapat puas jangat terluar elemen
suatu unsur.
Elektron valensi unsur internal system periodik kerjakan nomor atom 1 sampai 12

Zarah

Konfigurasi elektron

Elektron Valensi

1
H

1

1

1 2
He

2

2

2 8 2
Mg

2

12

Kedudukan atom kerumahtanggaan system periodik

Letak Unsur n domestik diagram periodik
Konfigurasi
elektron

Unsur

Li

Periode

Golongan

2

IA

Li : 2 1

Elektron
valensi

1

C

N

O

Na

Mg
Al : 2 8 3
Al

3

IIIA

3

Letak suatu partikel intern tabel periodik berhubungan dengan struktur atom. Periode dari suatu
unsur setolok dengan total kulit yang ditempati oleh elektron partikel-atomnya, sedangkan
golongan menyatakan elektron valensi dari atom- atomnya. Tabulasi berikut menunjukkan
lengkap struktur atom sejumlah unsu beralaskan tabel periodik.

Atom

11

Na

Letak elemen kerumahtanggaan
tabel ajek

Hari ke – 3
Golongan IA

Mg

12

Al

13

C

6

O

8

Contoh tanya :

Struktur elemen

Keterangan
Elektron dari anasir-atom natrium
menempati 3 kulit elektron dan
memiliki 1 elektron valensi

1. Diketahui molekul dengan notasi 17Cl
notasi 8O2-

2. Diketahui unsur dengan

1. Buatlah konfigurasi elektronnya!
elektronnya!
2. Berapakah elektron valensinya?
valensinya?

b. Berapakah elektron

3. Buatlah gambar struktur anasir tersebut!
ionnya!

C. Buatlah rencana srtuktur

Pembahasan :
1.

a. Buatlah konfigurasi

Pembahasan :
a. 8O2- : 2 8

Cl : 2 8 7

17

K L M

K L

2. Elektron valensi = 7

b. elektron valensi = 2

3. Gambar struktur atomnya :

c. Gambar struktur ionnya:
Latihan

1. Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan valensi berbunga per spesi dibawah ini !
a. 15

P

b.
F

f. 9

c. 13Al3+ g.

Mg

12

g. 😯

h. . 7N3-

2. Buatlah gambar struktur molekul dan ionnya!

d. O2-

e.
i. 9F–

11

Na+

Source: https://text-id.123dok.com/document/zx99gjwz-struktur-atom-dan-sistem-periodik-unsur-1.html