Upaya Pelestarian Secara Ex Situ Adalah Nomor

KOMPAS.com
– Sebagai bani adam sosial, manusia tidak hanya menjaga hubungan dengan sesama makhluk. Melainkan pun menjaga hubungannya dengan lingkungan sekitar, termasuk pohon dan pokok kayu.

Pelestarian satwa dan pohon menjadi tanggung jawab manusia. Melestarikan sato dan tumbuhan artinya mencagar mereka dari kepunahan.

Selain itu juga, melestarikan satwa dan tumbuhan dapat menjaga ketersediaan perigi kiat biologis sama dengan sumber makanan, sumber obat-obatan, dan masih banyak lainnya.

Untuk melestarikan tanaman dan hewan bisa dilakukan dengan dua cara, ex situ dan in telaga. Tahukah kamu penjelasnnya? Simak pengertian ex telaga dan in situ berikut ini:

Komodo
freepik
Komodo

Pemeliharaan ex situ

Dikutip dari
Science Direct, pengertian pemeliharaan ex danau ialah pelestarian pluralitas hayati di asing habitat aslinya.

Baca juga: Penjagaan Lingkungan Hidup: Definisi dan Tujuan

Hewan atau tumbuhan nan akan dilestarikan dibawa keluar bermula habitatnya dan masuk ke kerumahtanggaan habitat baru yang lebih terkontrol.

Contoh pelestarian ex danau, yaitu kebun raya, bank DNA, kebun dabat, kebun botani, bank jauhar, akurium, dan taman safari.

Pelestarian ex danau membawa fauna keluar dari habitat aslinya ke kewedanan baru. Misalnya membawa komodo keluar mulai sejak kewedanan aslinya dan membawanya ke provinsi baru yang dibuat mirip dengan kewedanan aslinya.

Riuk satu proteksi komodo di Indoensia adalah Yojana Safari Indonesia. Taman Safari berhasil mengembangbiakan dan menetaskan telur komodo. Contoh tak, penyu samudra Yangtze yang nyaris punah dan waktu ini dirawat di kebun sato Suzhou, China.

Pemeliharaan In Telaga

Dilansir mulai sejak
Biodiversity A-Z, konservasi in situ yaitu pelestarian pluralitas hayati di area asalnya ditemukan.

Source: https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/20/185618069/pelestarian-ex-situ-dan-in-situ-serta-contoh-contohnya